Teman Tapi Demen

Teman Tapi Demen
#26


__ADS_3

dari pagi amelia sudah di sibukan dengan banyaknya pekerjaan, sampai jam makan siang pun amelia masih betah di ruangannya.


naya yang melihat bosnya itu belum keluar ruangan sama sekali segera pergi untuk makan siang dia akan membelikan makanan juga untuk amelia.


karena naya tahu amelia pasti akan melewatkan waktu makannya lagi. sesampainya di cafe naya segera memesan makanan.


saat dia menunggu pesanannya datang tidak sengaja dia bertemu dengan rama.


" loh nay, kamu makan disini juga.. sama siapa.. ? " tanya rama saat melihat naya di depannya.


" sendiri kak.. " jawab naya


rama pun segera duduk di depan naya


" kakak sendiri makan disini juga.. ? "


" iya tadi habis ketemuan sama orang tapi sekarang sudah selesai.. " jelas rama


tidak lama makanan pun datang, sebelum pelayan itu datang naya segera memesan makanan yang sama dengannya tapi dia minta untuk di bungkus.


" kakak baru tahu kalau adik kakak ini makannya rakus, di depan mata aja masih belum habis sudah pesan lagi.. " kata rama


" enak aja, itu buat mbak amel.. aku sengaja pesan makanan buat dia karena aku tahu mbak amel pasti akan melewatkan makan siangnya lagi.. " jelas naya


" loh emang amel sering ya melewatkan jam makan siangnya.. ? " tanya rama penasaran


" sering banget ka, mbak amel itu kalau sudah kerja bakalan lupa sama semuanya termasuk makan juga.. " jelas naya sambil memakan makanannya


" nay, kakak boleh nanya sesuatu gak sama kamu.. ? "


" apa kak.. ? "


" amel itu sudah punya pacar belum sih.. ? "


" kenapa kakak suka ya sama mbak amel.. ? " tanya naya sambil tersenyum ke arah rama


" udah jawab aja sih.. " protes rama


" setahu aku sih ya, mbak amel itu sudah punya pacar cuma sekarang ini mereka lagi ldran, pacarnya mbak amel harus pergi ke london buat urusan pekerjaan selama satu tahun, dan aku gak tahu sekarang ini mbak amel masih berhubungan dengan dia atau gaknya.. " jelas naya


rama hanya diam saja mendengar jawaban dari adiknya itu, ada perasaan kecewa di hatinya. setelah selesai makan naya dan rama pun pergi.


mereka berpisah di parkiran cafe ini.


sesampainya di butik naya segera menyiapkan makanan yang di belinya untuk amelia.


dia berjalan ke arah ruangan amelia, setelah mengetuk pintu terlebih dahulu naya langsung masuk kedalam.


di lihatnya amelia masih berhadapan dengan laptopnya.


" mbak makan siang dulu.. " kata naya sambil meletakan sepiring makanan di meja amelia.


" aduh nay mbak sampai lupa kalau sudah jam makan siang, makasih ya sudah membelikan mbak makanan.. kamu sendiri gak makan nay.. ? " kata tiara sambil mengambil piring berisi makanan dan mulai memakannya.

__ADS_1


" saya sudah makan tadi mbak.. " jawab naya


" kalau gitu saya permisi dulu ya mbak mau lanjut kerja.. " pamit naya


" iya nay, sekali lagi maksih ya " kata amelia sambil tersenyum


naya terus saja memikirkan kejadian di cafe tadi, ketika kakaknya menanyakan tentang bosnya itu.


naya dapat melihat kakaknya merasa sangat kecewa dengan jawabannya tadi.


" apa kak rama mulai suka sama mbak amel ya.. ? " batin naya.


jam lima sore saat amelia sedang merapikan pekerjaannya tiba - tiba ada pesan masuk, amelia segera melihatnya dan ternyata itu rama.



rama


jangan lupa nanti malam aku jemput kamu jam 7


me


ok siap..


nih juga lagi siap - siap mau pulang..


rama


ya udah kamu hati - hati ya pulangnya..


me


siap bos 😊


setelah membalas pesan terakhir dari rama amelia pun melanjutkan pekerjaannya yang tertunda barusan.


setelah selesai dia segera meninggalkan ruangannya dia menemui naya.


" nay mbak pulang duluan ya, nanti kalau sudah beres kamu pegang aja kuncinya ya.. " kata amelia


" siap mbak.. " jawab naya singkat


amelia pun segera pergi meninggalkan butiknya.


tidak butuh waktu lama untuk amelia tiba di rumahnya, dia segera masuk kedalam kamar dan mulai bersih - bersih.


setelah bersih - bersih amelia segera mencari gaun yang akan dia pakai nanti malam.


pilihannya jatuh kepada gaun panjang berwarna hitam, sederhana tapi terlihat mewah dan elegan jika sudah di pakai.


amelia juga mencari tas yang akan bawanya.


amelia segera memakai gaun itu dan mulai merias wajahnya, dia hanya meriasnya sedikit biar terlihat lebih segar saja.

__ADS_1


saat amelia akan memberikan sentuhan akhir terdengar suara bel berbunyi, amelia segera memakai lipstiknya.


dia sengaja memakai lipstik berwarna merah di bibirnya, amelia segera mengambil tas dan segera memakai high heels yang tidak terlalu tinggi.


dia segera keluar kamar, sesampainya di ruang tamu dia melihat rama sedang mengobrol dengan dion adiknya.


"ayo kita pergi, aku sudah siap.. " kata amelia setelah berada di hadapan mereka


rama berdiri dan memandangi amelia dari atas sampai bawah sungguh dia terpesona akan kecantikan amelia malam ini.


" duh mbak ku ini udah cantik aja malam ini, selamat bersenang - senang ya.. " goda dion sambil melirik rama yang masih mematung menatap amelia


" kamu ini apaan sih dek.. "


" rama ayo kita jalan sekarang nanti telat loh.. " kata amelia membuyarkan lamunan rama.


dion yang melihat tingkah rama hanya tersenyum saja.


" eh iya ayo.. kami pamit dulu ya " kata rama kepada dion


" ok.. nitip mbak amel ya " kata dion


rama tidak menjawab dia hanya mengacungkan jempolnya sebagai jawaban.


mereka pun mulai berjalan kearah mobil, rama membukakan pintu mobil untuk amelia, setelah menutupnya rama pun berjalan ke arah sisi lain mobilnya.


dia mulai masuk dan memasang sabuk pengaman.


selama di perjalanan tidak ada yang berniat membuka suara, mereka larut dalam pikirannya masing - masing.


tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk sampai ke tempat acara di laksanakan. setelah memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai amelia dan rama memutuskan untuk menikmati hidangan yang sudah di siapkan.


di tengah - tengah acara terdengar lagu yang mengundang siapa saja ingin turun dan berdansa, termasuk rama.


" li dansa yu.. ? " ajak rama


" tapi aku gak begitu bisa dansa.. "


" gak apa - apa ko.. " rama pun menarik tangan amelia dan mereka mulai berdansa.


amelia melingkarkan tangannya di leher rama sedangkan rama memeluk pinggang amelia, untuk pertama kalinya mereka bisa sedekat ini.


rama tidak bisa memalingkan pandangannya dari amelia begitu pun amelia.


" malam ini kamu sangat cantik.. " bisik rama


amelia tersenyum mendengar perkataan rama.


" kamu juga malam ini sangat berbeda dan aku suka itu.. " jawab amelia.


malam ini mereka larut dalam suasana yang sangat romantis, mereka tidak memperdulikan orang - orang di sekitar yang melihat mereka dengan tatapan iri.


malam ini mereka terlihat sangat serasi.

__ADS_1


__ADS_2