Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
TPH 24


__ADS_3

#Joni dan Selfi


"Jadi bagaimana hasil nya??"


" Aku datang terlambat, Mega sudah punya kekasih. seorang TNI AD."


" Syukurlah, Aku harus bilang sama bang iyus. biar ngasih tahu sama Doni agar tidak berharap sama Mega"


" Lagian kenapa sih kamu repot-repot ngenalin Mega?? toh ga dikenalin juga dia bisa dapatkan laki-laki, dia kan cantik"


" Aku hanya merasa bersalah sama dia pernah mengenalkan kamu kepada Mega. Kamu tidak tahu dia selalu menunggu kamu??" teriak Selfi kepada Joni saudara sepupunya.


" Kalau tidak kecelakaan aku pasti pulang dan menemui dia, Ini sudah kehendak Tuhan, berhenti menyalahkanku." Joni tak kalah berteriak.


" Sebaiknya kamu cari calon istri. umur kamu sudah hampir kepala 3. " Ejek Selfi.


"Aku maunya sama Mega"


" Berarti benar ya, TNI itu sama negara saja setia apalagi sama wanita." hiihihihi...Selfi tertawa sendiri.


"Nah itu kamu tahu" timpal Joni


" Ya sudah terserah kamu." Selfi meninggalkan Joni di ruang keluarga.


#kost Mia


Eki mendatangi kost Mia setelah mengantarkan Mega pulang.


Eki penasaran tentang kebenaran kehamilan Riska. Ya karena bagaimanapun Ali adalah sahabat Eki, tidak mungkin sebenarnya sampai menghamili Riska dan tahu cerita nya versi Ali.


Ali hanya selingan saja ketempat Riska dan Eki malah ikut-ikutan sampai kenal dengan Mia juga.


Walaupun tidak sejauh seperti Ali dan Riska. Tapi Eki tahu Mia pun memendam rasa kepada Eki.


" Mia!!!" panggil Eki dari luar.


" Bang sudah datang??? Yuk masuk, aku lagi makan." kata Mia.


" Jadi apakah benar Riska hamil?"


" Sebentar ya makan dulu, nih minum !!!" kata Mia


sambil menyodorkan air mineral kepada Eki. Eki yang memang haus langsung menegak habis air mineral itu.


Mia senyum melihat Eki.


"reaksinya harusnya ga musti hitungan menit" Kata Mia.


" Tidak bisa makan sambil bercerita??"


" Takut keselek, tidak bagus menurut kesehatan"


Eki mengeluarkan keringat dingin dan matanya sangat berat untuk dibuka, tapi dia berusaha seperti biasa.


" Mia melihat jam sudah 5 menit tidak ada reaksi,memang fisik Tentara ga diragukan.padahal aku ngasih obat tidur dosis tinggi " kata Mia

__ADS_1


cara kedua nih..." Bang nih, di lap keringatnya." Kata Mia dan menyodorkan sapu tangan.


Eki menerimanya, Eki serasa mencium aroma menyengat dari sapu tangan yang di berikan Mia. Tapi Eki malah meyakinkan dengan mencium kembali sapu tangan tersebut. Seketika Eki tersungkur pingsan.


" Yes...yes yes....harus dibius ternyata " kata Mia.


" Riska!!!!!! panggil Mia.


Riska segera menghampiri Mia.


" Jadi bagaimana nih??" tanya Mia.


" Cepet buka baju nya, terus baringkan disini "


" Bajunya saja???" tanya Mia.


" Iyalah, sama celananya juga percuma orangnya pingsan . " kata Riska tertawa geli.


" Cepet kamu tidur disebelahnya, peluk Eki!!! eh sebentar selimut nya tutup sampai leher kamu,biar dikira kamu telanjang bulat." kata Riska kepada Mia


kini Riska mengambil beberapa foto yang memperlihatkan Eki bertelanjang dada bersama Mia yang seolah olah sedang tidur bersama.


Mereka tertawa bersama.


" Cepet pakaikan kembali bajunya." Kata Riska.


Kemudian Riska mengambil Hp Eki dan menempelkan jari Eki ke HP nya. ya kunci nya pakai sidik jari.


Kemudian membuka chat terakhir Eki, terpangpang nyata my love.


Mia yang sudah memakaikan baju Eki segera mencatat nomer ponsel Mega di ponselnya.


" Kirim sekarang kata Mia???"


" Tunggu disaat yang tepat" senyum licik Riska.


" Nanti kalau bang eki bangun aku ngomong apa??? " Mia bingung.


" Bilang saja kamu salah ngasih sapu tangan, bilang itu sapu tangan bekas kita praktek di kampus."


" Brilian.Lo emang R.a.t.u. j.a.h.a.t." ucap Mia


Dan membuat Riska dan Mia tertawa geli.


@Pagi di Kampus


Video call dari Lala dan Ria yang ada di Jerman


Hay hay hay.


Mega.Handa.Rani.dan Ismi melambaikan tangan kepada Lala dan Ria.


" Kangeeeennn...." mereka serempak saling berteriak.


kemudian terlihat Lala dan Ria menunjukan suasana di Jerman. menunjukan makanan yang sedang mereka makan.

__ADS_1


" Pengen kesanaaaaaa"...kata Rani.Handa.Mega dan Ismi.membuat Lala dan Ria semakin tertawa kemudian mengarahkan kepada laki-laki bule yang tampan-tampan kemudian mengajak mereka untuk melihat VC kepada Mega dkk.


Terlihat beberapa pria bule melambaikan tangan. Sontak membuat Rani.Handa.Mega dan Ismi berteriak.


" Kalian harus kesiniiiii".teriak lala.


"Udah dulu yaaaaaa..byeee." pamit Lala


Rani mengerucutkan mulutnya.


" kamu kenapa???" kata Handa.


"pak Ahmad setia ga ya???temen-temen barunya pasti cantik-cantik"


" Yang harus Lo waspadai bukan bule-bule itu, tapi Bu Sita. Yang sudah jelas naksir pa Ahmad." Kata Ismi.


" sudahlah Rani kepalang badmood."


" Ini undangan yang mau disebar ???" tanya Mega kepada Handa.


" Eh iya, kalian bantu aku sebar undangan ya" kata Handa.


" Undangan buat Gandi aku yang ngasih ya." Kata Rani senyum penuh arti.


" Okey" kata Handa


Handa pun sudah menyimpan undangan buat Reza. Dia berniat memberikannya sendiri.


Ya Reza temen sekelas mereka,Handa sedikit ada rasa sama Reza.karena Reza selalu bersikap manis sejak mereka kenal.


# Kost Mia


Eki terbangun, dia kaget ternyata hari sudah pagi. Seingat dia semalam dia menghirup sesuatu yang menyengat dari sapu tangan yang diberikan Mia.


" Bang sudah bangun.?? Abang maaf ya, tadi malam Mia salah ngasih sapu tangan.Itu bekas praktek dikampus cara membubuhkan dosis obat bius.Sekali lagi maaf"


" Tidak apa-apa, Abang pulang dulu. Pagi ini harus apel pagi" Ucap Eki setengah kesadarannya belum terkumpul tapi Eki tetap pergi meninggalkan Kost Mia.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like.vote dan komentar ya.😘

__ADS_1


__ADS_2