
sesuai dengan janji rama tadi dia yang akan mengatarkan istrinya itu ke butik, sesampainya di butik amelia mengambil tangan suaminya dan menciumnya.
rama juga mengecup kening amelia dengan sangat lembut, setelah puas amelia pun pamit untuk segera masuk kedalam butiknya.
begitu pun rama yang langsung pergi menuju bengkelnya, saat di tengah jalan rama tidak sengaja melihat handphone amel tertinggal di dalam mobilnya rama pun mengambil handphone itu.
" handphone nya ketinggalan aku harus segera putar balik, dia pasti nyariin " rama pun segera memutar balik mobilnya
sesampainya di depan butik milik amel dia pun segera memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk ke dalam butik.
tapi tunggu apa yang sedang terjadi di depannya ini, dia melihat amel dan bayu sedang berdua.
dan dia juga melihat adiknya naya yang sedang melihat mereka dari jarak yang agak jauh.
rama melihat bayu memeluk amel dengan paksa, meski amel menolak dan bahkan mengancam tapi bayu seperti nya tidak perduli.
rama yang tidak terima istrinya di perlakukan seperti itu segera menarik tubuh bayu agar menjauh dari istrinya itu.
" siapa loe.. kenapa loe berani sekali menggangu gue dan amel.. " teriak bayu
" loe mau tahu siapa gue.. gue SUAMInya amel.. " kata rama sambil menekankan kata suami kepada bayu
bayu melihat amelia tidak percaya
" sayang tolong katakan kalau dia bohong, aku minta maaf kalau selama ini aku salah sama kamu.. sebentar lagi aku akan berpisah denga gisel dan aku akan menepati janji ku sama kamu.. kita akan menikah dan hidup bahagia.. mel apa kamu tahu selama 5 tahun ini aku terus cari kamu dan pagi ini dengan tidak sengaja aku malah melihat kamu disini..
... mel ayo kita mulai lagi semuanya dari awal.. aku mohon mel, aku sangat mencintai kamu lebih dari apa pun " kata bayu yang terus berusaha menggapai tangan amel tapi selalu di tepis oleh rama
" maaf bay tapi aku nggak bisa dan nggak akan mau.. aku sudah bahagia dengan pilihan ku sekarang, mas rama benar kami sudah menikah jadi aku harap kamu jangan pernah ganggu aku lagi " kata amelia sambil merangkul tangan suaminya itu
__ADS_1
" kamu pasti bohong kan mel, kamu melakukan ini agar aku menjauh dari kamu iya kan.. ? " kata bayu yang sudah mulai menangis
rama yang sudah sangat kesal dengan ulah bayu langsung menbuka handphone istrinya itu dan mencari foto - foto pernikahan mereka.
setelah ketemu dengan apa yang di carinya dia pn segera menunjukan foto itu kepada bayu.
" nih lihat bukti kalau kami memang sudah menikah dan gue harap loe jangan pernah ganggu istri gue lagi.. " kata rama sambil memperlihatkan foto pernikahan mereka
bayu mengambil handphone dari tangan rama dan melihatnya dengan seksama disitu terlihat amelia dan rama yang memakai pakaian pengantin mereka saling melempar senyuman.
terlihat sekali mereka sangat bahagia, karena tidak terima bayu pun melemparkan handphone itu hingga tidak berbentuk lagi.
amel yang melihat itu merasa takut dan dia pun semakin mengeratkan tangan nya di tangan rama.
rama yang merasakan ketakutan istrinya itu mengelus tangan amel berusaha memberikan ketenangan dia tatap mata amel seolah - olah dia mengatakan semua akan baik - baik saja.
setelah melempar handphone amel bayu pun pergi dengan perasaan yang sangat kacau semua sudah terlambat wanita yang sangat di cintainya sudah menjadi milik orang lain.
benar kata orang tua dulu penyesalan datangnya selalu belakangan, bayu tidak tahu harus berbuat apa lagi.
selama 5 tahun ini dia bersabar menanti kepulangan amel dia berharap setelah amel kembali mereka bisa bersama tapi nyatanya malah sebaliknya.
amel memang kembali tapi bukan untuk dirinya melainkan untuk orang lain.
setelah kepergian bayu rama pun melihat kearah amelia.
" kamu nggak apa - apa sayang.. ? " tanya rama
" iya mas aku nggak apa - apa.. terima kasih karena kamu sudah datang tepat waktu " kata amelia yang langsung memeluk rama dengan sangat erat.
__ADS_1
" itu sudah tugas ku sebagai suami untuk melindungi kamu dan juga anak - anak kita kelak.. ya sudah sebaiknya kita masuk.. " rama pun melepas kan pelukan mereka dan mulai mengajak istrinya itu masuk kedalam butik.
rama langsung membawa amelia ke ruangan nya dan tidak lama naya pun datand dengan membawa segelas air minum untuk kakak iparnya itu.
" ini mbak di minum dulu.. " kata naya sambil menyerahkan segelas air putih ketangan amelia
" terima kasih ya nay.. " kata amelia sambil menerima gelas tersebut dan langsung meminumnya.
" gimana kamu sudah merasa baikan.. ? " tanya rama
" iya.. mas kenapa bisa kembali lagi kesini bikan nya tadi mas sudah pergi ke bengkel ya.. ?? " tanya amelia heran
" ponsel kamu ketinggalan di mobil jadi mas berniat mengantarkan nya dulu kesini. " kata rama sambil menyerahkan ponsel milik amelia.
" terus ponsel kamu gimana..? " tanya amelia yang ingat dengan keadaan ponsel suami nya itu yang kini sudah tidak berbentuk lagi
" sudah kamu nggak usah mikirin tentang ponsel mas.. nanti mas bisa beli lagi, yang penting sekarang kamu baik - baik saja.. " kata rama sambil membelai pipi amelia
" aku sudah jauh lebih baik ko mas.. kalau mas mau ke bengkel pergi saja lagian aku yakin dia tidak akan berani kesini lagi.. " kata amelia
" kamu yakin tidak apa - apa mas tinggal.. ? " tanya rama tidak yakin
" iya mas aku yakin lagiankan disini juga ada naya yang akan jagain aku.. " kata amelia sambil melihat ke arah naya
" iya mbak amel benar kalau kakak mau pergi ke bengkel pergi saja biar mbak amel nay yang jaga.. " kata naya menimpali perkataan amelia
" ya sudah kalau gitu mas pergi dulu.. dan kalau ada apa - apa kamu langsung hubungi nomer bengkel aja ya.. nanti mas akan langsung datang kemari.. "
" iya nanti kalau ada apa - apa aku akan langsung menghubungi mas.. " jawab amelia sambil tersenyum
__ADS_1
akhirnya rama pun mulai meninggalkan amelia dan segera berangkat ke bengkel dia berharap selama dia jauh dari sang istri, amelia akan tetap baik - baik saja dan bayu juga tidak akan menggangu amelia lagi.