Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
TPH 39


__ADS_3

"jangan"......Mega langsung menepis gitar yang diberikan Irwan kepada Bang Jon


Joni langsung tertawa.


" kenapa????"


"jangan nyanyi apa-apa, telingaku sakit kalau denger abang nyanyi"....kata Mega.


"hahahaha...baiklah Abang tidak nyanyi."


Padahal sebenarnya suara Bang Jon sangat bagus, dan Mega sangat suka ketika Bang Jon menyanyikan lagu cinta untuknya.


Tiba-tiba Rani datang.


" Megaaaaaa." Rani langsung memeluk Mega.


" Hey maaf yaaaa jadi ngerepotin." Kata Mega.


" Enggalah, nih kunci kamar kamu. dompet dan ponsel kamu ada di dalam kamar"


" Terima kasih Ran "


" Eeehh sama siapa nih???" Tanya Rani pura-pura tidak kenal Joni.


" Namanya Joni Andrean " kata Mega


" iya aku tahu".


" Kalian balikan lagi????" bisik Rani


"engga ih..."


" bang makasih ya sudah nganterin Mega"


"sama-sama, kalau Abang libur boleh main kesini???"


" boleh asal jangan sering-sering saja"


"siap"...Ucap Joni.


yang mulai mengenal karakter Mega, Joni mengikuti alur nya Mega.


" abang pulang ya."


" ok..." Mega melambaikan tangannya.


" Jangan jutek - jutek sama Bang Jon, tar jatuh cinta lagi sama dia baru tahu rasa"


" Jangan nyumpahin begitu dong Ran"


" Bukan nyumpahin, jarak antara Benci dan cinta itu dekat. Apalagi tadi nya kalian saling mencintai.


" Ya sudah lah, jangan di bahas lagi"


------


Mega mulai masuk kamar ditemani Rani.kemudian mencharger ponsel nya.


"kamu jadian sama Gandi???"


"enggalah, aku setia sama dosen kita.pak Ahmad .."


"syukurlah, Jangan tergoda...."


"tidak akan, sekali pak Ahmad tetap pak Ahmad.hidup pak Ahmad..." kata Rani sambil mengacungkan tangannya.


" tapi godaan Gandi godaan yang sangat menggiurkan kan kan kan kan???" goda Mega kepada Rani.


" sssttt...sudah jangan dibahas. kamu baik-baik saja kan.?????"


" Tentu saja aku baik-baik saja. Air mata tidak akan mengembalikan bang Eki." ucap Mega sambil tersenyum.


"Aku suka kamu kuat." kata Rani sambil memeluk Mega.


"sampai ketemu besok dikampus ya. aku pulang dulu." Kata Rani.


" oke." Kata Mega.


"Hey jodoh, ayo anterin lagi aku pulang." Ucap Rani kepada Gandi.


"ayo kita kemon jodoh..."ucap Gandi sambil memegang tangan Rani dan di lingkarkan pada lengannya.

__ADS_1


Otomatis Reza dan Irwan yang melihat pasangan dadakan ini tertawa.


Kalau Mega malah ingin muntah.


kini Mega sudah sendiri didalam kamar nya, dia duduk dan menyentuh bantal bekas Eki tidur.


kemudian memeluk dan mencium nya.


Mega lelah Bang. Lelah menghadapi orang-orang dan berpura-pura baik-baik saja tanpamu.


Hati Mega sakit bang.bahkan sangat sakit harus kehilangan kamu.


Jangan menangis jangan menangis. Mega langsung berdiri menguatkan hatinya kemudian menyalakan ponsel yang sudah terisi baterai.


terdengar ponsel Mega terus berbunyi tanda ratusan pesan masuk karena beberapa hari ini ponselnya mati.


Mega mulai membuka pesan dari paling atas.


semua ucapan belasungkawa, Mega tidak ingin membukanya dia terus melihat pesan ke bawah.


Betapa kagetnya Mega melihat ada beberapa pesan dari nomer Eki.


"apa mamah Eki yang kirim pesan." Kata Mega


perlahan Mega membuka isi pesan dari Eki.


Dia melihat tanggal dan jam ternyata 2 jam sebelum Eki meninggal mengirimkan pesan, Ya itu saat Mega pulang dulu ke kosan nya. Mega memegang dadanya, tangannya yang memegang ponsel bahkan sampai bergetar hebat..


Detak jantung Mega bahkan berdetak lebih cepat.


isi chat dari Eki


bang Eki : yank dimana??abang sudah bangun.


bang Eki : yank...kata mamah kamu ga lama.


bang Eki : yank ko ga aktif nomernya.


bang Eki : yank cepat ke rumah sakit...abang tunggu


bang Eki : yank ...


bang Eki : yank...


bang Eki : yank cepat kesini..abang ingin bertemu dulu sama kamu yank.


bang Eki : yank seandainya kematian memisahkan kita...berjanjilah tidak menyalahkan diri kamu sendiri.


bang Eki : i love you


bang Eki : i love you..


bang Eki : i love you more😘


Mega meremas ponsel nya...air mata nya lolos..dia merasakan dada nya sakit teramat sakit.


i love you too


i love you too


i love you too....ucap Mega berurai air mata.


aaaaahhkkkk abang...bahkan kau takan mendengar ucapan cintaku.aku juga mencintaimu bang, sangat mencintai kamu.


Mega mencoba memejamkan matanya, mencoba menghentikan air mata yang terus lolos dari mata nya..hingga dia tertidur.


Mega bermimpi...


"bang.....bang Eki..." dalam mimpi Mega merasa berhadapan dengan Eki dengan jarak yang agak jauh.


" bang Eki..."


" bang Eki tunggu Mega.


Mega mendekati Eki.tapi Eki semakin menjauh.


"bang jangan tinggalin Mega."


Mega mencoba lagi mendekat, tapi Eki makin menjauh.


Mega mencoba lagi mengejar Eki.tapi Eki semakin mundur jauh...

__ADS_1


" baaang...." Mega mengejar Eki...tiba-tiba Mega merasa seseorang menarik tangannya dan menggenggam kuat jemari tangan Mega.


" siapa kamu???" tanya Mega yang hanya bisa melihat jemari tangan orang yang menggenggamnya.


"dia akan menjagamu" ucap Eki kepada Mega.


"aku ingin abang yang menjagaku..."


Eki menghilang dari pandangan Mega...


" abaaaaaaang....!!!!!!"


tiba-tiba Mega terbangun dari tidurnya, Mega melihat jendela ternyata sudah pagi.


#Kampus


" Mega belum datang???" Tanya Rani


" memang dia sudah di Bandung ???" tanya Ismi


iya tadi malam datang.


" syukurlah, sebentar lagi aku nikah. aku cuti kuliah seminggu ya. Nanti titip kerjain tugas aku." Ucap Handa..


" wani piro???" Tanya Rani.


"yaelah sama teman saja itungan"


" eh itu Mega " ucap Ismi.


" haaaayyyy." Ucap Mega.


merekapun berpelukan.


" mata kamu sembab. habis nangis???" Tanya Ismi.


" aku kurang tidur." Mega berbohong.


" baru tadi malam Mega bilang..bahwa air mata takan mengembalikan bang Eki...jadi ga mungkin lah Mega nangis."


" apa kabar gengs???" Tanya Mega.


" Ismi sama bang Ali udah putus."


" mending pikir-pikir lagi. Takutnya menyesal seperti aku sama bang Eki. masa kamu kalah sama Riska."


" udah ga sreg..."ucap Ismi.


" terus Rani sama Gandi utuh apa-apaan...bilang jodoh-jodohan." Kata Mega.


"bercanda dia. Rani tetep sama Pak Ahmad, kemaren hanya ada sedikit salah paham. Bu Sita hampir-hampir kaya Mia lah. cuma ga sekejam Mia."


"jangan mau kalah Ran. pertahankan apa yang sudah menjadi milik kamu.."


"oh iya dooong...hidup pak Ahmad" ucap Rani.


" eh....tadi malam ko bisa kamu diantar bang Joni." kata Rani.


" haaaaaaaaahhhhh.....???" Handa dan Ismi kaget.


" kalau bang Joni minta baikan kamu mau???"


" ga mau lah...."


" kalau ga mau lebih baik jangan kasih harapan, Itu saran ya..." ucap Handa.


Mega sejenak diam. memikirkan sikapnya terhadap Joni.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa like.vote.and komentar ya....makasih


__ADS_2