Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
Episode 57


__ADS_3

Mega tidak menyangka begitu bangun Doni sudah berada dirumahnya..jam berapa dia berangkat dari Bogor.tanya Mega dalam hati.


Mega mandi dulu mah,bilang sama bang Doni tunggu sebentar.


"jangan lama-lama,masa yang mau ngantar nunggu lama"


"10 menit mah"


-------------


#Perjalanan


"bang"


"iya" Doni sekilas melirik ke arah Mega dan kembali konsentrasi mengemudikan mobilnya.


"maaf merepotkan"


"sama sekali tidak merepotkan" ucap Doni sambil tersenyum ke arah Mega.


Mega membalas senyuman Doni,Mega bingung entah harus dari mana menceritakan siapa yang akan dia jenguk sekarang.


jadi siapa yang sakit??tanya Doni kepada Mega


Jlebbbbbbb...ternyata pertanyaan itu terlontar juga dari mulut Doni.


"ma-....ma- mah....ucap Mega terbata"


"mamah ?" Doni mengulang ucapan Mega


"iya, mamah nya almarhum bang Eki" ucap Mega sambil menarik nafas dan membuangnya kasar.


mendengar kata almarhum pikiran Doni melayang saat Iyus dulu menyebutkan bahwa Mega sudah mempunyai pacar Tentara dan meninggal akibat kecelakaan.


Doni melirik kembali ke arah Mega,terlihat raut wajah sedih di wajah Mega.


"nanti tunjukan arah Rumah sakitnya ya,abang kurang kenal wilayah Sukabumi.


"iya" ucap Mega tanpa melihat ke arah Doni.


-------------


#Mia dan Riska


"jadi bang Edward mau pindah keyakinan??apa karena perempuan itu????tanya Riska kepada Mia yang tidak percaya


"iya gue benci sama si Mega,kenapa dia selalu mendapatkan apa yang aku inginkan"


"tapi momy pasti tidak setuju'"


"momy malah bilang terserah bang Edward."


"selama berbulan-bulan setelah putus sama Mega katanya bang Edward banyak berdiam diri"


memang kalau bang Edward sudah mualaf yakin si Mega mau sama bang Edward???


"entahlah,pokonya aku benci sama Mega.benci sebenci benci nya."


"kamu lihat update terakhir bamg Edward?"


"iya aku lihat Riska,dia mengunggah fotonya bareng si Mega..aaakkkkhhhhh bahkan bang Edward tidak pernah membalas pesanku,tidak pernah menerima telponku.tidak pernah menemaniku makan atau jalan-jalan.aku tidak pernah bisa menemuinya."


"mungkin bang Edward menghindari kamu Mia"


"iya dan itu gara-gara Mega.sebelum dia dekat dengan bang Edward hubungan kami baik-baik saja walau dia hanya menganggap ku adiknya."


Riska mengelus punggung Mia yang meluapkan emosinya.


-------------


#Sukabumi


Rumah sakit


Mega berjalan mendahului Doni.Mega segera berlari keruangan dimana mamah Eki dirawat.Mega melihat Ardi sedang duduk.


"bang Ardi,mamah mana??"


"didalam" ucap Ardi sambil melihat ke arah Doni.Mega masuk kedalam ruangan dan Doni memilih menunggu dengan Ardi


tidak ada yang keluar dari mulut Ardi dan Doni.mereka terdiam.


"mah....mamah" panggil Mega sambil memegang tangan dan mencium tangan mamah Eki


mamah Eki membuka matanya dan melihat ke arah Mega.


air mata sangat deras keluar dari pelupuk mata mamah Eki.


"kamu datang nak??"

__ADS_1


"iya mah,maafkan Mega datang disaat mamah seperti ini"


Mega menundukan kepalanya dan menyimpan tangan mamah Eki dikening nya.


Mamah Eki melepaskan genggaman Mega dan mengelus kepala Mega.


"mamah berharap kamu datang bersama Eki"


"mamaaaaaah" ucap Mega sambil menangis


"jangan menangis nak,maafkan mamah"


"Mega yang minta maaf,karena telah merenggut bang Eki dari mamah...sekali lagi maafkan Mega." Mega sesegukan


"mamah sedang rapuh,semakin lama mamah bukan melupakannya,tapi semakin mengingat anak mamah"


"mamah harus kuat,mamah harus sembuh.kalau bang Eki lihat mamah seperti ini bang Eki akan sedih mah"


Mega memeluk mamah Eki dan menyimpan kapalanya disamping lengan mamah Eki..


"bang Eki sayang sama mamah,dia selalu ada di hati kita mah.jadi jangan mencoba melupakannya karena itu akan terasa sangat sakit."


"terimakasih karena telah hadir dikehidupan kami,mamah Eki mengelus kepala Mega"


"Mega jiga terima kasih karena mamah melahirkan laki-laki hebat seperti bang Eki"


---------


"maaf kamu siapa Mega??" tanya Ardi kepada Doni memecah keheningan diantara mereka.


teman bang


oooh...


keheningan kembali terjadi diantara mereka


Ardi membuka ponselnya dan menghubungi Edward


#Chat


Ardi : kamu sudah putus dengan Mega??


Edward : iya beberapa bulan yang lalu


Ardi : kenapa??


Ardi : mungkin belum jodoh,aku turut prihatin


Edward : thank bro


Ardi menyimpan ponselnya kembali dan melirik ke arah Doni.


"saya mau melihat kedalam" tiba-tiba Doni beranjak dan masuk keruangan


Doni melihat Mega menangis dan memeluk seorang ibu paruh baya


"assalamualaikum" ucapan salam Doni mengagetkan Mega dan mamah Eki.


"waalaikum salam,siapa??" tanya mamah Eki


Doni mendekat dan tersenyum ke arah Mamah Eki.Doni menatap lekat mamah Eki.Doni melihat air mata yang terus mengalir dari sudut mata mamah Eki.


dengan reflek Doni mendekat dan mengusap air mata mamah Eki.


"jangan menangis bu" ucap Doni


siapa kamu nak???dulu mamah menangis saat papah Eki meninggal,Eki mengusap air mata mamah dan mengucapkan kata yang sama dengan mu....


"jangan menangis" ucap mamah Eki mengulang kata-kata tersebut.


Doni tersenyum ke arah mamah Eki.


"ini bang Doni mah teman Mega"


"berteman yang baik dengan Mega ya,dia anak yang baik ucap mamah Eki.


Doni tersenyum dan menganggukan kepalanya.


"mah,Mega tidak bisa lama-lama diSukabumi.besok Mega harus ke Bandung lagi.setelah Mega selesai kuliah,Mega janji akan sering mengunjungi mamah.


"mamah Eki tersenyum san menganggukan kepalanya,...hati-hati dijalan ya nak".


Mega mau ke makam bang Eki dulu mah.


"iya" ucap mamah Eki.


mereka pun pamit kepada mamah Eki dan bang Ardi.


----------

__ADS_1


# perjalanan


bang tolong antar Mega ke makam almarhum bang Eki..ucap Mega


Doni tersenyum dan menganggukan kepalanya.


--------------


sesampai dipemakaman umum Mega tidak langsung keluar dari mobil Doni.


"kenapa??"


"ini kedua kalinya aku menginjakan kaki dipemakaman ini"


"yuk abang temani ucap Doni menganjak Mega turun.


Doni membelikan bunga untuk ditabur dikuburan Eki sebelum masuk ketempat pemakaman umum tersebut.


Mega menaburkan bunga diseruruh kuburan Eki.air matanya mengalir deras tanpa bisa dikendalikan


"abang,ini Mega...maaf baru bisa kesini"


lidah Mega kelu,dia tidak bisa bicara apa-apa dihadapan kuburan Eki,dia hanya mampu bersimpuh tertunduk dan menangis


Doni yang melihat merasa prihatin,Doni menepuk pundak Mega sebagai tanda penguatan


Mega melirik ke arah Doni,air matanya terus bercucuran di ingatannya kembali saat-saat bersama Eki dan saat-saat dia harus kehilangan Eki.


air mata nya terus berurai,Mega seperti hilang arah.


aaaaaarhhhhhggggg abannnnggggg. kenapaaaa seperti ini...tiba-tiba Mega berteriak dan memeluk kuburan Eki.


"aku lemah tanpamu" ucap Mega.


kenapa seperti ini...Mega meremas tanah kuburan Eki.


"kanapa meninggalkan ku dengan cara seperti ini" Mega menangis sesegukan...padahal dia hampir melupakan kejadian bersama Eki,tapi saat berada dikuburan Eki dia merasa dunia nya runtuh kembali.


"abang....abang maafkan Mega" ucap Mega semakin lemah.


Doni yang melihat Mega merasa iba,dia membantu Mega untuk bangun.


"jangan menangis diatas kuburan,itu tidak baik.air matamu memberatkan almarhum ucap Doni


Mega dengan segera bangun dan menghapus air matanya.


"maafkan Mega,Mega melanggar perintahmu. ucap Mega sambil mengusap air mata yang terus membasahi pipinya.


"hari sudah mulai gelap.mari kita pulang."ajak Doni.


tapi Mega tidak bergeming dari tempatnya,dia tetap bersimpuh disamping kuburan Eki


kalau kamu mau kesini lagi abang bisa antar kapanpun kamu mau.


Mega menengadahkan kepalanya melihat ke arah Doni.


Doni tersenyum dan menganggukan kepalanya.


Mega berdiri,dan saat akan beranjak dari kuburan Eki,Doni menggenggam tangan Mega.


"Mega tersentak saat tangan nya digenggam Doni"


Genggaman tangan ini beda dengan genggaman tangan bang Edward.


Genggaman ini sama seperti dalam mimpi aku..ucap Mega sambil berjalan meninggalkan kuburan Eki...Mega berjalan sambil melihat genggaman tangan Doni.dan melihat kembali ke arah kuburan Eki yang semakin jauh dari pandangannya..


aakkkhhhhhh Mega memegang dada nya yang sesak


.


.


.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa like.vote dan komentar....i love you all


.

__ADS_1


__ADS_2