
#Joni Calling
Ada apa bang???
besok abang berangkat libanon.temui abang dibandara sebelum pemberangkatan
"Mega ga bisa bang,Mega doakan semoga abang selamat sampai tujuan,pulang ketanah air dalam keadaan sehat selamat".
"aaamiiiin,terima kasih pernah hadir dikehidupan abang"
"sama-sama bang".
(Mega menutup telponnya)
#JONI
padahal aku belum selesai bicara.dia sudah menutup telpon ku.Mega Mega...Joni menggerutu sambil Meremas ponselnya
#Kembali ke kampus
"bang Joni ya??"
"iya,dia berangkat libanon besok."
ko aku sedih ya,kasian bang Jon.Ucap Rani.
"tidak perlu kasihan,itu tugas negara".
"lanjutin yang tadi akh..."
"aku jadian sama bang Edward juga gara-gara ketemu Mia di cafe.hati ku panas saat tahu bang Edward kenal dengan Mia.dulu Mia berusaha merebut bang Eki.aku tahu bang Edward menyukaiku,makanya aku tidak ingin kalah lagi dari Mia.cukup aku melakukan kesalahan kehilangan bang Eki gara-gara Mia.aku tidak ingin kehilangan kesempatan memiliki orang yang menyatakan perasaannya kepadaku."
"kamu benar,kamu tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.lagian bang Edward kayanya orang nya asik".ucap Ismi.
"hemmmm dia orang nya woles abis." Mega tersenyum sambil membayangkan Edward.
"perasaan kamu sama bang Edward bagaimana??jangan-jangan kamu mau jadi pacar bang Edward gara-gara takut kalah saing dari Mia"..imbuh Rani
"iya awalnya begitu,tapi lama-lama aku nyaman juga sama bang Edward.heheh aku suka sama seragam nya"
"oh my god Megaaaaaaa,yang benar saja" ucap Rani.
"bang Edward keren kalau sudah pakai seragam polisi,mana tahan."hahaha.
"hahaha iya memang benar,pesona laki-laki setelah pakai seragam Polisi/Tentara ketampanannya bertambah 100%".tambah Ismi
hahaha aku setuju sama kamu Is.Ucap Mega
"pokoknya gagah,tampan,keren full, bikin ngiler.
" benar
"hadeuh dasar kalian ya" Rani tepok jidat.
#Mia
"Mih bantu Mia dapatkan bang Edward,Mia suka sama bang Edward" Mia merengek kepada ibu nya.
"kamu sama Edward itu sudah seperti saudara,jangan seperti itu"
"tapi mih bang Edward bukan saudara Mia,Mia tidak mau bang Edward jadi kakak Mia.Maunya bang Edward jadi pacar Mia,bahkan kalau bisa sampai menikah."
__ADS_1
"momy bang Edward juga sudah menganggap kamu anaknya"
"jadi anak mantu kan lebih bagus mih"
"hadeuh jangan ngaco kamu,Edward juga belum tentu mau menjadikan kamu pacarnya,apalagi istrinya."
"mamih jangan ngomong seperti itu,kan belum dicoba.mamih ngomong dong sama momy bang Edward untuk jodohin kami.ya mih ya??"
mamih Mia hanya geleng-geleng kepala.
#Papua
sekitar 4 bulan lagi kita kembali ke Jakarta,kamu sudah menghubungi Mega lagi??
"belum bang,masih menunggu saat yang tepat.Apakah Selfi memberi kabar tentang Mega saat ini??apa dia sudah menemukan pengganti almarhum pacarnya??"
"Selfi tidak menceritakan apa-apa"
Doni tersenyum mendengar jawaban Iyus.
"terus kamu sama Elsa bagaimana kelanjutannya?"
"dia tetap menunggu Doni pulang bang,tapi Doni bilang sama Elsa kalau Doni tidak menjanjikan apa-apa kepada dia,perasaan tidak bisa dipaksakan bang,walau bagaimanapun kesuksesan dia tetap hati Doni tidak tertaut sedikitpun kepada Elsa"
"apapun keputusan kamu,semoga yang terbaik jangan sampai kamu menyesal"
"siap bang"
#Edward vs Mega
Edward calling
abang lepas piket,siap-siap sebentar lagi abang jemput.
"siap" ucap Mega sambil tersenyum sendiri
--------------
Mega tersenyum saat Edward mengajaknya kembali ke cafe saat mereka jadian
"semoga didalam tidak ada Mia"
"dia lagi di salon,nemenin mamihnya".
ko abang tahu?
"momy abang kesalon juga bareng mereka,jangan buruk sangka"
Mega tersenyum kepada Edward.
"semoga didalam tidak ada laki-laki yang tempo hari nyapa kamu" tiba-tiba Edward berucap.
"hahahaha namanya Gilang,mau tahu dia siapa??"
"tidak perlu,abang sudah tahu.pasti dia seseorang yang pernah mencintaimu"
"iihhh siapa yang kasih tahu??"
"jangan lupa abang polisi" Ucap Edward sambil merangkul pundak Mega dan berjalan masuk kedalam cafe.
mereka telah duduk dan memesan makanan.tiba-tiba Mega melihat Mia bersama dua wanita paruh baya.Pasti mereka Ibu nya Mia dan Edward.batin Mega menebak sendiri.
__ADS_1
"Edward!!!"
momy,ko ada disini??
"iya kita habis nyalon langsung kesini,kamu sama siapa??"
"ini Mega mah,pacar Edward"
"oh ini Mega,Mia sudah cerita semua sama Momy.kamu hati-hati.kata Mia dia pembawa sial,pacar sebelumnya meninggal gara-gara dia"
Mega membulatkan matanya saat mendengar perkataan ibu nya Edward.
"cukup kenal saja,tidak perlu terlalu jauh". Ucap momy Edward
Mia dan mamih nya tersenyum kecut sambil menyilangkan tangan di dadanya.
"momy jangan bicara seperti itu,momy belum kenal Mega"
"tidak perlu kenal,sudah cukup Mia menjelaskan semuanya,mamih pulang duluan,kalau urusan kamu sudah selesai segera pulang.ucap momy Edward berlalu meninggalkan Mega dan Edward.Mega tidak bisa berbicara karena shock atas perkataan momy Edward.
" abang cepat pulang ya" Ucap Mia langsung mencium pipi Edward dan tersenyum sinis kepada Mega sebelum pergi meninggalkan mereka berdua.
"say,jangan dengerin kata-kata momy ya,momy sebenarnya orang baik.hanya mungkin Mia meracuni pikiran momy.Abang janji semua akan baik- baik saja".
"oke baiklah,mari kita lanjutkan makan.Mega tersenyum dan menyembunyikan perasaan kecewanya.
Edward tersenyum dan mengusap punggung tangan Mega.
"apakah setiap bertemu Mia selalu mencium dan memelukmu??" tanya Mega
"iya,memang dari kecil seperti itu"
"sekarang kalian sudah dewasa,apa ga sebaiknya tidak seperti itu"
"terimaksih sudah cemburu,tandanya kamu cinta sama abang.I love you..ucap Edward.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1