Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
TPH 31


__ADS_3

#Papua.


Doni mencoba menguhubungi Mega kembali.


" kemaren tidak diangkat, Sekarang tidak aktif. Padahal aku sudah turun gunung untuk menghubunginya. Kemana dia??? Mungkinkah dia tidur??? di Bandung jam 12 malam." batin Doni.


Disepertiga malam Doni sholat tahajud.


"Ya Alloh jika ini semua jawaban atas doa ku.lapangkanlah hati hambamu untuk menerima perjodohan hamba dengan Elsa".


"Ya Alloh maaf kan hambamu yang serakah.Engkau telah memberikan apa yang hamba butuhkan. Tapi hamba masih meminta apa yang hamba inginkan."


" Ikhlaskan, khlaskan dia bersama pilihannya."


" Ikhlaskan, ikhlaskan, iklaskan dia(Mega)."


" Aaaaamiiin "


Untaian Doa yang Doni panjatkan di sepertiga malam nya.


#Rumah Sakit


Mega melihat jam sudah jam 1 pagi, matanya sembab, pikirannya kacau, dia butuh teman-temannya.


Mega mengambil ponselnya tapi ternyata habis baterai, Mega menundukan kepalanya. Untuk bernafas saja Mega merasakan kesulitan.


"Mega sayang."


Mega melihat ke arah suara yang memanggilnya.dia melihat seorang ibu paruh baya.


" Mega, ini Mama Eki."


Seketika Mega berdiri dan langsung memeluk Mamah Eki dari saat kejadian dia benar-benar rapuh dan butuh sandaran.


" Maafkan Mega mah, Ini gara-gara Mega. "


Mega langsung terduduk dan bersimpuh di kaki Mamah Eki.


" Sekali lagi maafkan Mega. Mamah boleh menghukum Mega. Mamah boleh marah."


" Berdiri sayang, ini sudah kehendak yang maha kuasa."


" Bang Eki tertabrak truk karena meneyelamatkan Mega, maafkan Mega."


" Eki sudah melakukan hal yang benar, kamu jangan merasa bersalah."


" Kenalin sayang ini Abang nya Eki. Bang Ardi, Papah Eki sudah lama meninggal."


Ardi dan Mega saling jabat tangan.


" Mah, ini barang-barang bang Eki."


Mega menyerahkan pakaian, ponsel juga dompet.


Mamah Eki melihat baju Eki yang penuh darah kering, Beliau memeluk dan mencium pakaian tersebut.


" Mega, Ardi. Mamah mau lihat Eki dulu di dalam."


" Gantian ya Mamah dulu yang ke dalam, Nanti Ardi." Imbuh Ardi.

__ADS_1


" Sudah berapa lama kamu pacaran sama Eki??"


" Kurang lebih 4 bulan"


" Sejak kenal dengan kamu, dia tidak pernah pulang. Rencana nya besok dia mau ngajak kamu menemui kami di Sukabumi."


" Iya kemarin bang Eki bilang mau ngajak aku jalan-jalan jauh"


" Saya harap, kalau Eki sembuh kamu jangan menyakitinya."


" Dia pasti sembuh, saya tidak akan menyakitinya."


" Eki pernah cerita, katanya mantan kamu atasan dia. Dia takut kamu kembali kepada mantan pacar kamu."


" Saya sudah bilang sama bang Eki, ada atau tidak ada bang Eki saya tidak akan kembali kepadanya." Mega menatap tajam Ardi kakaknya Eki.


" Saya pegang ucapan kamu "


Tiba-tiba Mamah Eki keluar dari ruang ICU dengan berurai air mata.


" Kamu lihat lah keadaan adik kamu, ajak dia bicara. Agar dia segera bangun."


Ardi pun bergegas masuk kedalam ruangan.


Mamah Bang Eki terlihat terpukul walau dia berusaha setegar mungkin, bahkan air mata yang di coba ditahan agar tidak lolos dari mata nya akhornya lolos juga.


Mega merasa semakinnl bersalah kepada Mamah nya Bang Eki.


" Sebaiknya Nak Mega pulang dulu, bersihkan badan. Lihat lah darah yang sudah mengering dibaju dan badan kamu. Jangan sampai Eki bangun melihat kamu seperti ini. Istirahatlah sebentar,biar Mamah yang jaga Eki."


" Besok pagi-pagi Mega kesini lagi ya Mah. Titip bang Eki."


Mamah Eki tersenyum dan menganggukan kepalanya.


" Iya pulang lah dulu Nak." Mamah Bang Eki mengelus puncak kepala Mega.


Mega pun kembali ke kost nya


Dia membersihkan diri, dia melihat darah yang sudah mengering di baju nya. Darah Bang Eki demi menyelamatkan hidupnya.


Kemudian Mega mencoba memejamkan mata, dia mengelus bantal bekas Eki tidur kemarin sore


Bahkan bau aroma tubuh Eki masih tercium oleh Mega. Mega mengelus bantal tersebut.


" Maafkan aku...." ucap Mega sambil mengelus bantal bekas tidur Eki.


#Pagi dikampus.


" Guys..." tiba-tiba Rani datang.


" Gandi tadi pagi nelpon Aku, katanya Mega tidak pulang ke kekosan. kamar Kost nya gelap."


" Kemana dia???bukannya dia kemaren bareng Eki." kata Ismi.


" Aku ga tahu, Aku kan sama mas Bram di Polres."


" Kita samperin yuk ke kost nya.Hp nya di hubungi ga aktif. Sumpah aku khawatir tingkat provinsi." kata Rani.


" Jadi kita bolos kuliah?????" kata Ismi

__ADS_1


" Iyaa Ayo " Ajak Rani sambil berlari keluar kelas dan di ikuti Handa juga Ismi.


# Kost Mega


"Mega, kamu didalam???buka pintunya." Teriak Rani.


" Sepatunya ada ko, dia pasti didalam." kata Handa


" Mega buka." Ucap Ismi sambil menggedor pintu kamar Mega.


Mega yang mendengar teriakan teman-temannya langsung terbangun.


Dia ketiduran dan ternyata sudah jam 7 pagi dia buru-buru bangun dan membuka pintu.


" Guys, Aku harus segera kerumah sakit" kata Mega.


Mega langsung berlari meninggalkan teman - temannya.


Rani.Ismi dan Handa ikut mengejar.


" Siapa yang sakit???"


" Bang Eki kecelakaan tadi malam "


" Apa???!!!! Jawab Handa.Ismi.dan Rani kaget dan mengikuti Mega sampai naik angkot dan menuju Rumah Sakit.


# Rumah sakit


Mega datang tergesa-gesa bersama ketiga temannya.


Langkah nya terhenti saat melihat sudah banyak orang-orang berseragam Tentara.


Pasti Mamah Eki sudah memberi kabar tentang kecelakaan ke Batalyon.


Mega juga melihat bang Ali (sahabat Eki, pacarnya Ismi).


Saat Mega sudah sadar, hatinya tersentak.


" Kenapa banyak orang-orang dari tempat dinas bang Eki???"


" Apa yang terjadi dengan Bang Eki???" Batin Mega.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Like. Vote. Komentar.


Bang Eki sembuh ga ya??😭😭


__ADS_2