![Temporal Dimension [Menguak sejarah kerajaan Sunda]](https://asset.asean.biz.id/temporal-dimension--menguak-sejarah-kerajaan-sunda-.webp)
*Di luar tambang.
"Disinilah tambang yang aku maksud, setiap tiga hari selalu saja ada orang yang menghilang tanpa jejak." penjelasan dari tuan Basakara Cantaka tidak ada informasi sedikitpun dari kejadian ini.
"Saya mohon izin masuk untuk memeriksanya tuan" tuan Cantaka hanya mengangguk dan aku pergi untuk memasuki tambang itu, tapi Sri dengan wajah yang khawatir memegang tanganku.
"Nyimas tunggulah disini bersama tuan Basakara Cantaka dan nona Lusi. aku akan baik baik saja." aku mencoba menenangkan Sri yang terlihat sangat cemas.
"Kakang aku ikut!" Sri sangat terlihat khawatir. tapi aku tak bisa membiarkannya dalam bahaya.
"Sri, tunggulah disini bersama kami, jika kau ikut, kau hanya akan membahayakan Dimas nantinya. dia hanya akan fokus melindungimu jika dalam bahaya." setelah Lusi membujuknya, Sri terlihat terpaksa membiarkanku pergi sendiri.
...****************...
*Di dalam tambang.
Aku berjalan membawa obor menulusuri tambang yang gelap. di sini sangat lembab, dan setelah menulusuri beberapa tempat, aku menemukan tempat yang sedikit memiliki aura aneh, dan di sana ada jejak ruang hampa yang baru di gunakan beberapa hari ini.
Aku mencoba membuka ruang hampa itu dan memasukinya, tubuhku terhempa ke suatu tempat. dan di tempat ini memiliki aura yang sama seperti yang ku rasakan di tambang, tapi ini jauh lebih kuat. aku mendarat di bepan bangunan tua, tapi bangunan apa ini? ini seperti kastil tua yang sudah lama tidak di tempati.
Aku memasuki kastil itu secara diam diam, aku terkejut memenukan potongan potonga tubuh manusia yang bercecer di lantai. hampir semua bagian bagian itu telah kering seaka darah mereka telah di hisap sesuatu. seperti kau memakan tebu. kau memotongnya dulu baru menghisapnya.
Tiba tiba " Duarr," untung saja aku sempat menghindar, jika tidak mungkin aku sudah mati, serangannya cukup kuat. serangan itu datang dari atas, rupanya iblis itu menempel di dinding atas, pemampilannya seperti kelelawar, tubuh nya seperti manusia tapi bersayap, persis seperti apa yang pembaca bayangkan.
__ADS_1
"Apa yang manusia lakukan disini? apa kau datang untuk mengantarkan nyawamu?"
Dia sangat cepat, tapi jika ingin beradu kecepatan, kau memeilih lawan yang salah!
Aku teleportasi ke belakang makluk itu, aku menyerang bagian leher belakannya menggunakan kujang yang aku dapat dari pelatihan prajurit kerajaan. tapi dia cepat dan menangkis kujang yang aku gunakan hingga patah jadi 2.
Aku terkejut, padahal dia menangkisnya dengan tangan kosong.apa tubuhnya memang sekeras itu? aku langsung teleport ke sisi awal dan menjauh darinya. sekarang aku bingung harus melawannya dengan apa. aku tidak bersenjata.
"Manusia memang lemah, apa hanya itu kemampuanmu." iblis itu mencoba memancing amarahku rupanya. huh aku tidak akan terpancing.
Tpi tiba tiba dalam sekejap dia bisa berada di depanku. dia memukul tepat di ulu hati. "des koekkkk" aku terpental beberapa meter dan menghantam tembok hingga roboh. "bruakkk" kesadaranku sedikit pudar.
"pandanganku kabur, aku menggunakan hukum waktu dan mengembalikan tubuhku di keadaan sehat, ini seperti heal tapi ini bukan sihir penyembuh, ini hukum waktu.
Aku mengambil pedang. teleport ke belakangnya dan menyerangnya kembali . pedang ini lumayan bagus bisa bertahan dari hantaman tubuhnya yang keras. makhluk ini bukan hanya keras. dia juga sangat cepat hingga pada awal tadi aku tidak bisa bereaksi, tapi tidaknuntuk kali ini.
Aku teleport dan memperlambat waktu, tapi tubuh nya begitu ketas. setelah beberapa seranganku dia tidak terluka sedikitpun dan hanya meninggalkan luka gores.
Aku kembali menjauh darinya. tapi dia terus menghujaniku dengan serangan sihir api. sejauh ini dia adalah lawan paling tangguh yang pernah aku hadapi sejauh ini.
Aku terus bertarung dengan sengit, sambil berfikir bagaimana cara mengalahkan makhluk yang begitu kuat ini. jika saja dia makhluk besar aku bisa masuk ke dalam mulutnya dan membelahnya dari dalam.
Ah benar juga. mudah mudahan cara ini berhasil. aku memasukan kekuatan ruang waktu pada pedang, dan meletakan titik kordinat tepat di jantungnya. aku mengirim pedang dalam kecepatan cahaya dan pedang itu menyusut menjadi atom atom yang sangat kecil. dan mengirimnya ke jantung iblis itu. ketika kecepatannya kembali normal maka pedang akan membesar kembali.
__ADS_1
Benar saja aku berhasil. "argh.." seketika iblis itu mati oleh pedang yang keluar menacap dari tenggorokannya, ujung pedang itu terlihat keluar memotong leher iblis itu yang nyaris menusuk kepalanya. darah berwarna hijau tua kehitaman mengalir deras dari tenggorokannya.
Sepertinya aku harus melatih teknik ini. ini sangat berguna. aku harus memikirkan nama untuk teknik baruku. mengirim benda ke tubuh orang lain. ah benar juga, aku akan menamai teknik ini dengan nama 'Santet'.
Aku lanjut menyusuri kastil itu, dan aku menemukan beberapa harta. sekotak peti emas, satu bongkah besi aneh dan juga beberapa buku. dan yang paling menarik adalah buku teknik artefak. aku bisa mempelajari artefak. siapa tau aku berhasil dan bisa membawa satu kerajaan ke dunia ini.
aku membawa semua barang ini dan memasukan semuanya ke dalam penyimpanan ruangku. termasuk mayat iblis ini juga potongan mayat orang orang yang menjadi korban.
Aku kembali ke tambang dan berhasil keluar, aku menjelaskan apa yang terjadi dan mereka terlihat sangat terkejut mendengar ceritaku.
Misi telah selesai dan tambang bisa beroprasi kembali normal seperti sebelumnya. mereka membawa mayat iblis itu ke kerajaan untuk penelitian.
Sedangkan untuk harta karunnya, tentu saja aku menikmatinya sendiri. tapi yang membuatku paling penasaran adalah bongkahan besi hitam ini, bentuknya bundar dan hitam legam. bobotnya sangat berat hingga aku tidak bisa menggerakkannya sedikitpun. jika bukan langsung di masukan ke kantong penyimpanan ruang. aku tidak akan pernah bisa membawa benda ini.
Aku memeriksa benda hitam ini menggunakan kesadaran ilahiku. ternyata sangat mengejutkan. jadi ini namanya logam URU, logam kosmik yang terbuat dari inti bintang mati, ini bahan yang sama dengan senjata milik Thor, palu stormbreaker.
Aku akan mempelajari logam ini. siapa tau aku bisa menggunakannya sebagai senjata.
Luar biasa logam ini mempunya kekuatan gravitasi yang sangat besar, aku telah mempelajari logam ini. dengan bantuan system aku bisa mempelajari hukum gravitasi. ya hampir sama seperti palu thor, aku bisa mengendalikannya dari jarak jauh. dan orang lain tidak akan mampu mengangkatnya.
Tapi lebih dari itu, aku bisa mengubah bentuknya sesuka hati, aku bisa mengubahnya menjadi palu, pedang, kujang, dan apapun itu. logam ini terlihat cair jika sedang berubah. tapi itu sangat padat dan juga berat.
Aku panen besar kali ini. aku akan lanjut mempelajari cara membuat artefak. dan segera kembali ke bumi untuk memindahkan kerajaan.
__ADS_1
BERSAMBUNG