
terima...terima...terima....
"j.a.n.g.a.n. d.i.a.m.b.i.l " Rani berbisik ditelinga Mega.
terima kasih ucap Mega sambil tersenyum dan menerima bunga dari Gilang.
suara riuh tepuk tangan pengunjung cafe semakin menjadi saat melihat Mega menerima bunga dari Gilang.
yes...ucap Gilang sambil tersenyum.kemudian Gilang menyanyikan kembali lagu nya nya dan menuntun Mega naik panggung.
"oh my god Mega" ucap Rani sambil menepok jidatnya.
kamu kenapa sih???biarkan saja..ucap Ismi
lihatlah dibelakang..ucap Rani
Mega dan Handa membulatkan matanya saat melihat Edward dan Mia.
"apa mereka sudah ada disana dari tadi???tanya Handa
"iyaaaaaa,dari tadi bang Edward ada disana"
Handa,ismi dan Rani dibuat bingung Mega.
"penyakit nih Mega selalu terbawa suasana.melihat Mega dipanggung bersama Gilang sambil berpegangan tangan,Mega mengembangkan senyumannya mendengarkan Gilang yang terus bernyanyi untuk Mega."
"setelah lagu selesai Gilang mencium tangan Mega."
"terima kasih" ucap Gilang
Mega hanya tersenyum,pengunjung memberikan tepuk tangan,tapi ada satu orang yang memberikan tepuk tangan sambil berdiri,siapa lagi kalau bukan Edward.Mega yang melihat Edward langsung tersenyum ke arah Edward dan melambailkan tangannya.
"serius gue pengen nampol sama si Mega...ucap Rani saat melihat tingkah laku Mega saat melihat Edward".
Gilang masih memegang tangan Mega dan mengantarkan ke tempat duduk nya.
terima kasih ucap Gilang setelah Mega duduk
"sama-sama,ucap Mega sambil mencium bunga mawar pemberian Gilang."
"kamu suka??"
iya aku suka,terimakasih.
"boleh aku duduk disini?tanya Gilang.
"hadeuh udah deh jangan berkelanjutan,ingat status kalian.M.A.N.T.A.N ucap Rani
hahahaha iya bener.ini tempat duduk sudah pas untuk 4 orang ucap Ismi.
"kamu pergilah" usir Handa
"jangan karena Mega mau nerima bunga dari kamu kamu pikir dia mau balikan sama kamu.ucap Rani
Mega tertawa mendengar ucapan Rani.
"Lang maaf ya,sebaiknya kamu kembali ketempat duduk kamu ya,terimakasih lagu dan bunga nya,aku suka.
"Gilang tersenyum,Gilang mengerti Mega menerima bunga dan mau diajak naik panggung karena tidak ingin membuat dirinya malu dihadapan semua pengunjung cafe"
Gilang pun meninggalkan Mega dan Teman-temannya.
"kamu tahu bang Edward ada dari tadi??"
"tahu pas aku dipanggung"
"jangan sampai bang Edward salah paham" ucap Ismi
"ga bakalan,ini itung-itung balasan buat bang Edward yang selalu romantis sama Mia,aku harus berterima kasih banyak kepada Gilang".ucap Mega sambil terkekeh tertawa.
tiba-tiba Mia menghampiri Mega dan teman-temannya.tangannya memegang erat lengan Edward.
"kami permisi duluan ya" ucap Mia
Mega.Ismi.Handa.dan Rani tidak melirik sedikitpun ke arah Mia.mereka lebih memilih makan dan mengacuhkan Mia.Mia yang merasa diacuh kan sangat jengkel.
"Edward hanya tersenyum melihat adegan Mia dan Mega"
ayo bang,ajak Mia semakin mengeratkan pelukannya ke lengan Edward.
"ih sumpah gue pengen nampar sama Mia..ucap Rani
"sabar " ucap Mega terkekeh.
"pulang yuk" ajak Handa.
saat Ismi akan membayar makanan mereka ternyata tagihan nya sudah dibayar oleh Edward.
"guys kita makan gratis di traktir bang Edward"
"duuuh nyesel ga pesan banyak" ucap Rani
__ADS_1
"kalau tahu ada yang traktir aku juga pesen double tadi" ucap Handa
Mega hanya tertawa.
---------kost Mega
"aku tidak mampir ya Meg,takut bertemu Reza.ucap Handa.
"dikelas kalian bertemu setiap hari,ayo cepat mampir"
"mas Bram takut marah kalau tahu aku main dikosan kamu,salah satu larangan mas Bram nongkrong dikosan kamu"
hahahhaa serius??tanya Ismi
"iya gengs...ya sudah aku pulang dulu ya..
Ismi dan Rani memilih bermain dulu dikosan Mega sebelum pulang ke rumah.
"hay jodoooh" ucap Gandi yang melihat kedatangan Rani.
"jangan mulai deh" ucap Mega melirik Rani
"ingat pa Ahmad" ucap Ismi
Rani tersenyum dan melambaikan tangan yang memegang bunga mawar dari Gilang ke arah Gandi.yaaaa bunga dari Gilang di bawa oleh Rani,karena Mega berniat membuangnya di luar cafe.
"hey jodoh tunggu,apakah bunga itu buat aku?" ucap Gandi.
"kamu mau??"
"apapun tentang mu,aku mau.ucap Gandi"
Rani memberikan bunga mawar itu,hati tergelitik ingin tertawa.tapi dia menahannya.
Ismi dan Mega pun menahan tawa mereka.bisa-bisanya adegan romantis antara Rani dan Gandi diselipi bunga Mawar Mega pemberian Gilang.
"terimakasih Ran" Ucap Gandi sambil mencium bunga mawarnya.
---------
Mega.Ismi dan Rani tertawa dan ngobrol tanpa mereka sadari sampai hampir jam 19.00.
tiba-tiba Edward datang
"say"
"bang Edward??"
"eh lupa,bentar ya aku siap-siap dulu"
guys,bang Edward sudah jemput aku.kalian mau nginep??
"aku pulang deh minta diantar Gandi" ucap Rani
"hemmmm maunya,kesempatan dalam kesempitan".ucap Ismi.
-------------
#didalam Perjalanan dalam mobil
"cieeeee yang dinyanyikan lagu romantis,dan dapat bunga mawar"
"apaan sih,cemburu??"
"sedikit"
"hahahahahaha makasih ya"
jadi Gilang mantan kamu???
"iya,ga lama ko.sebelum sama bang Eki sama Gilang dulu".
"sebelum Gilang masih ada??"
"ada bang Joni"
"dasar play girl" ucap Edward mencubit hidung Mega sedikit sambil tersenyum
"yang penting tidak pernah di apa-apain"
"peluk cium pernah kan???"
"pernah" Mega tersenyum
"ya di apa-apain dong"
"maksud aku yang ada bekasnya bang"
"apa yang ada bekasnya?"
"itu"
__ADS_1
"apa?"
"😏 Mega pasang muka jutek"
"yang ada bekasnya nanti sama abang yah"
"iiih enak saja"
"kalau sudah menikah tidak boleh menolak"
Mega tersenyum kepada Edward.Eh abang ngapain bareng Mia kemarin???
"abang harus bersikap baik sama dia.kalau abang langsung menjauh,dia akan menjadi benalu antara hubungan kita.kamu mengerti???"
"tapi tidak perlu peluk dan cium juga"
"kan abang sudah bilang,abang anggap dia adik.dari dulu memang sudah kebiasaan dia seperti itu,kamu cemburu??"
"sedikit"
"hahahaha" Edward tertawa lepas mendapat jawaban dan muka jutek Mega.
-----------
sesampai di restaurant milik momy Edward
Edward menggenggam tangan Mega untuk masuk bersama.
"bang"
"momy yang minta bertemu"
"Mega takut"
"tidak akan terjadi apa-apa"
---‐----------
"mom" Edward mencium tangan momy nya.
kemudian Mega mengikuti mencium tangan momy Edward.
"yuk duduk " ucap momy Edward,dari wajahnya tidak terlihat seperti pertemuan pertama di cafe
"nak Mega mau makan apa?kamu boleh memilih semua makanan yang kamu mau"
"terima kasih tante,samakan saja sama bang Edward"
"momy mau minta maaf atas kejadian kemarin,maafkan momy ya?" momy Edward mengusap punggung tangan Mega.
"iya tante sama"
"kamu harus bisa menerima Mia diantara kalian,Edward tidak mungkin langsung menjauhi Mia.percaya sama momy,Mia sudah seperti adik untuk Edward,kalian juga lama-lama bisa berteman"
"Mega tersenyum getir,tidak bisa membayangkan Mia mau tidak mau harus berada diantara dia dan Edward.dan yang paling menyedihkan menganggapnya teman atau saudara,itu sangat mustahil.Mega menarik nafas panjang"
Edward yang melihat ekspresi Mega tersenyum.
"kalau libur maen ke rumah Momy ya"
"iya mom"
makanan pun datang dan mereka makan bersama.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
jamgan lupa like dan vote ya...terimakasi😘
__ADS_1