Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
TPH 23


__ADS_3

#Riska dan Mia


" Bagaimana dengan ide gue itu. Apakah elo setuju???" kata Riska.


" Gue setuju, bagaimanapun Eki harus menjadi milik gue, apapun caranya."


" okey, nanti malam kita jebak Eki.


# K**ost Mega**


Handa dan Rani keluar dari kamar kost Mega, sedari tadi mereka mendengarkan percakapan kedua sejoli itu.


" Sebaiknya Abang pulang dan jangan pernah kembali. " kata Mega


Joni mendekati Mega, Mega mundur menjauh.


" Ijinkan abang memeluk kamu."


" Maaf..." Mega menolak permintaan Bang Joni.


" Abang yakin, takdir akan menyatukan kita kembali."


Mega tidak melihat ke arah Joni, dan memilih memalingkan pandangannya, sungguh Mega tidak ingin melihat Bang Jon. Dia takut hati nya runtuh kembali.


"Abang pulang"


Mega pun tidak menjawab dan memilih masuk kekamar kost nya.


Rani dan Handa yang ada disana langsung angkat bicara.


" Maaf ya bang Mega tidak sopan begitu." kata Handa


" Titip Mega , saya pamit "


" Hati-hati ya Bang " kata Rani.


Handa dan Rani melihat Bang Jon meninghalkan Kos Mega sampai hilang dari pandangannya.


_________


Saat Joni keluar gang kost Mega, dia berpapasan dengan Eki.


" Saya tidak segan merebutnya kembali"


Eki yang mendengar ucapan Joni tidak menjawab apa-apa, mereka pun berlalu begitu saja.


Eki melanjutkan menuju kosan Mega sedangkan Joni menuju mobilnya untuk kembali ke Jakarta.


# C**hat Ibu Gilang


Ibu Gilang** : Mega sayang, ini Ibunya Gilang. Bisakah Mega datang kerumah sakit???Sudah tiga hari Gilang dirawat, panas nya tidak turun-turun dan mengigau memanggil namamu Nak.


Mega membaca pesannya, lalu memperlihatkannya pada Rani dan Handa.


" Sebaiknya jenguk, Yuk kita antar. " Kata Rani


" Tidak usah." kata Mega.


" Siapa tahu itu pertemuan kalian yang terakhir" kata Handa


" Iya ih, bagaimana kalau si Gilang meninggal???" kata Rani


" Mungkin dia belum bisa meninggal sebelum ketemu sama kamu Mega "kata Handa.


" Siapa ???" tanya Eki yang tiba-tiba datang dan sudah diantara mereka.


" Abaaaangg!!!!! "

__ADS_1


Mega langsung menghambur lari memeluk Eki.


" Hey kenapa sayang? tumben ketemu langsung meluk."


" Tidak boleh????"


" Boleh lah." kata Eki yang balas memeluk Mega dengan erat juga menciumi kepala Mega.


" I love you." bisikan Eki ditelinga Mega


Mega mendongakan kepalanya lalu menunjuk dada kemudian jantungnya lalu menunjuk ke dada Eki.(bahasa isyarat I love you too versi author hehe)


Handa dan Rani memperhatikan adegan Mega dan Eki.


" Eheem ehemmm. kasian nih yang pacarnya lagi di Jerman." Kata Handa meledek Rani


" Iiiih apaan sih." Rani menepuk bahu Handa


" Jadi bagaimana mau ditengok tidak??tanya Handa.


" Siapa???" Tanya Eki.


" Mamah Gilang kirim pesan, katanya Gilang dirawat di rumah sakit."


" Yuk Abang antar jenguk Gilang."


" Handa dan Rani ikut yaaaa, biar aku makin banyak bodyguard nya."


" Berangkat." ucap Rani dan Handa serempak.


# Papua


Doni menerima kembali surat dari ibu nya. kali ini ibu nya Doni memberikan nomer ponsel Elsa bidan desa yang sudah dipilihkan ibu Doni untuk jadi calon istrinya.


Di dalam surat ibu nya berpesan agar Doni segera menghubungi Elsa dan membalas surat dari ibu nya.


" Ibu...." Panggil Mega.


" Nak sini " panggil ibu Mega agar mendekat ketempat tidur Gilang.


Mega ragu-ragu karena hanya dia yang masuk ke ruangan. Sedangkan Eki, Handa, dan Rani menunggu di luar ruangan.


" Ayo kemari Nak " kata ibu Gilang.


Mega memberanikan diri mendekat. toh Gilang lagi tidak berdaya. Tidak mungkin dia macam-macam.


" Gilang, Gilang bangun. Mega datang" kata ibu Gilang.


Gilang membuka mata nya dan menatap Mega.


" Maafkan aku, aku mohon"


"Mega sudah maafkan.Cepatlah sembuh, kasian ibu"


Gilang berniat meraih tangan Mega. tapi Mega langsung menyembunyikan tangannya kebelakang.


" Beb, bisakah jangan takut lagi pada aku???"


" Maaf." kata Mega


" Aku mencintai kamu, tapi tidak tahu cara mengungkapkan perasaan yang benar." kata Gilang.


ibu Gilang yang melihat dua sejoli itu mikir keras. apa yang sudah Gilang lakukan sehingga Mega seperti takut saat berdekatan dengan anaknya.


" Mungkin Tika bisa membalas perasaan kamu."


"Aku mau nya kamu. " Kata Gilang.

__ADS_1


" Aku kesini diantar bang Eki, dia nunggu diluar."kata Mega agar Gilang ingat bahwa Mega sudah punya pacar.


" Maafkan aku, aku tidak akan mengganggu kamu lagi. Jangan takut padaku,bertemanlah denganku. " Gilang mengulurkan tangannya. Mega berfikir sejenak akhirnya Mega menjabat tangan Gilang.


" Teman". Kata Mega.


Gilang tersenyum kepada Mega, Ibu Gulang menangkup tangan Mega dan Gilang.


" Berteman lah dengan baik " ucap Ibu nya Gilang.


#Diluar Ruangan


Eki, Handa dan Rani hanya mondar mandir menunggu Mega keluar.


kemudian Eki bertanya kepada Handa dan Rani.


" Siapa tadi laki-laki yang datang ke kost Mega???"


Rani dan Handa saling lirik.


" Abang bertemu dia???" tanya Handa


" Iya, bahkan dia datang ke yonif memerintah Abang untuk menjauhi Mega."


" Wah bener-bener nekad tuh cowok."timpal Rani


" Jadi dia siapa???" Tanya Eki.


" Mantan nya Mega." kata Handa


" Oh jadi itu orang nya." kata Eki sambil tersenyum.


" Kenapa blBang senyum???" kata Rani


" Abang beruntung sudah mendapatkan Mega."


Tiba-tiba dering ponsel Eki berbunyi. ternyata Mia yang memanggil. Eki langsung menolak panggilan. tapi tiba-tiba pesan masuk.


Mia : Bang, Abang mau tahu yang sebenarnya tentang Ali dan Riska?? temui aku malam ini di kost aku.


Eki : oke


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like.tip.komentar dan vote...😍


I Love You allπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ’žπŸ˜š

__ADS_1


__ADS_2