
"Sekolah kadang kala bukan hanya tempat untuk menimba ilmu, namun sekolah terkadang bisa menjadi suatu tempat kita mendapatkan kasih sayang yang tak terduga dari orang baru" ~Dini Aprillia~
Hari ini adalah hari pertama kami untuk masuk kelas 12 di SMAN 4 PADALARANG. Kelas tingkat akhir bagi anak SMA, Tingkat akhir yang sangat di tunggu-tunggu, dengan berbagai sifat yang akan kembali dipertemukan dan dengan berbagai keinginan yang ingin dicapai.
Kami yang awal mulanya tidak mengenal dan tidak tau akhirnya dipertemukan serta disatukan dalam sebuah ikatan bernama persahabatan. Dan inilah profil serta awal mula cerita salah satu dari kami dimulai.
~
Andini Aprilia
Hai, perkenalkan sebelumnya namaku Andini Aprilia. Anak pertama dari tiga bersaudara. Aku dan adik-adikku salah satu anak yang bisa dibilang kurang beruntung dalam hal kasih sayang orang tua, Mamah dan Papahku bukanlah sosok teladan dalam menjalin suatu hubungan rumah tangga.
Mereka lebih mementingkan ego mereka dibandingkan perkembangan kami, sungguh miris disaat orang tua diluar sana menginginkan anak untuk mereka sayang dan kasihi, kami yang sudah ada dan hadir untuk kedua orang tua kami malah diabaikan dan diacuhkan. Pemicu sebab mereka bersikap seperti itu tak lain dan tak bukan adalah kebohongan dan perselingkuhan.
Satu-satunya jalan untuk mereka menyelesaikan setiap masalahnya adalah dengan bertengkar, saling memaki satu sama lain yang tak jarang kekerasan fisik dilakukan oleh mereka. Keluarga ku bukan keluarga dari kalangan tidak mampu, tapi berkecukupan materi juga percuma karena pada kenyataannya kebahagiaan tak kami dapatkan.
Kehidupan sekolahku juga biasa saja tidak ada yang special, aku yang mempunyai hobby membaca buku terutama buku novel bukan juga seorang cupu ataupun nerd disekolah. Aku hanya tidak ingin terlihat menonjol di sekolah hingga kusetting diriku untuk terlihat dingin dan cuek. Ya setting, karena sebenarnya dulu aku adalah orang yang ceria dan peduli kepada teman sebelum pengkhianatan yang dilakukan temanku dulu dan keadaan keluargaku yang hancur berantakan seperti sekarang.
Namun ternyata aku malah menjadi list salah satu siswi yang banyak diincar untuk dijadikan seorang kekasih oleh para siswa. Mungkin alasan mereka mau pacaran denganku karena aku ini siswi yang bersifat sangat dingin dan cuek hingga membuat mereka penasaran akan jati diriku yang sebenarnya bukan karena cinta yang tulus ataupun murni.
Kalau kalian pikir hidupku selalu bahagia dan dikelilingi oleh orang yang mengikrarkan ikatan murni dan sejati bernama persahabatan seperti anak SMA pada umumnya jawabannya adalah Big NO. Aku menganggap semua yang bernama ikatan murni dan sejati itu bohong belaka sama seperti hubungan pertemananku dulu dengan Dia yang sekarang kembali satu kelas lagi bersamaku dikelas dua belas ini dan hubungan suami istri antara kedua orang tuaku, yang awalnya mungkin manis namun lama kelamaan akan terasa hambar dan membosankan hingga nantinya tergantikan oleh yang baru.
Hidupku terlalu membosankan selama ini hanya berkutat dengan belajar di sekolah dan pulang ke rumah. Tidak ada masa persahabatan apalagi masa pacaran yang menurutku membuang-buang waktu. Sebenarnya sifat ku ini Rumit untuk dijelaskan, aku dulunya adalah orang yang sangat ceria, ramah, mudah bergaul, dan tentunya selalu tersenyum dan tertawa menganggap semuanya tulus dan kebahagiaan. Tapi, saat Dia yang aku anggap teman menikungku dari belakang, merebut orang yang aku sayang, membuatku terlihat buruk Dimata semua orang ditambah keluargaku terutama ibu dan ayahku selalu bertengkar, saling balas dendam dengan sama-sama berselingkuh, dan abai pada anak-anaknya disitulah aku berubah menjadi perempuan yang murung, dingin, dan selalu menyendiri.
Aku juga menjadi anak yang sangat tidak suka akan keramaian, maka dari itu kuputuskan masa sekolah terakhirku ini aku ingin membebaskan diriku dari beban hidup yang bernama kesengsaraan. semoga saja ditahun terakhir ini aku selalu dilimpahkan kebahagiaan walaupun hanya sebatas kebahagiaan yang sederhana.
__ADS_1
Mungkin Allah mendengar semua keinginan ku, hidupku mulai berwarna setelah mengenal mereka Ninu, Eva, Nurfitri, dan Novi dikelas dua belas ini. Ditambah dengan kehadiran tiga laki-laki yang selalu menjungkir balikkan hariku.
Diky yang mencintai dan menyayangiku dengan segala keterdiaman dan caranya, Arif yang mendambakan perhatian dan cintaku sejak dua tahun yang lalu, dan Pak Rulli yang membuat hatiku terpikat untuk selamanya.
Siapakah diantara tiga laki-laki ini yang akan aku pilih? Bagaimana cerita kami ditahun terakhir masa SMA ku ini? Mari kita simak dan ikuti kisahnya disini βΊοΈπ
~
Eva Fauziah
Welcome to new class π
namaku Eva, lengkapnya Eva Fauziah anak kedua dari tiga bersaudara. Bicara tentang keluarga ku, ibu, ayah, dan kakakku menjunjung tinggi yang namanya derajat dan harta, mereka selalu bersikap ramah pada orang yang mereka anggap kaya sedangkan pada orang yang mereka anggap tidak mampu sikap mereka cuek dan menyebalkan. Matre sepertinya sebutan itu pantas disematkan untuk keluarga ku, tapi aku dan adikku Ivan sungguh tidak peduli akan prinsip mereka. Bagi aku dan Ivan setiap orang itu sama tidak ada yang berbeda.
Senjata yang selalu ada didalam tas ku adalah alat make-up ku yang tidak boleh sampai tertinggal, karena dengan alat-alat inilah aku akan selalu terlihat cantik dan mempesona.
Apalagi kebahagiaanku bertambah dengan aku naik kelas walaupun nilaiku bukan yang terbaik ataupun aku menjadi salah satu lima besar dalam peringkat kelas, tapi setidaknya aku akan rajin cuci mata karena pasti banyak adik kelas yang tampan. Ughhhh... jadi tidak sabar pengen cepat-cepat lihat Masa Orientasi. karena akan aku pastikan mereka terpikat oleh pesonaku.
Aku punya sahabat bernama Noviyanti Istikomah dan juga Diky Riawan, kami selalu bersama dari kami masih bayi bahkan rumah kami pun bertetangga. So, gak herankan kalau aku bersahabat dengan mereka.
~
Novianti Istikomah
Assalamualaikum, namaku Novianti Istikomah. Orang-orang sering memanggil ku dengan panggilan Ovi. Kata orang sih aku orang yang humble, agamis, dan rajin. Terimakasih sebelumnya tapi aku memang tidak suka yang muluk-muluk aku hanya ingin menjadi anak yang baik dan lulus dengan nilai baik pula.
__ADS_1
Ibuku seorang Guru di sebuah sekolah dasar swasta sedangkan ayahku menjadi seorang Kepala sekolah di Sekolah Menengah Pertama disebuah sekolah Negeri.
Aku anak pertama dari dua bersaudara, aku paling suka pelajaran Agama Islam. Cita-cita ku juga ingin menjadi seorang Guru Agama. Semoga cita-cita ku tercapai nantinya aamiin.
~
Ninu Nurhikmah
Namaku Ninu Nurhikmah, anak bungsu dari 5 bersaudara. Hidupku biasa saja seperti anak SMA pada umumnya, aku bukan anak populer disekolah tapi itu tidak jadi masalah karena bagiku sekolah yang lebih penting mencari ilmu bukan image.
Ayahku dan ketiga kakakku seorang dokter disebuah rumah sakit swasta terkenal di Jakarta sedangkan kakak keempat ku masih berkuliah dijurusan kedokteran pula di Jakarta. sedangkan Ibuku seorang wiraswasta, aku dan ibu sering kali hanya berdua dirumah bila ayah masih tugas namun bila libur bekerja beliau lebih memilih menghabiskan waktunya dengan kami atau bila musim libur sekolah tiba kami yang mengunjungi ayah di Jakarta.
Sekarang ini aku sedang menyukai teman satu kelasku, namanya Kurnia Nugraha yang biasa teman-temannya panggil dengan sebutan engkur. Kebetulan Engkur adalah sepupunya teman sekelas ku yaitu Ovi. Ovi dan Engkur tau bahwa aku menyukainya, hingga Ovi memutuskan untuk mencomblangkan aku dengan Engkur. Semoga saja berhasil ya aamiin.
Kurasa bila aku berpacaran dengan Engkur, pasti tahun terakhir di sekolah ku ini akan menjadi tahun terbahagia bagiku.
~
Nurfitri
Nama saya Nurfitri, biasa dipanggil Fitri. Saya adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Saya anak seorang Tentara yang bertugas didaerah Bandung, maka dari itu orang-orang selalu memanggil saya dengan sebutan kaku dan terlalu formal, mungkin karena saya terbiasa seperti itu dirumah karena ajaran orang tua juga.
Ditahun ketiga saya sekolah ini akhirnya orang tua saya memperolehkan saya memiliki seorang kekasih, seorang prajurit di Batalyon 7 yang sekarang bertugas di Banten. walaupun harus ada persyaratan hitam di atas putih yang orang tua saya minta sebagai syarat awal mula hubungan kami tapi itu tidak menjadi masalah dan hambatan untuk hubungan kami.
Saya mempunyai sahabat dari kelas satu SMA sampai sekarang namanya adalah Dini Aprilia, entahlah apa dia juga menganggap ku sahabatnya? aku pun tak tau dia terlalu tertutup dan cuek. Tapi dibalik semua itu saya tau Dini adalah orang yang pemberani dan baik. Maka dari itu saya ingin sekali menjadi sahabatnya, Walaupun dia selalu mengacuhkan saya.
__ADS_1