Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
Episode 52


__ADS_3

#Rani dan Gandi


makasih ya sudah mau mengantarkan Rani pulang.ucap Rani sama Gandi


"Rani sama pa Ahmad masih pacaran??


"masih,Rani nunggu beliau pulang dari Jerman"


"baiklah jodoh" aku pulang dulu.


Tumben dia lesu,ucap Rani dalam hati.sudah lah..pa Ahmad pa Ahmad pa Ahmad.Rani menggerutu dan tersenyum sendiri


#Ismi dan Reza


"makasih ya Za,maaf merepotkan" ucap Ismi yang diantar pulang dari kosan Mega oleh Reza.


"iya sama-sama,aku boleh nanya??"


"apa?"


"kamu jarang diantar atau dijemput oleh pacar kamu yang Tentara"


"oh bang Ali?aku sudah putus"


Reza tersenyum yang menyisakan tanda tanya di hati Ismi.


Apakah Handa menghindari aku??tanya Reza.


"Ismi mengangkat bahu dan alis mata nya"


"baiklah aku pulang dulu" Reza pamit.


#Edward dan Mega


@didalam mobil menuju kosan Mega


"momy baik yah"


"iya dong,anaknya juga ga kalah baik"


"haha iya iya bang Edward paling baik"


"kamu suka?"


"apa?"


"bunga mawar"


"masih mau bahas Gilang??" kirain abang sudah mengabaikannya.


"jangan seperti itu sama laki-laki lain,apalagi dia mantan kamu".


"ahahahaha tumben"


"abang serius,abang ga suka saat dia mencium tangan mu,abang tidak membatasi kamu.kamu boleh berteman dengan siapa saja,tapi jangan seperti itu,paham maksud abang."


"aku juga tidak suka abang dipeluk dan di cium Mia,sekalipun abang anggap dia adik.karena dia bukan adik abang.paham maksud Mega??"


"hahaha kamu memang pintar kalau masalah adu argumen."


"tiap ketemu peluk cium,apa-apaan tuh"


"tidak ada bekas nya say,percayalah"


"iya"😏


"hahahaha,cemburu??"


"iya aku cemburu" teriak Mega.


"awwwwww ....kamu teriak kencang amat,Edward mengusap telinganya".


"langsung pulang apa mau mampir ke mana??" tanya Edward sambil mengusap puncak kepala Mega


"pulang saja,aku cape"


"kapan pulang ke Jakarta??"


nanti sebelum ujian semester ada masa tenang"


"abang antar ya,abang ingin bertemu camer"


"hehehe..oke" ga bisa marah sama bang edward,heran.bantin Mega


"besok abang libur,abang jemput kita jalan-jalan"


"aku kuliah"


"hemmm yakin ga mau bolos, jalan - jalan say"


"ahahaha baiklah"


-----------sampai di kosan Mega


sampai ketemu besok sayangku.ucap Edward sambil memeluk Mega dan mencium puncak kepalanya.Mega mengeratkan pelukannya.


"terimakasih sudah memberi rasa nyaman" ucap Mega.

__ADS_1


"abang sudah dewasa,jadi abang akan berusaha lebih mengerti kamu diusia kamu" ucap Edward


memang usia abang berapa??


"29"


abang tahu usia kamu 21.abang tahu tanggal lahirmu.abang juga mengikuti semua akun sosial media kamu,sedikit-sedikit abang menyelidik tentang kamu.Edward melepas pelukannya.


"abang kira aku penjahat sampai diselidik?"


"abang serius sama kamu,abang ingin tahu banyak tentang kamu,kamu kuliah berapa semester lagi??"


"3"


"selesai kuliah siap-siap kita nikah"


"nikah kantor seperti Handa dan Bram??"


"iya,abang mau kamu jadi bhayangkari abang"


Mega tersenyum,Mega sangat bahagia karena Edward memperlakukannya sangat baik,ibunya Edward juga menerima Mega.


"apa tidak terlalu cepat,abang memilih Mega?"


"masih ada waktu untuk kita saling mengenal lebih jauh,abang tunggu sampai kamu lulus kuliah"


"Mega bahagia" ucap Mega sambil memeluk Edward


"tapi kalau tingkah laku kamu masih seperti kemarin kepada Gilang,abang tidak segan mempercepat lamaran abang dan menikahi kamu.


"aku belum siap kalau menikah sekarang" ucap Mega melepaskan pelukannya.


"hahaha iya abang tunggu sampai kamu selesai kuliah"


"makasih bang,abang memang paling pengertian"


"sama-sama sayangku,abang pulang dulu.besok abang jemput" Edward sekilas mencium kembali kening Mega.


Mega mencoba tidur dan memejamkan matanya,Mega sangat bahagia dengan perlakuan Edward kepadanya.


"bang edward memang terbaik,hidup bhayangkari".ucap Mega sambil tersenyum sendiri.


-------------


#Kampus


Mega menceritakan kembali kepada teman-temannya semua yang diucapkan Edward juga pertemuan dengan ibunya.


"cieee jadi serius nih ceritanya sama bang Edward" ucap Rani.


"kedepannya kamu harus jaga sikap" ucap Handa


"siap"


"kemaren tuh kalakuan kamu di cafe sumpah aku pengen nampol" ucap Rani.


"hehehe iya iya maaf"


"kalian benar,ternyata aku orang paling beruntung."


"baik-baiklah sama bang Edward" ucal Handa.


"hati-hati sama Mia" ucap Ismi tiba-tiba


"akh kamu merusak suasana".ucap Mega


------------------


#Edward calling


abang dikosan,kamu dimana??


"dikampus bang"


"jadi ga jalan-jalan??"


"jadi,jemput di kampus"


-------


guys,aku bolos kuliah ya.mau jalan-jalan sama bang Edward.


"hati-hati,jangan aneh-aneh kalau sama dia.jaga sikap.ucap Handa"


Mega mengacungkan jempolnya.


----------


Mega sudah masuk kedalam mobil Edward


kita mau kemana??


ke rumah Mia


"what???aku ga mau"


"ayolah,abang serius sama kamu"

__ADS_1


"pokoknya aku tidak mau ketemu dia kecuali kebetulan"


"mau ya?"


"tidak"


"mau"


"tidak"


"mau"


"tidak mau" Mega membulatkan matanya menatap Edward.


Edward meraih tengkuk Mega dan mencium keningnya "maafkan abang"


Edward menjalankan mobilnya,tidak ada yang keluar dari mulut Mega.


"maafkan abang,jadi maunya kita kemana??"


"terserah abang yang penting bukan ke rumah Mia"


Tiba-tiba ponsel Edward bunyi berkali-kali menandakan beberapa pesan masuk,tidak lama suara panggilan telepon berdering cukup lama dan berkali-kali.


"kenapa tidak dijawab??"


"ga lihat abang lagi apa??".


"kepinggir dulu,siapa tahu penting"


tapi Edward tetap mengemudikan mobilnya.


terdengar kembali beberapa pesan masuk.


"berisik ih,sepertinya penting" ucap Mega


"tolong kamu lihat siapa yang kirim pesan" Edward menyodorkan ponselnya.


Mega membuka ponsel Edward tidak terkunci,Mega langsung bisa melihat 3x panggilan dari Mia.dan ada 10 pesan masuk


Mega menarik nafas panjang dan membuangnya kasar.


"siapa?"


"sepertinya tanpa aku jawab abang tahu siapa"


"Mia?"


"iya siapa lagi,dia minta ditemanin kesalon,belanja dan makan siang"


"balas lah sesuka hatimu" Edward tersenyum ke arah Mega.


"benarkah??"


terlihat Mega mengetik pada ponsel Edward.dia berniat membalasnya.tapi dia urungkan,Mega berpikir dia harus hati-hati dalam menghadapi Mia


"ga usah di balas deh"


"kenapa??"


"ga mood"


Edward mengelus kepala Mega.Edward tahu tidak akan mudah membuat Mega dan Mia berdamai.


----------


ngapain kita kesini??tanya Mega saat Edward mengajaknya ke toko perhiasan.


Edward hanya tersenyum.


"ada yang bisa saya bantu pa" tanya salah satu pegawai perhiasan


"carikan sepasang cincin buat kami.model terbaru"


"abang mau belikan aku cincin??"


"iya sebagai tanda kalau abang serius sama kamu"


Mega tersenyum dan menutup mulutnya dengan kedua tanganya.Hari itu merupakan hari yang bahagia untuk Mega.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2