Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
TPH 37


__ADS_3

#Chat Grup Rempong


beberapa panggilan video call dari Lala terabaikan oleh grup rempong,Lala mulai obrolan chat grup


Lala : gengs....lagi pada ngapain di Indonesia.?kenapa sepiiiii.


Ria : kita coba Vc dari kemarin ga ada yang angkat..


Handa : kemarin bang Eki meninggal kecelakaan.


Lala dan Ria :innalillahiwainnailaihi rojiun...Mega bagaimana???😭😭😭😭


Handa : dia baik-baik saja.


Lala : Mega...Ismi..Rani....keluar dong.


Handa : Mega ponsel nya di kost nya ketinggalan...dia masih di jakarta.


Lala : terus yang lain mana??? kangen nih.


Ismi : sama kangen....gengs aku habis putus sama bang Ali


Handa : kirain kalian baikan...bukannya Riska ga hamil?


Ismi : sekali penghianat tetap penghianat...


Lala : ga nyesel???hubungan udah lama loh...


Ismi : kagaaaaakkk...yang ada dia yang nyesel kehilangan aku...hahaha


*Rani : aku juga sama pa Ahmad udah di ujung jalan.kemaren bu Sita bilang pa Ahmad sudah sama dia....


Lala : ah perasaan pa Ahmad sama bu sita ga pernah sama-sama...bu Sita kan pembimbing kita...Pa ahmad lagi kuliah...beda jalur lah...


Rani : tapi pa Ahmad jarang ngehubungi*


*Lala : mungkin punya alasan...jangan dengerin bu Sita...pa Ahmad ke bu Sita cuek sih kalau yang kita lihat..


Ria : iya pa Ahmad cuek-cuek aza...bu Sita nya aza yang kebelet sama pa Ahmad..


Handa : nah dengerin tuh*...


*Ismi : no comment


Rani : aku juga mikirnya begitu...terus pas bu Sita nelpon ko aku biasa saja ya....


Handa : kalau pa Ahmad yang nelpon dan mutusin kamu pasti luar biasa...


Rani : ih jangan dong


Ismi : hahahahah...


Lala : aaamiiin*..


*Rani : eh Ismi kamu tertawa biar ada temen jomblo yah...seneng banget kalau aku putus..eh Lala kamu juga......aaamiiin apa???


Lala : iya aamiiin jangan di putusin...wkwkwkw..duh jadi kangen kalian...semoga gengs cepet-cepet bahagia...masalah segera pergi...kebahagian segera datang...


Ismi : aaamiin*


Rani : aamiin


Handa : aamiin


Ria : aamiin


#Jakarta


dilapang Basket kampus lama Mega.


mereka bermain basket two on two.


Dimana Mega bareng Santi menjadi satu tim. Resti bareng Selfi.


Keringat mereka sudah bercucuran, mereka bermain hampir 2 jam tanpa menghitung point yang mereka dapatkan.


Tawa mereka pecah karena permainan tanpa aturan, niat mereka hanya membuat Mega melupakan kejadian yang baru menimpanya.


Tiba-tiba permainan terhenti karena Joni sudah berdiΕ•i di pinggir lapang.


" Kamu kasih tahu dia aku di sini??" Tanya Mega kepada Selfi.


Selfi mengangkat Bahu nya. jawaban antara iya atau tidak.


" Minum dulu yuk dikantin" ajak Santi.


" Sekalian makan, Aku lapar." Kata Resti.


" Yuk.." Ajak Selfi sambil berjalan meninggalka lapang basket membiatkan Mega dan Joni.


kini tinggal Mega dan Joni di lapang basket.


" Mega, Abang perlu bicara."

__ADS_1


" Di kantin yuk bareng mereka, Aku haus " ajak Mega melengos meninggalkan Bang Jon.


Joni mengajak Mega duduk di meja yang berbeda dengan teman-temannya.


" Abang turut belasungkawa atas meninggalnya mantan pacar kamu."


" Namanya Eki, dia tidak pernah menjadi mantan pacar Mega."


" Aduh salah ngomong. " gerutu hati Joni.


" Oh iya maksud Abang, Abang turut belasungkawa atas meninggalnya pacar Mega."


" Terima kasih"


"Abang selalu mencintai kamu. Abang harap Mega mau mempertimbangkannya."


" Bang Eki baru meninggal kemarin.tanah kuburannya saja belum kering, begitupun luka kehilangan dihati Mega."


" Abang akan mengobati luka kamu"


"Mega bisa obati sendiri"


" Mega..." Joni mencoba memegang tangan Mega. Tapi Mega menarik tangannya sehingga Joni tidak bisa menyentuh tangan Mega.


" Mega lihat Mata abang..."


Mega melihat mata Joni dengan datar.


" Abang pernah bilang, kalau takdir akan mempertemukan kita kembali. mungkin sekarang lah kesempatan untuk abang" Joni menatap mata Mega penuh harap.


Mega terus menatap mata Joni.kemudian menarik nafas.


" Maaf bang"


" Kenapa?? beri Abang kesempatan untuk membuktikan setiap ucapan abang dulu." Joni menatap Mega dengan wajah memelas


" Kenapa kamu masih tidak bisa menerima kehadiran Abang????"


" Karena Abang selalu datang di saat yang tidak tepat. Abang paham maksud Mega??"


" Baiklah, semoga nanti kita di pertemukaan disaat yang tepat. Dimana kamu mau membuka kembali hatimu untuk Abang."


Mega tersenyum kepada Joni.


" Terima kasih untuk pengertian Abang."


Joni membalas senyuman Mega.senyuman Mega serasa Air yang menyirami gurun pasir terasa sejuk untuk jiwa Joni yang haus akan cinta


"semakin dipaksa semakin menolak..." ucap Joni dalam hati dan menarik napas panjang. lalu membuang nya kasar.


" Abang kenapa??." Tanya Mega.


Joni menjawab pertanyaan Mega dengan tersenyum kepada Mega.


Mega pun tersenyum sambil menyeruput habis minumannya.


Selfi.Resti dan Santi memperhatikan kedua nya penuh tanda tanya.


" menurut kalian mereka baikan???" Tanya Resti


" Semoga saja." Kata Santi.


" kita doakan yang terbaik buat Mega. Sekarang kondisi terapuh dia." imbuh Selfi


" Tapi dia pribadi yang kuat, dia tidak akan bersedih lama-lama." Kata Resti.


" Bukan kuat, dia hanya pandai menyembunyikan kekecewaannya,kekesalannya juga kesedihannya." kata Selfi.


" Jadi kapan kamu ke Bandung lagi??? Tanya Joni kepada Mega.


" Besok Bang."


" Abang antar kamu ke Bandung ya??? sekarang kan Eki sudah tidak ada,takutnya laki-laki yang malam itu mau nyulik kamu datang lagi.."


" Namanya Gilang, itu hanya salah paham. Kalau mau nganterin ya nganterin saja, tidak usah nyari alasan." Imbuh Mega.


" Baiklah, jam berapa besok Abang jemput??"


" sore saja, percuma berangkat pagi juga ga bisa ikut kuliah."


" Besok pulang dinas Abang langsung jemput kamu ya."


" oke..." Mega mengacungkan jempolnya.


" Bang, tolong fotoin kita berempat ya??? " Ucap Mega kemudian Mega mendekati Selfi.Resti.dan Santi.


" Kita berfoto dulu yuk.." ucap Mega sambil merangkul teman-temannya.


" Bang ayo foto yang banyak" teriak Mega


" Pake ponsel siapa???" Tanya Joni.


" Ponsel Abang lah, ponsel Mega ketinggalan di Bandung."

__ADS_1


" Ko bisa ketinggalan...?" tanya Selfi


" Iya waktu itu panik, Bang Eki kecelakaan."


" Sudah jangan dilanjutkan." kata Resti takut mengingatkan Mega kepada Eki.


" Ayo berfose " kata Santi.


Mereka pun berganti-ganti gaya. Joni mengambil beberapa foto Mega dan teman-teman.


" Guys., besok aku ke Bandung lagi. doakan aku ya..." kata Mega kepada teman-temannya sambil berpelukan.


" Selalu, kita selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu Mega " ucapan ketiga sahabat Mega.


" Abang anterin kamu pulang ya??.kata Joni.


"oke..." kata Mega....


" Aku pamit ya, terimakasih untuk hati ini"


" Iya Hati- hati ya, anterin Mega ke rumahnya. jangan di bawa ke mana mana " ucap Selfi kepada Joni.


Iya" jawab Joni tersenyum saat Mega sudah masuk kedalam mobilnya.


" bye semuanya..." Mega sudah duduk di dalam mobil Joni dan melambaikan tangan kepada ketiga sahabatnya saat mobil tersebut melaju.


" Aku berharap Mega balik lagi sama Bang Jon " ucap Resti.


" Harapan yang sama " ucap Santi.


" Semoga mereka berjodoh " ucap Selfi kemudian.


" Aaaamiiiin" jawab Resti dan Santi serempak.


‐--------------


didalam mobil Joni


" Abang nanti kirimin foto - foto tadi ya."


" Siap.......!!!!masih nomer ponsel pemberian abang kan??"


" Iya..hehe nanti aku buka blokirnya ya." kata Mega sambil tertawa.


Joni yang melihat Mega tertawa sangat bahagia.


" Maaf ya bang,dulu sengaja di blokir."


Joni menyunggingkan senyum bahagia karena Mega masih menggunakan nomer ponsel area Aceh pemberiannya walau pun kontak nya di blokir.


Dia pantas mendapatkan perlakuan seperti itu setelah apa yang dia perbuat kepada Mega.


‐---‐-----------------


setelah sampai rumah Mega.


" Sampai ketemu besok, abang jemput jam 16.00 ya.."


"siap"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


like.vote.dan komentar ya.....

__ADS_1


Bagaimana kelanjutan kisah Mega san Joni besok...heuheuuu


__ADS_2