Tentara Penakluk Hati

Tentara Penakluk Hati
Episode 58


__ADS_3

#perjalanan Sukabumi menuju Jakarta


Didalam mobil Mega terdiam,Doni pun mendiamkannya tidak berani bicara dan tidak bertanya apa-apa.setelah beberapa menit perjalanan Mega tertidur,Doni yang melirik Mega telah tertidur tersenyum dan menyibakan rambut yang menghalangi wajah Mega.


"aku akan mengganti setiap air matamu dengan kebahagian" gumam Doni dalam hati.


"setengah perjalanan Mega terbangun dan melihat jalanan telah gelap


"bang...."


"iya"


"Mega lapar"


Doni tersenyum..."mau makan apa???"


"terserah abang" jawab Mega tanpa melihat Doni.


-----


#chat grup Rempong


Ismi : cieee yang ketemu camer...apa kabar???


Rani : nungguin kabar dari tadi pe malam belum ada kabar🤪


Handa : 🤭tumben ya belum ada laporan


Lala : kemana si tersangka????


Ria : 😂pertemuan ke 2 langsung dibawa ketemu camer...amazing!!!!!


Mega tersenyum melihat ponsel nya....Doni melihat Mega yang tersenyum ikut tersenyum.


Mega : aku otw pulang Jakarta,habis dari sukabumi.nengok mamah Eki


Rani : ga jadi ke Bogor dan ketemu camer????


Mega : engga


Ismi ; kenapa mamah Eki???apa kamu bertemu mas Ardi???


Mega : sakit...iya bertemu lah,bang Ardi satu-satunya anak mamah Eki sekarang.hubungan kamu sama bang Ardi baik-baik saja kan Is?


Ismi : entahlah.....LDR ternyata sulit


Lala : Rani bisa tuh...Jerman-Indonesia🤪🤪🤪🤪


Rani : 💃💃💃💃💃💃🥳🥳🥳🥳🥳🥳


Mega : kalau kamu ada jodoh sama mas Ardi paling kamu di bawa ke Sukabumi


Ismi : dia ikut ke Bandung lah🤪.kamu kapan ke Bandung????


Mega : besok...titip absen jam pertama.aku ikut mata kuliah kedua🤭


Rani : wani piro??


Mega : wani bilang pa Ahmad kalau kamu suka Gandi💃💃💃


Rani : 🤪🤪🤪🤪🤪


----------------


makan disini mau ya??? tanya Doni berhenti disebuah tempat makan..


"Iya" ucap Mega sambil menyimpan ponsel nya.


--------


mereka makan tanpa bicara apa-apa sampai makan selesai tidak ada kata yang terucap dari mulut mereka.Doni tidak berani menanyakan apa-apa yang ada dipikirannya karena memang dia merasa tidak punya hak apa-apa bertanya kepada Mega.


"mau langsung pulang??? tanya Doni.


"iya"

__ADS_1


mereka pun masuk kedalam mobil


"besok jadi ke Bogor??"


"maaf bang besok Mega ke Bandung lagi,kuliah"


"Abang antar kamu ke Bandung.ke Bogor masih bisa lain kali."


ucap Doni sambil tersenyum dan memasangkan seat belt Mega.Mega melirik ke arah Doni.


"terima kasih bang"


Doni hanya tersenyum, dia melihat mata Mega sembab karena banyak menangis,"Mega pasti mencintai laki-laki itu" gumam hati Doni.


"besok jam berapa ke Bandung??"


jam 07.00 .ucap Mega tanpa melihat ke arah Doni.


Doni melirik kembali ke Mega dan tersenyum.Mega menatap lurus kedepan.


-----------


#Bandung (Edward)


disebuah Mesjid Edward baru saja mengucapkan dua kalimat syahadat.yang menandakan bahwa malam ini Edward telah menjadi mualaf.Edward ditemani seluruh keluarganya termasuk keluarga Riska dan Keluarga Mia yang masih tidak menyangka atas keputusan terbesar hidup Edward.


momy Edward menangis dan memeluk Edward yang telah memilih jalan hidup nya sendiri.


"momy hargai keputusan mu nak" ucap momy Edward sambil menangis


"terimakasih mom" ucap Edward


sejak malam ini Edward ingin menjadi muslim dan bukan karena Mega,tapi dia ingin ketenangan dalam hati nya.karena semenjak tahu bahwa Mega seorang muslim,Edward tertarik dengan agama Mega.tatkala saat itu perbedaan memisahkan mereka,dan tekad Mega yang tidak ingin memberi kesempatan kepada Edward menyisakan rasa sakit diseluruh jiwa dan raganya.Suara adzan yang selalu berkumandang disetiap waktu sholat selalu menjadi kekuatan Edward. sejak saat itu dia memutuskan untuk belajar berwudhu,sholat dan menjadi mualaf.


Mia cemberut dan memikirkan apakah dia harus jadi mualaf juga.kalau seandainya syarat mendapatkan Edward dia harus pindah keyakinan.Mia bertekad akan mengikuti agama Edward sekarang.


sedangkan Riska sudah jauh hari menjadi mualaf saat dia memutuskan menikah dengan Ali.iya Ali yang telah dia rebut dari Ismi sahabat Mega.Pernikahan yang dipaksakan Riska kepada Ali ternyata tidak membuat Riska bahagia,karena Ali tidak seperti yang dia inginkan,bahkan kadang Riska merasa dia tidak pernah dianggap ada oleh Ali.sempat terbersit untuk meminta cerai kepada Ali,tapi prosedur perceraian dengan Anggota TNI AD tidak semudah warga sipil lainnya.jadi Riska memilih bersabar menghadapi Ali,karena memang dari awal Ali tidak pernah menginginkannya.


----------


Doni menghentikan mobil tepat di depan rumah Mega.Mega tertidur di dalam mobil.Doni ingin sekali menggendongnya dan tidak membangunkan Mega.tapi niatnya di urungkan.Doni menunggu beberapa menit sambil melihat wajah Mega yang terlelap tidur.


satu menit,dua menit,sepuluh menit berlalu tapi Mega tidak bangun juga.Doni mengelus puncak kepala Mega agar bangun.


"Mega.....Mega bangun sudah sampai"


"bang Edward " ucap Mega saat merasakan tangan yang mengelus puncak kepalanya.


Doni tersentak saat mulut Mega memanggil nama laki-laki lain. "siapa lagi??" batin Doni. Doni yakin kuburan di Sukabumi jelas Eki Rahardi...kenapa sekarang jadi Edward.pikiran Doni melayang kemana-mana.


"eh sudah sampai ya" Mega tiba-tiba bangun.


"iya" ucap Doni sambil tersenyum.


"mampir dulu ya"


"sudah malam"


Mega melihat jam tangannya memang sudah pukul 22.40


"terima kasih untuk hari ini" Mega tersenyum kepada Doni.


"sama-sama,abang besok antar kamu ke Bandung"


"oke" ucap Mega dan keluar dari mobil Doni.


Doni meninggalkan Mega.Mega pun melambaikan tangannya sampai doni hilang dari pandangan dia.


------------


#Doni calling Iyus


Iyus : ada apa Don???


Doni : bang tolong tanya Selfi.siapa Edward?

__ADS_1


Iyus : mantan pacar Mega,katanya putus karena beda keyakinan.


Doni : setelah yang meninggal apa sebelum bang??


Iyus : setelah yang meninggal..memang kenapa???


Doni : hanya ingin tahu saja bang.makasih ya bang


Iyus : terus kamu sudah bertemu dengan Mega???


Doni : sudah bang.


Iyus : Elsa bagaimana??.


Doni : belum aku temui bang,ah bingung bang.


Iyus : kalau kamu mau sama Mega,setidaknya kasih kejelasan kepada Elsa.inget umur Elsa sekarang 28 tahun.


Doni : iya bang,makasih sarannya.


(Doni menutup sambungan telponnya)


Doni menyimpan ponselnya.kemudian mencoba memejamkan matanya.wajah Mega yang rapuh saat di kuburan Eki terbayang bayang dipikiran Doni.hatinya merasa iba dan merasa harus membahagiakan Mega.beribu ragu di hatinya hilang saat melihat sorot mata Mega yang penuh kesedihan.


" aku akan membahagiakanmu" guman Doni.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


makasih yang udah like.vote dan komentar...yang belum ditunggu ya...i love you all

__ADS_1


__ADS_2