Terbitlah Fajarku

Terbitlah Fajarku
Acaman


__ADS_3

Setelah pertemuan yang pertama kemarin antara Satria dengan Sintia. Hari ini mereka berniat ingin bertemu lagi.


Satria yang berlaga orang kaya agar Sintia jatuh hati kepada nya.


Semua kapasitas yang di odalin Reza itu membuat nya bagaikan orang kaya pada umum nya. Pakaian nya,mobil nya,sepatu nya dari atas sampai bawah dengan harga mahal agar Sintia benar percaya kalo Satria orang kaya raya.


Satria pun mengajak Sintia kesebuah mol. Menghabis kan uang puluhan juta untuk mengtraktir wanita matre itu.


Setelah beberapa kali pertemuan akhir nya Sintia dan Satria Resmi pacaran.


Hari ini Satria mengajak Sintia ke Restoran mewah.


"Sayang Aku pengen punya restoran semewah ini nanti yah?"


"Apa sih yang enak buat kamu sayang apa pun kan ku bangun buat kamu", kata Satria bermulut manis kepada Sintia.


"Dasar wanita matre kalo aku gak lagi nyamar gini dan gak lagi sok Sokan jadi baik dah ku tinggalin cewek , udah puluhan juta aku abis ongkosin dia. Baru pacaran 1 bulan. Gimana satu tahun bisa gak punya pakaian lagi aku ngongkosin dia", kata Satria dalam hati.


"Oh yah sayang aku ingin ketemu keluarga kamu?",


"AHM AHM",kedekan si Sintia.


"Kenapa sayang minum dulu",


"Gini Lo sayang, orang tua ku tuh lagi dinas di luar kota",


"Lagi dinas apa lagi kabur karna jadi pembunuh bayaran", kata batin Satria.


"Tapi kan aku mau ngelamar kamu sayang",


"Hmm tungguin keluarga ku pulang yah sayang",


"HM padahal pengen banget ketemu sayang",


"Maap yah sayang",


"Aku boleh kerumah mu sayang",


"Gimana yah?"


"Boleh yah sayang",


"Gimana yah soal nya orang tua ku gak boleh bawa orang asing ke rumah",


"Nih ular lagi nutupin apa di rumah nya, jujur aku makin curiga sama Nih cewek",kata batin Satria.


"Hmm semua nya dah ku beri Ama kamu sayang tapi kamu gak ngangap aku siapa-siapa yah. Kalo kamu gak ngangap aku mendinding kita putus aja lah", acaman Satria, karna Satria tau kalo Sintia sangat mencintai nya , mungkin cinta pada uang nya juga.


"Iyah sayang , nanti akan ku usahain buat ketemu sama keluarga ku",


"Makasih yah sayang",


***


Disisi lain


Di tempat tinggal Reza, kondisi Ibu Lindha saat ini kurang baik. Dia sering menangis mengenang mendiang Anak sulung nya Angga. Yang hampir genap 5 tahun kematian Angga.


Hal itu membuat Aisyah prihatin kepada ibu mertua nya.


"Nyonya,makan dulu yah?"


"Saya lagi males makan,kamu aja yang makan!!"


"Tapi Nyonya ,Aisyah takut nanti nyonya sakit?"


"Biarin saya mati, saya mau nyusul anak saya",


"Hus nyonya gak boleh ngomong gitu",


"Tau apa kamu tentang hidup saya, ku mohon kamu pergi jangan buat saya makin pusing",


Kata ibu Lindha yang mulai memegang dada nya.


"UMM HM hmmm", nafas ibu Lindha mulai susah.


"Nyonya kenapa nyonya",

__ADS_1


"Sesak dada saya",


"Bentar nyonya saya panggil mas Reza",


Setelah Aisyah memanggil Reza , dan memanggil supir. Kini Ibu Lindha di lari kan kerumah sakit.


"Kenapa tadi Mama sampe gini Syah?"


"Gak saya apa-apain mas?"


"Kalo gak kamu apa-apain kenapa sampe gini kondisi mama, kamu jangan ikut campur masalah keluarga saya apa lagi ikut campur tentang kematian ABG saya?"


Hal itu di dengar Ayah nya Reza.


"Reza!!!!",


"Papa", terkejut Reza.


"Reza papa gak ngajarin kamu yah buat kasar gitu sama istri kamu, kamu harus nya tenang doa kan terbaik buat mama",


"Bagimana Reza bisa tenang Pa, mama serangan jantung Pa?"


"Yah papa tau",


"Sabar yah nak",


"Hiks hiks Reza gak sanggup Pa,kalo kehilangan mama juga untuk sekarang cukup ABG Angga yang ninggalin Reza Pa?"


Tatapan Papa nya kearah Aisyah untuk menenangkan Reza.


"Mas tenag",Aisyah pun langsung memeluk Reza.


"Syah ,aku gak sanggup kalo Mama ninggalin Aku",


"Aisyah yakin mas, Mama kuat kuat.Demi Mas Reza.Dah yah jangan nangis lagi",kata Aisyah.


Lalu kini mereka tetap di ruang tunggu.Reza yang abis menangis. Tiba-tiba saja ketiduran di kursi roda nya.Hal itu dilihat Ayah nya.


"Liat Syah,Reza dah ketiduran. Kamu ajak dia pulang pasti dia Kecapean",


"Yaudah kamu jagain yah,Papa mau nemuin dokter dulu kayak nya yang meriksa mama dah keluar tuh",


"Yah Pa,"Lalu papa nya Reza pun pergi.


"Mas Reza pasti cape yah",sambil mengelus rambut nya Reza.


"Mas Reza pasti kedinginan kan",Aisyah pun langsung melepas jaket nya yang sengaja dia bawa tadi dan langsung menyelimutin Reza.


Tiba-tiba saja tangan Aisyah di pegang Reza.


"Jangan pergi BG,kami butuh kamu",


"Mas mas tenang", sambil memegang punggung nya.


"Gak gak",teriak Reza dan terbangun dari tidurnya.


"Mas kenapa"Aisyah langsung berdiri dan memeluk Reza.


"Aku mimpi ketemu ABG Angga, hiks hiks.aku masih ingat keadaan ABG Angga saat meninggal keadaan nya mengemas kan Syah",


"Tenang yah, Aisyah yakin Mas kuat".


Tiba-tiab saja


"Bakkk"bunyi gelas pecah yang mengejut kan Aisyah dan Reza.


"Siapa tu", kata Reza sambil melihat bayangan hitam yang mulai lari agak jauh.


"Siapa mas , Gak tau tapi kamu harus hati-hati kayak nya itu salah satu penjahat yang mengintai keluarga kita.dan mungkin juga dia salah satu Orang yang ada di balik pembunuhan ABG Angga",


"Yah mas ,Aisyah paham".


Aisyah pun mulai berjalan dekat kaca itu.


Dan menemukan kertas yang bertulisan dan berdarah.


"Akan ku bunuh kamu Reza dan orang-orang yang kamu cintai",itu lah tulisan kertas itu

__ADS_1


"Mas sini",meminta Reza mendekati nya karna tubuh Aisyah sudah kaku. Karna ketakutan akan tulisan itu.


"Apa Syah", mulai penasaran mendekati Aisyah.


"Nih mas",menyerahkan kertas itu.


"Uh biadap sekali tu orang ingin membunuh ku. Berani sekali! Mengancap ku dan ingin membunuh orang yang ku cintai",


"Sabar mas"


"Gak Syah ini gak bisa di bawa tenang. Aku takut mama akan jadi sasaran utama nya. Aku akan minta Satria berjaga di luar ruangan mama",


"Betul tuh mas",


"Hmm ",


"Mas?"


"Yah?"


"Aku akan bantuin kamu?"


"memang kamu bisa apa?"


"bisa doain kamu agar kita selalu di jagain Allah?"


"Oh yah Lah terserah mu aja"


tiba-tiba saja Siska datang kesana.


"Sayang kenapa sih baru ngabarin aku kondisi Mama Sayang", Kata Siska.


"belum sadar Siska?"


"hmm moga mama gak papa yah sayang?"sambil memegang tangan Reza.


"Sayang kamu pulang yah?"


"kenapa?"tanya Siska penasaran.


"Aku takut kamu kenapa-kenapa?"


"Ya Alasan nya kenapa?"


"Aku takut orang yang membunuh ABG ku lagi mengintai keluarga ku? apa lagi kamu orang yang aku sayangi",kata Reza.


"waduh serem juga nih aku kalo dekat-dekat sama Reza. nyawa ku bisa melayang"kata batin Siska.


"Ya lah kalo gitu aku pulang,tapi kalo ada kabar tentang mama, kasih kabar aku yah".


"siap sayang, hati-hati yah"


"Iyah sayang".


lalu Siska pun pulang dengan cepat karna ketakutan.


Setelah Reza menghubungi Satria dia sedikit legah saat Satria sudah berjaga di ruangan mama nya.


"Syah kamu pulang aja yah di antar supir",


"Gak lah mas",


"Kenapa?"


"Masa Iyah aku ninggalin kamu pas keadaan gini, pas mas Terpuruk. pas banyak orang yang menyakiti Mas",


"Saya cowok Syah bisa melindungi diri saya?"


"Gak akan saya tinggalin kamu, Jika ada orang yang menyakiti mas. Biar kan Saya orang pertama yang jadi bentengi Mas",


tiba-tiba saja Air mata Haru Reza jatuh.


"Makasih yah sayang,Tapi gak perlu. aku gak mau kenapa-kenapa",


"hiks hiks yah mas ijinin aku Disini nemanin kamu",


"Dah lah jangan nangis, Kamu boleh disini",

__ADS_1


__ADS_2