
Kini Eza sudah sampai diruangan nya Sedangkan Aisyah mengikuti nya dari belakang.Eza langsung duduk dan langsung sibuk dengan kerjaan yang menumpuk di depan nya, banyak berkas dia persiapan untuk Rapat Hari ini.
Aisyah kini hanya duduk di sofa di ruangan Eza. Ruangan Eza memang besar mungkin karna dia drektur utama di perusahaan itu.
Aisyah hanya mengamati Eza yang sangat serius dengan kerja nya sampai Eza Tampa sadar Aisyah tak berkedip memandangi nya sedari tadi.
"Sayang",Kata Eza masih sibuk menatap berkas-berkas di Depan nya.
Lalu Eza mentap Aisyah yang melihat nya Tampa berkedip.
"Lah Kenapa dia?"Kata Eza melihat Istri nya melongo melihat kearah nya. Yang mungkin juga Senyum-senyum sendiri.Karna Tertutup cadar jadi Eza tak dapat melihat hal itu.
Lalu Eza pun berdiri dan langsung memeluk Aisyah.
"Hayo menunggin siapa tadi?"
"Eh sayang bukan kah tadi Mas Eza di situ?"
"Hihi, Karna ngayalin saya kamu sampe gak sadar aku jalan kesini yah",
"Huhh gr banget sih mas",
kata Aisyah menyembunyikan kan rasa malu nya karna ketahuan Eza kalo dia terkasima pada nya.
"Jujur aja lah yah",makin erat Eza memeluk Aisyah .
"Rekkk"
"Maap pak",Kata Fita malu saat melihat kemesraan dua si joli itu.
"Kalo datang tu harus ketuk pintu bukan langsung masuk",
"Dah sayang gak papa",Kata Aisyah lagi.
"Maap pak tadi pintu nya dah saya ketuk ko", ucap Fita menunduk.
"Ko saya gak dengar", kata Eza berdiri.
"Dah sayang, Gak papa",
"Yaudah ada apa?"
"Gini pak Setengah jam lagi kita ada Rapat",
"Yaudah tunggu di luar",
"Baik pak"
Fita pun keluar dengan lepas legah karna dia sangat takut kalo melihat Eza marah.Bos yang terkenal tegas dan dingin.
"Huhh Sayang gak papa kan saya tinggalin kamu?" kata Eza kini menyandarkan kepala nya kepunggung Aisyah.
"Gak papa ko mas, Aisyah bisa nunggu disini",
"Yah gak papa kah?"
"Iyah gak papa",
"Tapi Sendirian takut kamu bakal kena teror lagi kalo sendiri",
"Hmm "batin Aisyah pun jadi sedikit was-was saat Eza mengatakan Demikian.
"Nanti siang saya ada rapat sama teman bisnis tapi disana ada juga saingan bisnis mas Angga yang dulu. Kami merebut kan tender siapa yang akan di pilih",
Kata Eza sambil menggenggam tangan Aisyah.
__ADS_1
"Dimana tanya Aisyah?"
"Di restoran",
"Ohh",
"Kamu ikut yah sayang".
"Oke mas",
Aisyah merasa Bosan sendirian di ruangan Eza dia tidak tahu ingin berbuat apa. Dia duduk di kursi kerja suami nya sambil meletakan kepala nya di meja
. Sambil memain kan Foto mereka waktu menikah kemaren.
Tak terasa mata nya mulai mengantuk dan tertidur.
Beberapa jam kemudian Aisyah pun terbangun, sambil mengucek-ngucek mata nya.
"Ya Allah aku ketiduran",
"Jam berapa udah",
Sambil melihat handphone di dalam tas nya.
"Udah jam 11 ini mah, Kayak mas Eza masih lama rapat nya. Mending aku kedepan lah, Mau Cari makan di Dekat sini. Aku tau mas Eza kan punya penyakit magh kalo telat makan",
Berulang kali dia menelfon suami nya tapi gak di angkat.Aisyah hanya mengirimkan pesan ke pada suami nya di selemar kertas di tinggal nya di ruangan suami nya itu.
Kini langkah Aisyah mulai meninggal kan ruangan suami nya.
Ntah kenapa saat hendak meninggalkan ruangan itu perasaaan nya tidak nyaman ntah mengapa.
"Ya Allah kenapa perasaan ku gak enak yah,Moga aja ini baik-baik aja. Aku gak bakal jauh ko cuma dekat warung makan dekat sini, Ya Allah jaga aku",
Kini Aisyah mulai berjalan di tepi jalan raya, dia berjalan dengan cepat.
Aisyah hanya menundukk saja.
Langkah mulai agak jauh dari kantor suami nya. Tiba-tiba saja mobil hitam kembali berhenti di belakang nya.
Aisyah lari ketakutan .
"Ya Allah kenapa mobil ini berhenti", muka Aisyah memucat dan dia pun mulai lari.
"Tolong jangan kejar aku",
Ringis Aisyah ketakutan.
Tapi mobil itu terus mengejar nya,
Aisyah terus lari ketakutan.
Sampai kaki Aisyah melemah dan dia terjatuh.
"Brakkk",
"Tolong jangan sakiti saya lagi",
Mobil itu pun berhenti.
Orang-orang bertopeng pun keluar dengan baju hitam.
"Ayok bawa dia dalam mobil, bos minta kita tidak menyakiti nya tapi kita hanya menculik nya",Kata seorang penculik nya.
"Gak gak", Kata Aisyah meringis ketakutan dengan menutupi wajah nya dengan tangan nya walau pun dia memakai cadar.
__ADS_1
"Cepat bawa paksa dia", kata seorang dalam bertopeng itu.
AISYAH pun terus meringis ketakutan dan mencoba membebas kan diri tapi tetap saja gagal.
Kini Aisyah sudah di masukan kedalam mobil dan tak lupa mata nya di tutupi dengan sapu tangan dan Aisyah pingsan karna di beri obat bius.Mobil itu pun kini berjalan.
***
Disisi lain Eza sudah selesai rapat nya. Dengan langkah bahagia menuju ruangan nya .
"Rekkk",
"Sayang",
"Sayang kamu di mana",
Eza merasa khawatir karna gak ada di lihat nya di ruangan itu.Kini dia berlari mencari Aisyah dan membuat karyawan nya juga bingung. Tapi antara semua di sana tidak melihat nya. Kini langkah Eza makin laju menuju ke depan gedung mata nya mulai memerah.
"Pak security,Apa kamu liat Istri saya keluar",
"Yang mana pak yang bercadar itu yah",
"Yang mana lagi Istri ku cuma satu",
"Yah tadi saya liat dia keluar kearah sana",
"Ayokk temanin saya nyari",
"Oke bos",
Kini mereka berdua mulai berjalan mencari sosok Aisyah.
"Aisyah", teriak Eza
"Maap bos memang nya kenapa jika Istri bos jalan sendiri", tanya security itu lagi.
"Istri saya dalam bahaya,kamu tahu itu paham jangan banyak tanya atau mau kamu saya pecat karna gak larang Istri saya kalo keluar",
"Maap bos Saya gak tau kondisi nya",
"Dah jangan banyak omong cepat bantu saya nyari dia moga aja gak kenapa-kenapa",
"Sayangg hiks kamu dimana, "Eza mulai tak bisa menutupi rasa takut nya.
"Sayang"Eza tak sanggup lagi berjalan kini dia terduduk di tepi jalan raya.
***
Disisi lain kini Aisyah, Dibawa di sebuah gedung tua yang usang dan sangat kotor.
Aisyah di bawa kesebuah ruangan gelap di sana Aisyah masih pingsan, tangan dan kaki di ikat disana. Tempat yang sangat kotor.
"Ayok kita tinggalkan dia", kata pemimpin penculik itu.
"Siap bos", kata anak buah nya itu lagi.
"Tak lupa di kunci, jangan sampai bos besar marah sama kita karna bos kita gak suka istilah gagal dalam kamus nya", kata pemimpin penjahat itu.
"Paham bos",
******
bersambung
bersambung maap yah lama off yah soal lagi sakit kemaren.
__ADS_1
moga suka yah cerita nya.