Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
Episode 45


__ADS_3

kalian saling kenal???tanya Edward heran.


"aku tidak kenal dengan dia,tapi aku masih sangat ingat dengan apa yang sudah dia lakukan kepada aku dan almarhum bang Eki" ucap Mega dengan suara sedikit meninggi.


"kenapa selalu ada kamu dikehidupanku" ucap Mia


"aku pun tidak habis fikir,kenapa selalu ada kamu.padahal sejak saat itu aku berharap agar tidak dipertemukan lagi dengan orang sepertimu". ucap Mega.


"kamu fikir aku mau dipertemukan lagi dengan perempuan seperti kamu?"ucap mia.


"perempuan seperti apa maksud kamu????perempuan yang suka merusak hubungan orang lain???perempuan yang terobsesi dengan milik orang lain???perempuan yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan apa yang diinginkannya????bukannya itu perempuan seperti kamu Mia???"


"setidaknya kita sama-sama tidak bisa mendapatkan Eki" Mia senyum sinis.


"cukup,jangan sebut bang Eki ku dengan mulutmu.seandainya tidak ada kamu diantara kami,pasti saat ini kami masih bersama"


"kamu sudah merasa jadi wanita baik?tanah kuburan Eki belum kering,tapi kamu sudah berani mendekati laki-laki lain"


Edward hanya membiarkan perempuan-perempuan yang ada dihadapannya mengeluarkan unek-unek mereka.Edward hanya memantau keduanya,dan menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka.


"itu urusanku,bukan urusanmu" ucap Mega sambil menunjuk dada Mia.


"kalau sudah berhubungan dengan bang Edward menjadi urusanku,karena aku tidak akan membiarkan kamu mendekati bang Edward."Mia dengan suara tak kalah tinggi.


"aku tidak pernah mendekatinya,bang Edward yang mendekatiku" ucap Mega


"oh ya??" bang Edward lebih dulu kenal dengan aku,dan keluarga kami juga sudah dekat,bahkan kami tumbuh besar sama-sama.Ucap Mia


"kita lihat,bang Edward lebih menginginkan siapa diantara kita??mari kita bersaing secara sehat." ucap Mega


perkataan Mega serasa angin segar untuk Edward.


Mia merasa dipojokan,dan saat itu Mia merasa pasti Edward memilih Mega.jadi dia memilih pergi meninggalkan Edwars dan Mega dan memikirkan cara untuk mendapatkan Edward.


"aku terima tantanganmu,mari kita bersaing. ucap Mia berbisik ditelinga Mega.


setelah Mia pergi Mega langsung duduk dan memegang dadanya.


"kenapa?" tanya Edward sambil tersenyum karena untuk pertama kali nya melihat emosi Mega yang meluap luap.


"emosi bang"degup jantungku berdegup sangat kencang.


"degup jantung abang selalu kencang saat dekat dengan Mega.


"benarkah?"


"tentu saja" jawab Edward


"jadi sejak kapan abang kenal Mia"

__ADS_1


sejak kecil,dia anak dari teman momy abang.kita tumbuh sama-sama.


"oh ya?"menarik...ucap Mega


"abang suka sama dia?"


"dia yang suka sama abang,apa kamu cemburu??"


"tidak"


Edward tersenyum mendapat jawaban dari Mega.


"baiklah kalau kamu tidak cemburu,abang tidak perlu jaga jarak dengan Mia"


"aku cemburu" ucap Mega


"yakin?" Edward tertawa.


"tentu saja,dan abang harus jaga jarak dengan dia.karena Mega tidak suka abang dekat dengan dia.abang paham???"


"hemmmm...abang kurang paham"ucap Edward.


"pokoknya aku tidak suka abang dekat dia,dan mulai hari ini abang Milik Mega.Mega membalas perasaan abang.


"perasaan apa?"


"perasaan ingin memiliki" ucap Mega sambil memandang Mata Edward.


"dia pernah menghancurkan kebahagiaanku bang,dengan cara merusak hubunganku dengan bang Eki.Sampai bang Eki harus kehilangan Nyawa.Sekarang aku tidak ingin melewatkan kesempatan untuk membalas perasaan abang gara-gara perempuan itu,mari kita jaga hubungan kita agar Mia tidak menghancurkan hubungan kita.Ucap Mia menatap mata Edward menggebu-gebu,lain halnya Edward yang terlihat senyum dan santai.


"walaupun awalnya kamu ingin bersamaku karena sosok Mia,abang yakin sedikit demi sedikit kamu akan benar-benar mencintai abang".batin Edward


"terima kasih" ucap Edward


"ko cuma terimakasih,ayo berjanji abang akan jaga hati dari Mia"


"hahahahaha.iya,tenang saja dari dulu abang hanya menganggap Mia adik abang"


"tapi Mia tidak menganggap abang sebagai kakak nya,dia menginginkan abang jadi milik nya"


Edward tersenyum dan menggelèng-gelengkan kepalanya.


"abang ko malah senyum, ih nyebelin"ucap Mega sambil melemparkan satu buah french fries ke arah Edward.


"terus abang harus bagaimana??"Edward makin tertawa


"pokoknya harus jaga jarak sama Mia,terus kalau menghubungi lagi bilang kalau Mega pacar abang"


"hahaha siap dilaksanakan" Ucap Edward.dia bahagia karena kedatangan Mia sebuah keberuntungan buat Edward.

__ADS_1


"ingat mulai hari ini abang milik Mega,jadi awas kalau macam-macam dengan Mia"


hahahahaha apa itu ancaman????


"iya itu ancaman,kalau tidak nurut tahu sendiri akibatnya.pulang yuk bang"


"ayo,ajak Edward langsung menggenggam tangan Mega dan mengembangkan senyum kemudian mencubit sedikit hidung Mega."jangan marah-marah terus,nanti cepet tua"


‐------------


#Kost Mega


terimakasih untuk hari ini,abang pulang dulu ya.Edward mengecup kening Mega sangat lama.


Mega mendorong badan Edward,"jaga jarak dengan Mia".


"iya".ucap Edward sambil tersenyum dan mengecup kembali kening Mega.


"abang pulang dulu,besok jangan lupa.jadwal nemenin abang ke acara nikahan teman.


"apakah Mia akan hadir??"


"pasti" ucap Edward.


"aku akan dandan secantik mungkin" ucap Mega


Edward seperti biasa hanya tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2