Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
Episode 69


__ADS_3

#Bandung


"abang....jam berapa dari Bogor??" Mega kaget karena pukul 08.00 Doni sudah berada didepan kosan nya.sedangkan dia sudah siap berangkat ke Kampusnya.


"setelah sholat subuh abang langsung kesini,kamu mau kuliah???"


"iya"


"maaf abang baru sempat kesini lagi...cuti abang berakhir hari ini.Mulai besok abang dinas kembali,mungkin abang akan jarang menemui Mega disini.kalau ada IB ( ijin bermalam) abang pasti sempatkan menemui kamu"


"iya tidak apa-apa"


"abang berharap Mega mau bersabar dengan hubungan kita,abang pastikan pertunangan antara abang dan Elsa tidak akan pernah terjadi"


"kalaupun abang akan bertunangan dengan Elsa.Mega siap mundur"


"jangan katakan itu...bukannya kita sudah sepakat akan berjuang sama-sama."


"walau Mega ga pintar dalam agama,tapi Mega tahu bahwa anak laki-laki itu milik ibunya sebelum ataupun sesudah berumah tangga"


"ini hanya soal waktu,ijinkan abang membuktikan kesungguhan abang,abang hanya minta Mega bersabar."


"semua ibu ingin yang terbaik buat anaknya,ibu abang sudah memilihkan yang terbaik untuk abang."


"yang terbaik untuk abang hanya kamu"


"jangan sampai suatu saat abang menyesal memilih Mega"


"abang tidak akan pernah menyesal,asal Mega mau terus bersama abang bagaimanapun keadaan kita,anggaplah ini ujian dalam hubungan kita.abang tidak pandai merangkai kata,hanya harus Mega tahu,abang serius sama kamu!"


Mega tidak menjawab apa-apa.kemudian Doni memegang bahu Mega.terimakasih sudah mau memakainya...Doni mengelus kepala Mega yang telah tertutup kerudung.


"terimakasih abang telah mengingatkan Mega untuk menutup Aurat"


"kita saling mengingatkan kalau ada salah"


"Mega mau kuliah dulu bang."


"abang kembali ke Bogor,terimakasih" ucap Doni sambil mencium punggung tangan Mega.


---------


#Kampus


bau-bau lagi badmood nih...


iya Is,barusan ada bang doni.


Harusnya bahagia dong,dikunjungi pacar.


"entahlah,aku masih takut.soalnya ibu nya tidak suka sama aku.masa iya dipaksakan."


"seperti yang bang Doni bilang,cinta harus diperjuangkan.kamu pasti bisa"


" biasa nya kamu cepet jatuh cinta,'kenapa sama bang Doni susah."


"karena ibu nya ga suka sama aku"


"lambat laun pasti bisa nerima kamu,inget momy bang Edward awalnya bagaimana"


"sekarang beda Is,aku sudah cape maen-maen terus,tadinya aku pengen serius sama bang Doni.tapi niat baik aku malah ditentang ibu nya."


"yang sabar,siapa tahu ibu nya Bang Doni luluh,kan tidak ada yang tahu kedepannya bagaimana"


"bang Doni sudah mulai dinas kembali,kita bakal jarang ketemu"


"ya tidak apa-apa,berarti sama Elsa juga jadi jarang ketemu."

__ADS_1


"kalau mereka tetap tunangan bagaimana??"


"bukannya bang Doni bilang kalau itu tidak akan terjadi???"


"iya sih,tapi apa mungkin bisa menolak rencana keluarga"


"kamu tunggu saja,acaranya kan setelah 40 hari bapaknya"


Mega menarik nafas panjang, "baiklah"...


"Rani mana???tanya Mega mengalihkan pembicaraan.


"sama Gandi nyari sarapan,katanya belum sarapan"


"bukannya dosen kita pa Ahmad bulan depan kembali??kenapa masih sama Gandi??"


"menikmati detik-detik terakhir kebersaamaan"


"busyet deh"


"Eh Meg, hari ini survei tempat KKN.kamu ikut bareng kelompok kamu servei??


"iya lah,besok aku pulang ke Jakarta"


------------


#Bogor


"dari mana kamu,pagi-pagi sudah hilang"


"Bandung bu"


"ibu minta nomer ponselnya Mega"


"untuk apa bu?,kalau hanya untuk menghina dan menjauhi Doni jangan harap ibu dapat nomer ponselnya"


Doni tampak berpikir sejenak,apa mungkin yang dikatakan ibunya benar


"ibu hanya ingin minta maaf dan menegenal Mega,mumpung kamu ada waktu.sebelum kamu bertunangan dengan Elsa.ijinkan ibu bertemu Mega lagi."


"kalau libur Doni bawa kerumah"


"kamu kapan libur???paling nanti sebulan lagi kalau kamu mau tunangan,mana sekrang kamu kirim ke ibu alamat rumah dan kosannya,juga nomer ponselnya."


"tapi bu....."


"bagaimana ibu bisa kenal dengan dia kalau kamu melarang ibu komunikasai dengan perempuan itu"


"bukan itu maksud Doni bu,Doni hanya takut ibu dan Elsa melakukan sesuatu kepada Mega"


"kamu buruk sangka sekali kepada ibu sendiri"


"baiklah bu,Doni akan kirim nomer ponsel.alat rumah dan alamat kosan Mega.tapi Doni mohon,jangan memarahi dia.karena Doni yang menginginkan dia."


Ibu Doni hanya menarik nafas panjang,tidak menjawab apa-apa.


Doni mau ngepak barang-barang buat besok kemvali kebatalyon bu,nanti Doni kirim nomer ponsel dan alamatnya.


"ibu tunggu,lebih cepat lebih baik"


"iya bu, Donimeninggalkan ibu nya di ruang tamu"


---------------------


#ibu Doni chat Elsa


"ibu sudah minta nomer ponsel dan alamatnya"

__ADS_1


"sudah bang Doni kasih bu??"


"ibu baru minta,katanya nanti dikirim lewat pesan.kalau sudah dikirim ibu langsung kirim ke kamu ya nak"


"oke bu ditunggu,makasih ibu tersayang"


"sama-sama nak" (ibu Doni menutup sambungan telpon nya)


------


tok...tok..tok....


Ros,selamat siang...(tiba-tiba Papih Elsa menemui ibu Doni)


Bahtiar???? ada apa???tumben...


"Ros,saya sudah dengar dari Elsa,bahwa Doni menolak perjodohannya.saya harap kamu tidak ibut-ikutan Elsa memaksakan kemauannya.aku tidak ingin anaku menikah dengan laki-laki yang tidak mencintainya"


"Doni lambat laun akan mencintai Elsa,toh mereka tumbuh bersama.bukan orang yang baru kenal"


"mungkin Doni hanya mengaggap Elsa kakaknya.dari awal aku tidak setuju rencana kamu dan istriku"


"Doni akan setuju,percayalah.kamu mau menyakiti Elsa anak kamu satu-satunya???bagaimana dia akan sangat kecewa kalau kamu mengatakan hal ini kepadaku"


"justru kalau diteruskan Elsa menikah dengan laki-laki yang tidak mencintainya akan menyakiti hati Elsa,kamu apa tidak memikirkan hati anakmu????kamu juga telah menyakiti hati Doni.kamu memaksakan ambisimu,padahal Doni sama sekali tidak menginginkannya.apa kamu tidak memikirkan hati anakmu Ros???"


ibu Doni menundukan kepalanya.


"hentikan rencana kalian menjodohkan Elsa dan Doni,aku sangat menentangnya".


"tapi anakmu Elsa sangat menginginkan perjodohan ini"


"iya benar,dan anakmu Doni tidak menginginkannya. sebaiknya kamu pikirkan lagi rencana kalian.


ibu Doni terdiam seketika.


"aku permisi dulu Ros,tidak perlu memberitahu Elsa dan Mamih nya kalau aku datang kesini."


papih Elsa meninggalkan rumah Doni...dan menyisakan ibu Doni yang diam mematung.


tiba-tiba ponsel ibu Doni berbunyi,tanda pesan masuk.ternyata Doni mengirimkan nomer ponsel Mega dan alamat rumah nya di Jakarta juga alamat kosannya di Bandung.


ibu Doni menutup ponsel nya dan masih berfikir apa yang selanjutnya akan dia lakukan kepada Mega.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


terimakasih yang sudah mampir.memberi like.vote dan komentar...maaf kalau karakternya tidak sesuai yang diinginkan readers...ini hanya imajinasi author saja🤗🤗🤭


__ADS_2