Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
TPH 32


__ADS_3

#Riska dan Mia


" Menurut Elo, Apa dia mati??? " Tanya Mia kepada Riska


" Mana gue tahu "


" Kalau dia mati, Percuma dong gue ga bisa dapetin dia."


" Semoga si Eki baik-baik saja"


" Tumben doa Elo bagus." Imbuh Mia.


" Kalau gue do'ain dia mati tidak apa-apa???"


" Ya jangan lah, usaha gue sia-sia dong."


# Papua


Doni masih mencoba menghubungi nomer ponsel Mega. Yang menjawab masih operator.


"nomer yang anda tuju sedang tidak aktif"


"Nomor Mega tidak bisa dihubungi Bang." Keluh Doni kepasa Iyus.


" Mungkin dia sudah ganti nomer"


" Besok Doni akan coba menghubungi nya lagi"


" Terserah kamu lah Don, Abang sudah ngasih tau kamu kalau dia sudah punya pacar."


" Maju terus pantang Mundur" seru Doni


Iyus menggeleng gelengkan kepalanya.


" Apa kabar Elsa ??? " tanya Iyus kepada Doni.


Doni mengangkat bahu nya. " Selalu ada disetiap untaian do'a Doni Bang."


" Alloh akan mengabulkan setiap do'a." imbuh Iyus


" Aaamiiin "


#Kembali ke Rumah sakit


" Ada apa Mah???kenapa banyak orang??kenapa Bang Eki???" Tanya Mega menatap Mamah Eki.


" Sayang...." belum selesai ucapan Mamah Eki


" Ga boleh, Bang Eki ga boleh pergi. Bahkan dia bilang mau ngajak Mega jalan-jalan." Teriak Mega.


" Sayang sabar, mereka hanya menjenguk bang Eki mu."


" Bohong" kata Mega sambil berlari menuju ruang ICU meninggalkan ketiga temannya Ismi.Handa dan Rani.


Bayangan Mega. Bang Eki sudah tertutup kain putih, bahkan sudah berada dikamar jenazah, Jantung nya berdebar sangat kencang saat masuk ruang ICU.


Mega membuka ruang ICU, dan ternyata Eki masih terbaring masih seperti saat dia meninggalkannya.


" Abaaaaang" Bisik Mega sambil mendekati Eki.

__ADS_1


" Bang bangun, kalau Abang tidak bangun Mega terus melanggar perintah Abang, mata ini sungguh sangat kurang ajar terus menangis setiap melihatmu."


" Abang bangun, kalau Abang tidak bangun, Mega akan kembali kepada Joni. Abang dengar????!!!!"


" Mega akan kembali kepada Joni."


" Mulai besok Mega tidak akan datang lagi kesini."


" Sayang, Kamu lagi ngancam Abang??" tiba-tiba terdengar samar-samar Eki bicara.


Mega begitu terkejut,karena Eki sudah sadar.Mega ingin sekali memeluk Eki, tapi dia takut menyakitinya.


" Abang sudah sadar???"


" Tentu saja, mana mungkin Abang diam saja saat wanita Abang mengancam Abang."


" Kalau tahu begini aku ancam dari kemarin..."


" Apa kamu menangis Yank????


" Tidak, aku tidak melanggar perintahmu."


" Benarkah??? Tapi kamu terlihat jelek Yank, pasti kamu habis nangis."


" Apa ini sakit.???Mega menunjuk kening Eki."


" Lebih sakit saat kamu mengancam abang tadi Yank."


" Mega serius Bang "


" Engga" jawab Eki.


" I love you "


" I love you too." Jawab Eki sangat senang karena Mega berinisiatif mengucapkan kata tersebut lebih dulu.


" Cepat sembuh. Abang punya hutang ngajak jalan-jalan."


" Iya Abang akan ajak kamu ke Sukabumi, tapi kamu jangan nangis terus."


" Aku panggil Mamah dan Kakak Aamu ya?? mereka ada di luar, teman-teman kamu juga dari batalyon sudah berkumpul."


" Abang sudah bertemu dengan mereka.."


" Jadi Abang sudah sadar dari tadi???"


" Iya "


" Yank, kalau Abang ga ada. Kamu boleh kembali pada Joni."


" Jangan bicarakan dia, merusak suasana."


" Dia mencintai kamu Yank. sama seperti Abang sangat mencintai kamu"


" Jangan bicarakan dia"


" Dia bisa menjaga kamu"


" Aku bisa jaga diri sendiri" jawab Mega sambil melihat Eki yang terlihat berkeringat dan seperti merasakan sakit.

__ADS_1


" Bang, mana yang sakit ???"


" Abang mau tidur "


Mega melihat keringat bercucuran di wajah Eki.


Mega mengelap keringat Eki tapi betapa terkejutnya Mega saat menyentuh kening Eki suhu badannya terasa sangat panas.


" Bang....Abang...!!!" Panggil Mega.


Eki tidak merespon panggilan Mega.


Mega sangat panik, jantung nya kembali berdebar sangat kencang. Untuk mencet tombol panggil dokter saja Mega mengeluarkan seluruh tenaga nya.


Mega melihat kini Eki sudah menggigil.


" Abang jangan bercanda terus."


" Mega takut."


" Bang bangun"


" Abaaaang." Mega sampai berteriak.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Like.komentar dan vote ya....Makasih dukungannya..


__ADS_2