
2 minggu kemudian
#Bogor
Doni sudah berada dirumah nya untuk acara tahlilan 40 hari meninggalnya almarhum Bapa.
"Don...." Papih Elsa memanggil
"Pih...."
Papih Elsa menepuk bahu Doni....kita harus bicara antar laki-laki
Doni tersenyum dan mengikuti Papih Doni.
Doni dan Papih Elsa sudah berada di teras samping rumah Doni.disana cukup sepi untuk mereka ngobrol berdua
"ada apa Pih??"
"Papih tahu kamu tidak mau dijodohkan dengan Elsa anak Papih"
"Maafkan Doni Pih...dari dulu Doni hanya mengganggap Elsa sebagai kakak Doni.tapi kenapa Ibu dan Mamih Elsa malah ingin menjodohkan kami"
"iya Papih paham,Papih mendukung keputusan kamu menolak Elsa.karena bagaimanapun perasaan tidak bisa dipaksakan"
"Tapi Elsa masih belum bisa menerima keputusan Doni.mungkin setelah acara 40 hari bapa hari ini,besok Elsa akan meminta Ibu untuk mengadakan pertunangan kami"
"kamu cobalah bicara kembali dengan Elsa"
"Doni sudah berkali-kali bicara dengan Elsa Pih,tapi Elsa tidak bisa di ajak bicara.dia tetap ingin bertunangan dengan Doni"
"di coba lagi,memang kamu mau sampai kapan menghindari Elsa"
"iya Pih,nanti Doni akan coba bicara lagi dengan Elsa.
Papih Doni menepuk bahu Doni.."terimakasih"
----------
pukul 21 00 acara tahlilan 40 hari almarhum bapa sudah selesai dilaksanakan.
seluruh tamu dan keluarga satu persatu sudah meninggalkan kediaman Doni.termasuk orang tua Elsa.
"Don...aku mau bicara" panggil Elsa.
"bicaralah..."
"kapan acara tunangan kita??"
"maaf aku tetap menolak pertunangan kita..."
"aku tetap memaksa...."
"sudah aku bilang kalau aku mencintai orang lain"
"gara-gara perempuan itu kan kamu menolak aku??
"ada ataupun tidak ada Mega dikehidupanku,aku tetap menganggapmu kakak ku,tidak lebih"
"kenapa kamu tidak mencoba mencintaiku sebagai wanita buka seorang kakak?"
"tidak bisa Elsa,tolong kamu bolak balik posisi kita.bagaimana kalau kamu di posisi aku,kamu mencintai laki-laki lain sedangkan aku memaksamu mencintaiku dan menerima perjodohan kita.tolong pikirkan.
"aku tidak ingin memikirkannya,karena aku tidak berada di posisi itu"
"jadi bagaimana aku harus bicara dengan kamu,agar kamu mengerti dan menerima kenyataan bahwa aku tidak mencintai kamu,tidak ingin melanjutkan perjodohan kita"
"tidak perlu bicara apa-apa lagi,karena aku akan membuatmu menerima perjodohan kita" ucap Elsa sambil meninggalkan Doni.
Doni hanya berdecak kesal,kenapa Elsa menjadi seperti itu.
"Don...." ibu Doni menyentuh bahu Doni.
"bu....maafkan Doni"
__ADS_1
"ibu yang harusnya minta maaf,karena waktu kamu di Papua dulu menerima tawaran Mamih Elsa untuk menjodohkan kalian"
"Doni tidak bisa memenuhi keinginan Ibu,....usia dia lebih tua 5 tahun dari Doni bu,sifatnya pun keras.mana mungkin bisa diajak rumah tangga sama Doni."
"iya...Ibu juga jadi heran,kenapa Elsa begitu.Tapi mungkin Elsa begitu saking menginginkanmu Nak"
Doni tidak menjawab ucapan ibu nya.
"maafkan Ibu,telah membuatmu disituasi yang sangat rumit."
"untuk Doni ini tidak rumit Bu.....Doni dan Mega saling mencintai.kami hanya menunggu persetujuan ibu saja."
"Ibu menerima apapun keputusanmu,tapi jangan sakiti Elsa"
Doni menarik nafas panjang atas ucapan ibu nya.
Doni harus kembali ke batalyon Bu.
"ini sudah malam,apa tidak sebaiknya besok saja??"
"besok jam 09.00 pagi Doni piket"
"terserah kamu,hati-hati.maafkan Ibu".
Doni bergegas kembali ke Batalyon,berada di rumah membuat mood nya rusak.
-------------
kediaman Elsa.
"Mamih...Papih??"
Elsa memperlihatkan wajah muram durja saat melihat orang tua ada dirumahnya.
"kamu sudah bicara dengan Doni??"
"sudah Mih,tapi Doni tetap menolak"
"sudah Papih bilang kamu jangan memaksakan keinginanmu"
"Papih tidak mengatakan apa-apa..."
"kalau Papih yang bicara pasti Donibmemndengarkan Papih...tolong Papih paksa Doni menerima perjodohan ini.dan tentukan tanggal pernikahan kami"
"Kalau Doni datang ke rumah denga sukarela,dan melamar kamu.Papih akan langsung menikahkan kalian.kalau dengan paksaan,Papih menolak keras.Harga diri Papih mau di simpan dimana?"
"Mih....ngomong lagi sama ibu Doni"
"Mamih sudah bicara dengan Ibu Doni,walaupun Ibu Doni setuji tapi Doni nya tidak mau Mamih juga bingung Elsa..."
"sekarang Mamih ada dipihak Papih??"
"ucapan Papih memang ada benarnya,mungkin ini terlalu buru-buru.bagaimana kalau kamu dekati dulu Doni"
"aaarrrgggghhhh...Mamih keterlaluan!!!!!!kemarin begitu sekarang begini"
Elsa meninggalkan Mamih dan Papih nya masuk kedalam kamar.
"apa kita tidak terlalu kejam sama anak kita??"
"kita akan lebih kejam jika memaksa anak orang lain mengikuti keinginan anak kita"
"apa Elsa akan baik-baik saja??"
Papih Elsa hanya mengangkat bahu nya
"kita pulang Mih...biarkan Elsa sendiri" ajak Papih Elsa beranjak meninggalkan rumah Elsa.
dikamar Elsa melempar kan tas nya dan duduk ditepi ranjang nya.
"aku harus menemui Menemui perempuan itu,dan meminta dia menjauhi Doni.kalau perempuan itu memutuskan hubungannya dengan Doni.Doni pasti mau sama aku...ya ya ya....Aku harus cari waktu dan menemui perempuan itu.ini cara terakhirku mendapatkan Doni.aku harus membuat perempuan itu mundur dengan sukarela.Elsa menggerutu di dalam hati dan mengangguk angukan kepalanya.
-----------------------
__ADS_1
2 Minggu kemudian perpisahan KKN
siang itu acara perpisahan mahasiswa KKN berlangsung dengan isak tangis ibu-ibu PKk dan ibu-'ibu senam erobic.bagaimana tidak,semenjak ada mahasiswa KKN setiap hari sabtu minggu balai desa selalu ramai dengan acara senam dan lomba masak ibu-ibu walau hanya 1 bulan..kegiatan Mahasiswa di desa tersebut benar-benar berkesan di hati masyarakat.
banyak ibu-ibu yang memberikan oleh-oleh sayuran dan buah-buahan yang mereka tanam di kebun mereka.yaaa Pangalengan kan daerah yang subur.rata-rata mata pencaharian di desa tersebut adalah petani sayur juga stroberry.
"ibu-ibu semuanya jangan lupa ya nanti malam acara puncak perpisahan dari kami....kita dangdutan!!!!!!" 'ucap Gandi sebagai ketua KKN setelah menyampaikan perpisahan.
"horeeeee"....prok prok prok....riuh tepuk tangan ibu-ibu dan masyarakat lainnya menyambut renacana acara nanti malam dengan antusias."
Masyarakat pun bergotong royong membuat panggung seadanya.artisnya pun sukarela yang ada di Desa dan mahasiswa-mahasiswa yang biasa karoke dikamar mandi.
"Mega" Edward memegang bahu Mega.
"heey..."
"besok pulang ke kota??"
"iya bang"
"Abang antar mau??"
"tidak usah Bang,aku pulang sama Gandi"
"hemmmm ya udah tidak apa-apa.Desa akan sepi tidak ada kamu"
"aahahaha tidak ada mahasiswa KKn kali bang"
"ya...sebenarnya yang sepi hati abang"
Mega hanya tersenyum
"Kamu serius sama pacar kamu??"
"iya....."
"Abang turut bahagia,tadinya abang akan rebut kamu.tapi sepertinya sudah tidak ada kesempatan untuk Abang,selama disini kamu selalu menghindari Abang"
"maaf ya bang...Mega doakan yang terbaik untuk abang"
"kita saling doakan" Edward tersenyum ka arah Mega
"nanti malan jangan lupa ya Bang nyumbang lagu,aku yang joged" Mega mengalihkan pembicaraan.
"ahaha abang ga bisa nyanyi,bagaimana kalau kamu yang nyanyi abang yang joged"
"boleh bang,siapkan saweran yang banyak buat Mega"
"hahahha siap".
"yang hijau.biru.merah.....tidak menerima saweran abu-abu"
"hahahahahaha siap" Edward tertawa lepas.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
jangan lupa like.vote dan komentarπ€ππππππ
i love you all semua readers kuπ