Teman Tapi Demen

Teman Tapi Demen
#23


__ADS_3

amelia sedang sibuk dengan pekerjaannya di butik, hari ini sangat banyak pesanan untuk di kerjakan amelia.


" naya tolong kamu ambil kain di tempatnya pak umar kemarin saya sudah memilihnya.. " kata amelia kepada naya asistennya.


" siap mba, saya pergi dulu ya.. " jawab naya


" oh iya nay, tolong kamu juga sekalian kasih pesanannya bu laras. tadi dia telepon minta di kirim saja pesanannya dan ingat kamu ambil juga sisa pembayarannya.. " tambah amelia


" baik mba.. " tidak lama naya pun pergi untuk menyelesaikan tugas dari amelia.


amelia masih saja fokus dengan pekerjaannya sampai dia tidak sadar kalau pintu ruangannya sudah terbuka.


ternyata dion yang datang, dia membawakan amelia makanan karena dia sangat tahu kebiasaan kakaknya itu.


amelia akan lupa segala hal kalau sudah fokus mengerjakan sesuatu. semalam pun dion melihat amelia terus saja merancang sebuah gaun sampai dia lupa makan malam.


" mba makan dulu jangan kerja terus, nanti mba sakit lagi kaya waktu itu.. " kata dion sambil meletakan bungkusan makanan di meja amelia


amelia melihat kearah suara


" loh dek kapan kamu datang.. ? " tanya amelia heran


" gimana mba bisa tahu kapan aku datang, kalau mba nya cuma fokus ke kerjaan aja sebaiknya sekarang kita makan dulu mba aku sudah lapar.. " kata dion sambik membuka bungkusan makanan jatahnya.


amelia pun menghentikan pekerjaannya dan mulai membuka makanannya juga, mereka mulau makan sambil mengobrol.


" kamu lagi gak sibuk dek.. ? "


" sebenarnya sibuk sih mba.. "


" kalau sibuk kenapa nemenin mba makan disini.. ? "


" kalau aku enggak kesini mba ku yang satu ini pasti akan melewatkan waktu makan siangnya lagi.. "


amelia tersenyum pasalnya apa yang di katakan adiknya itu seratus persen benar.


dia bahkan tidak tahu sekarang jam berapa kalau adik kesayangannya ini tidak datang.


biasanya naya yang akan mengingatkan tapi berhubung naya sedang tidak ada di butik jadi tidak ada yang mengingatkannya.


setelah selesai makan siang bersama dion kembali lagi ke kantornya sedangkan amelia melanjutkan pekerjaannya.


satu persatu pegawai amelia mulai pulang, kini tinggal amelia dan naya yang masih berada disana.


" nay kamu pulang aja duluan sana ini sudah malam juga.." kata amelia


" tapi entar mba gimana.. ? " tanya naya ragu


" mba gak apa - apa nay, sebentar lagi juga mba akan pulang.. " jelas amelia


naya pun akhirnya pulang juga meninggalkan amelia seorang diri di butiknya.


tepat pukul 9 malam amelia baru saja menyelesaikan pekerjaannya, dia segera keluar dari butik dan tidak lupa dia juga mengunci butiknya.


setelah memastikan butik sudah terkunci amelia segera masuk kedalam mobil dan mulai menyalakan mesinnya.

__ADS_1


di tengah perjalanan tiba - tiba mobil amelia berhenti amelia berusaha untuk terus menyalakannya tapi tetap saja mobil ini tidak mau menyala.


akhirnya amelia memutuskan untuk turun dan melihat apa ada yang salah dengan mobilnya, amelia kini sedang memperhatikan mesin mobil yang sama sekali tidak di mengertinya.


" kenapa harus mati di jalan sepi kaya gini, bikin serem aja.. " batin amelia sambil melihat kesekeliling


cukup lama amelia berada disana, dia sudah berusaha menghubungi dion tapi di saat dia membutuhkan dion teleponnya malah mati.


" kenapa di saat seperti ini juga loe harus mati.. " kata amelia kesal pasalnya dia tadi lupa mengecek ponselnya. padahal tadi hampir tersambung dengan dion.


amelia melihat kesekitar siapa tahu ada yang bisa di mintai tolong.


disaat amelia sedang kebingungan tiba - tiba ada sebuah mobil berhenti tepat di depannya,


tidak lama keluar seorang laki - laki tampan dan menghampiri dirinya.


" permiai mba maaf mobilnya kenapa.. ? " tanya si pria itu


" itu mas mobilnya tiba - tiba mati saya gak tahu kenapa.. " jelas amelia


" apa boleh saya lihat dulu mba.. ? "


" silahkan mas.. "


laki - laki itu pun mulai melihat kondisi mesin mobil amelia cukup lama dia memeriksanya, dan amelia hanya memperhatikannya saja.


" ini mobilnya harus masuk bengkel mba.. "


" hah.. tapi saya gak tahu bengkel dekat - dekat sini mas.. "


" oh gitu ya udah mas silahkan dan terima kasih sebelumnya.. "


" iya sama - sama mba, mba bisa tinggalin mobil mbanya disini nanti teman saya akan ambik mobil mba.. "


" tapi apa aman di tinggal disini.. ? "


" insyaallah aman mba.. " kata pria itu meyakinkan


akhirnya amelia setuju dan mengambil barang - barangnya.


" maaf kalau boleh tahu mba nya mau kemana ya.. ? "


" saya mau pulang mas.. "


" kalau begitu mbanya bisa ikut dengan saya, saya akan mengantar mbanya pulang.. "


amelia mulai memikirkan tawaran laki - laki itu


" mbanya gak perlu khawatir saya gak akan berbuat jahat sama mba, kebetulan saya lewat dan berniat menolong mba.. " kata si laki - laki itu seolah tahu apa yang sedang di pikirkan oleh amelia


" didaerah sini jarang ada kendaraan yang lewat apa lagi kalau sudah malam begini mba.. " tambah laki - laki itu


amelia pun melihat ke jalanan dan dia membenarkan perkataan pria yang berada di hadapannya.


mau tidak mau amelia harus ikut dengannya

__ADS_1


" baiklah mas saya ikut dengan masnya, maaf kalau saya merepotkan.. "


" enggak ko mba malah saya senang bisa membantu mbanya.. "


mereka pun mulai masuk kedalam mobil,


" oh iya dari tadi kita terus saja mengobrol tapi saya lupa memperkenalkan diri.. "


" .. perkenalkan nama saya rama.. "


" amelia.. "


mereka pun bersalaman, rama langsung membawa amelia pergi dari sana.


" mba amelia rumahnya dimana.. ? "


" gak usah panggil mba.. panggil amelia aja mas, dan kayanya usia kita juga tidak beda jauh.. dan rumah saya di jalan mawar nomer 103.. " jawab amelia


" kalau begitu kamu juga jangan panggil saya mas, panggil rama saja.. "


" baiklah.. "


" oh iya kalau aku boleh tahu, kamu habis dari mana malam - malam gini.. ? " tanya rama penasaran


" aku habis kerja, kebetulan hari ini aku lembur makanya pulang malam.. "


" kamu kerja dimana.. ? "


" di sebuah butik.. kalau kamu sendiri dari mana.. ? "


" sama aku juga habis pulang kerja dan kebetulan aku juga harus lembur.. "


mereka pun akhirnya mengobrol, tanpa terasa mereka kini sudah sampai di depan rumah amelia.


sebelum turun amelia mengucapkan terima kasih kepada rama


" makasih ya, kamu sudah nolong aku malam ini.. "


" iya sama - sama, bukannya kita harus saling tolong menolong ya.. ? "


" iya kamu benar, ya sudah aku pamit dulu ya.. " saat amelia mau keluar dari dalam mobil rama memanggilnya.


" amelia tunggu.. "


" ya ada apa.. ? "


" apa boleh aku minta nomer kamu, jadi nanti setelah mobil kamu selesai aku bisa langsung kabarin kamu.. " jelas rama


amelia pun tersenyum dan memberikan nomernya.


" kamu nanti chat aja nomer kamunya ya, soalnya sekarang ponsel aku mati.. "


" ok nanti aku chat kamu "


amelia pun mulai meninggalkan rama dan masuk kedalam rumah sedangkan rama sudah memutar mobilnya dan pergi meningalkan rumah amelia.

__ADS_1


__ADS_2