
tidak terasa sudah 4 bulan mereka bersama dan benih - benih cinta di antara mereka pun tumbuh dengan subur.
amelia masih belum mengetahui kebenaran tentang bayu, karena dion yang sangat sibuk dan jarang pulang belum sempat memberi tahukan masalah ini kepada kakak nya.
ada dia punya waktu luang amelia yang sedang sibuk - sibuknya.
hari ini sepulang dari butik amelia akan pergi nonton dengan bayu, setelah pekerjaannya selesai dia pun segera keluar dari ruangannya.
dia bertemu dengan naya yang kebetulan juga akan pulang.
" kamu baru mau pulang nay.. ? " tanya amelia
" iya mbak biasa nunggu dulu jemputan.. " jawab naya sambil tersenyum
mereka pun keluar bersama - sama, di depan butik sudah ada rama yang akan menjemput naya.
rama pun menghampiri mereka
" hai li apa kabar.. ? " sapa rama
" eh kamu ram.. baik kamu sendiri apa kabar.. ? "
" sama aku juga baik.. sini biar aku bantu tutup butiknya.. " tawar rama
amelia pun memberikan kunci serta gembok ke tangan rama.
" oh iya ram gimana kabar rahayu.. ? " tanya amelia
" baik dia sedang banyak kerjaan akhir - akhir ini jadi ya kita juga jarang ketemu paling chat atau teleponan saja.. " jawab rama
" semenjak kamu pacaran sama dia kita juga jarang banget keluar bareng atau ngobrol seperti biasa ya.. apa dia tidak suka kalau kita dekat.. ? " tanya amelia hati - hati
" nggak kok itu cuma perasaan kamu saja, aku sering kesini jemput naya tapi kamunya yang selalu sudah pulang atau sedang lembur di dalam.. " jawab rama
" oh iya akhir - akhir ini aku banyak pekerjaan.. "
" bohong tu kak, mbak amel lagi di mabuk cinta.. pacarnya yang dulu kan sekarang sudah kembali lagi.. " kata naya sambil tersenyum menggoda amelia
" apa itu benar li.. ? " tanya rama
" hmmm.. "
" dan kalian kembali bersama.. ? " tanya rama lagi
amelia menggagukan kepalanya sebagai jawaban.
" terus janji dia sama kamu waktu itu sudah dia tepati.. ? "
__ADS_1
amelia menarik nafasnya dengan kasar
" kalau yang itu belum, aku pernah nanya sama dia tapi dia bilang sekarang dia lagi sibuk - sibuknya jadi belum ada waktu begitu pun kedua orang tuanya.. " jelas amelia
" kamu yang sabar ya.. " kata rama menenangkan
" tapi mbak menurut aku ada yang aneh deh siapa tahu sebenarnya dia itu punya alasan lain selain kesibukannya itu.. ya walau pun aku tidak tahu apa masalahnya.. " kata naya memberikan pendapat
amelia memikirkan perkataan naya barusan, apa benar bayu punya alasan lain selain urusan pekerjaannya.
" sudah lah li perkataan naya jangan kamu pikirkan dia hanya anak kecil yang tidak tahu apa - apa.. " kata rama
setelah mengatakan itu mereka pun pamit untuk pulang begitu pun amelia.
dia segera bergegas ke tempat dimana dia dan bayu akan bertemu.
setelah sampai di sebuah mall amelia langsung memarkirkan mobilnya dan dia pun berjalan masuk.
di lobby mall sudah ada bayu yang sedang menunggu dirinya dari tadi.
amelia pun menghampiri bayu
" sorry ya lama, tadi di butik rame banget.. " kata amelia setelah dia sudah berada di depan bayu
" iya nggak apa - apa lagian film nya juga belum mulai "
mereka pun masuk kedalam dan mulai duduk bayu sengaja memilih kursi paling pojok agar mereka tidak terlalu terganggu dengan pengunjung yang lain.
dua jam lebih mereka di dalam, setelah film selesai bayu pun mengajak amelia untuk makan malam terlebih dahulu sebelum mereka pulang.
mereka mencari tempat makan yang berada tidak jauh dari bioskop, setelah sampai di sebuah tempat makan mereka segera duduk dan memesan makanan.
amelia pamit pergi ke toilet dulu, tiba - tiba ada yang menghampiri meja bayu.
ternyata itu rama dan rahayu mereka akan makan di tempat ini juga.
" kak bayu.. kakak makan disini juga.. ? " tanya rahayu heran
bayu kaget melihat kedatangna mereka, dia takut kalau nanti mereka bertemu dengan amelia.
" iya.. kalian di sini juga.. ? " tanya bayu gugup
" iya kami habis berbelanja dan mampir kemari.. " jawab rahayu
tidak lama amelia sudah kembali dan dia heran kenapa di meja nya ada orang lain selain bayu.
amelia pun semakin mendekat dan dia mengenal mereka.
__ADS_1
" rama, rahayu kalian disini.. ? " tanya tiara heran
" li kamu disini juga.. ? " rama bertanya balik
" iya aku akan makan malam disini, kalian sudah saling mengenal.. ? " tanya tiara lagi
" kak bayu ini saudara ku mbak.. " jawab rahayu
" saudara.. ? tapi kenapa aku tidak tahu.. ? "
tiara merasa heran pasalnya dia mengenal siapa keluarga bayu bahkan dia juga sudah dekat dengan seluruh keluarganya tapi dengan rahayu mereka saling kenal saja melalui rama.
" iya kak bayu ini suami dari sepupu ku.. " jawab rahayu
amelia terdiam mendengar jawaban rahayu, dia melihat ke arah bayu dengan tatapan tidak bisa di artikan.
" oh iya kebetulan dia juga ada disini nanti ayu kenalin sama mbak.. " tambah rahayu
bayu semakin kaget ketika mendengar gisel juga berada di sana.
amelia mencoba untuk menshan air matanya, pandangannya tidak dia alih kan dari bayu. amelia berharap bayu mengatakan sesuatu tapi yang dia dapat bayu hanya diam saja.
" yang ini apa maksudnya, apa yang di katakan rahayu itu tidak benar kan yang.. ? " tanya amelia
rahayu yang mendengar itu semakin tidak mengerti kenapa amelia mesti marah dengan bayu.
" jawab bayu.. " teriak amelia dia tidak perduli orang - orang yang sedang melihat ke arahnya.
" maaf li.. " jawab bayu singkat sambil menundukan kepalanya
" jadi kamu sudah menikah.. ? kapan.. ? " tanya amelia penasaran
" tiga bulan setelah kepergian ku ke london.. tapi aku berani sumpah li, aku tidak mencintai dia kami menikah karena sebuah kesalahan.. dia hamil anak aku sebelum kami menikah.. " jelas bayu
amelia langsung terduduk dia pun menumpahkan air matanya rasanya sangat sakit selama ini penantiannya di bayar dengan penghianatan oleh bayu.
" jadi selama setahun lebih penantian ku itu cuma sia - sia, dan janji kamu sama aku itu semua bohong.. pantas saja setiap kali aku menanyakan tentang janji kamu sama aku kamu selalu mengelak jadi ini alasannya.. kenapa yu.. kenapa.. "
amelia pun menampar bayu dan setelah itu dia pun berlari pergi.
rama yang melihat itu merasa sangat kasihan dia pun pamit kepada rahayu untuk menenang kan dirinya.
rahayu pun menyetujui nya, rama pun meninggalkan mereka dan mengejar amelia yang sedang menangis di dalam mobilnya.
rama mengetuk kaca mobil amelia tapi amelia hanya diam saja, cukup lama rama menunggu dia pun mencoba mengetuk kaca mobilnya lagi dan kali ini amelia membukanya.
rama meminta amelia berpindah tempat dan amelia menurutinya dia membawa amelia pergi dari tempat itu.
__ADS_1
di sepanjang perjalanan amelia terus saja menangis dia sungguh merasa sakit.