
pagi ini amelia pergi pagi - pagi sekali dia harus menghadiri acara pernikahan saudaranya di luar kota.
sebenarnya dia sebelum nya berencana pergi bersama dion, tapi dion mendadak harus pergi ke bandung karena urusan pekerjaan nya.
saat amelia sedang menunggu keberangkatan pesawatnya ada suara panggilan masuk dari handphonenya.
amelia segera melihat siapa yang sudah menghubunginya pagi - pagi seperti ini.
setelah di lihat amelia sungguh merasa senang karena bayu yang menghubungi nya, sudah lama sekali dia menunggu saat seperti ini.
amelia langsung menggeser tombol hijau dan segera menerima panggilan dari bayu.
" hallo sayang apa kabar.. ? aku sangat merindukan kamu.. " kata pertama yang amelia dengar dari seberang sana
suara yang beberapa minggu ini sangat dia rindukan.
" hallo sayang kamu baik - baik aja kan.. ? " bayu kembali bersuara karena amelia tidak kunjung menjawab nya
" hallo iya aku baik - baik aja ko, kamu sendiri apa kabar.. ? " kata amelia setelah dia mulai tersadar dengan lamunannya.
" aku juga baik - baik disini, aku sangat merindukan mu.. andai aku bisa kesana sebentar saja aku pasti sudah melakukan nya.. " terdengar suara bayu agak sedih
" sama aku juga sangat merindukan mu, kamu harus segera selesai kan pekerjaan mu biar bisa cepat pulang.. "
" iya aku juga sedang berusaha melakukan nya, maaf kemarin - kemarin aku gak sempat menghubungi kamu, pekerjaan disini banyak sekali belum lagi aku harus pergi kelapangan... " jelas bayu
" iya aku mengerti pekerjaan kamu pasti sangat banyak disana, tapi kamu harus ingat kamu juga harus menjaga kesehatan kamu disana jangan hanya memikirkan pekerjaan saja.. "
belum bayu berkata - kata lagi amelia segera memotong nya.
" yang aku harus pergi dulu ya, aku harus segera naik ke pesawat nanti aku hubungi lagi.. " kata amelia
" pesawat..? kamu mau kemana dan sama siapa.. ? " selidik bayu
" iya aku ada undangan dari keluarga yang di surabaya, jadi aku hari ini pergi kesana, dan aku pergi sendiri karena dion harus ke bandung ada urusan pekerjaan.. " jelas amelia
__ADS_1
" sudah dulu ya, i love you... " tambah amelia
" ya udah kamu hati - hati disana nanti aku telepon kamu lagi kalau ada waktu luang.. i love you amelia.. "
akhirnya mereka benar - benar mengakhiri obrolan mereka.
amelia bergegas naik kepesawat nya, dia meresa senang karena akhirnya dia bisa mendengar suara kekasih nya lagi.
walaupun cuma sebentar tapi itu sudah jauh lebih dari cukup untuk amelia.
♡♡♡♡♡♡
sedangkan di sisi bayu, setelah menghubungi amelia bayu kembali merebahkan tubuh nya di atas kasur yang empuk. dia sengaja memilih terjaga hanya untuk menghubungi kekasihnya itu.
walaupun hanya sebentar tapi itu sudah cukup membuat rindunya sedikit berkurang, kini dia bisa tidur dengan nyenyak setelah mendengar suara amelia.
tidak terasa pagi pun datang, bayu terbangun dari mimpi indah nya. dia bergegas ke kamar mandi.
tidak butuh waktu lama untuk nya bersih - bersih dan langsung bersiap - siap untuk ke kantor.
tidak biasanya gisel seperti ini, bayu pun memutuskan untuk menemui gisel di kamar nya.
tok.. tok.. tok..
tidak ada jawaban dari dalam sana bayu pun kembali mencoba mengetuk pintu nya lagi.
tok.. tok.. tok..
" gisel kamu di dalam kan..? " tapi masih tidak ada jawaban, bayu yang merasa khawatir pun segera membuka pintu setelah sebelumnya meminta ijin.
" sel aku masuk ya.. "
setelah pintu terbuka bayu melihat gisel masih tertidur, dia berjalan mendekat kearah gisel.
" tumben nih anak masih tidur, apa dia sakit ya.. ? " batin bayu
__ADS_1
bayu pun memegang kening gisel dan benar saja badan gisel sangat panas
" sel kamu demam.. ? " kata bayu panik
dia segera ke dapur dan mulai membuat bubur setelah selesai dia kembali lagi ke kamar gisel dengan membawa nampan yang berisi semangkuk bubur, air putih serta obat penurun panas.
bayu mencoba membangun kan gisel, gisel yang merasa terusik pun mulai membuka matanya.
" bayu.. " terdengar suara lemah gisel
" kamu bangun dulu ya, aku udah bikinin bubur buat kamu... udah makan bubur kamu minum obat ini biar panas kamu turun.. " kata bayu sambil mengambik mangkuk berisi bubur dan mulai menyuapi gisel.
gisel pun menerima suapan dari bayu, dia merasa sungguh senang dan tidak menyangka bayu akan memperhatikan nya seperti ini.
" terima kasih.. " kata gisel
" untuk.. ? "
" perhatian kamu.. " jelas gisel
bayu tidak menjawab dia hanya menganggukan kepala nya sebagai jawaban.
" aku udah kenyang.. " kata gisel setelah menerima beberapa suap bubur dari bayu
bayu pun meletakan mangkuk bubur itu di meja samping tempat tidur gisel, seelah itu dia mengambil obat dan menyuruh gisel meminumnya.
gisel menyerahkan gelas yang di pegangnya kepada bayu.
" aku harus segera berangkat, kamu gak apa - apa kan kalau aku tinggal.. ? " tanya bayu khawatir
" iya aku gak apa - apa, kamu berangkat aja setelah istirahat sebentar aku pasti sembuh.. " jelas gisel sambil mengelus pipi bayu dengan sangat lembut.
bayu pun segera berdiri dan meninggalkan gisel di kamar nya.
bayu harus segera pergi ke kantor karena sebentar lagi dia harus menghadiri rapat.
__ADS_1