Terbitlah Fajarku

Terbitlah Fajarku
DIA MEMANG SUAMIKU SEKARANG TAPI AKU GAK DIA ANGAAP ISTRINYA


__ADS_3

Tak berapa lama dokter pun keluar dari ruangan Reza.


"Gimana dok kondisi anak saya?"kata ibu nya Reza.


"Anak ibu mengalami lumpuh,Kami belum bisa menjamin apakah bisa di sembuh kan atau tidak.kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi",


"Gak mungkin Pa?"


"Sabar yah ma,Papa yakin Reza bakal kuat?"kata papa nya lagi.


Lalu dokter pun pergi.


Kini tatapan tajam ibu Reza menghadap ke Aisyah.


"Enak sekali dia,bisa bahagia sedangkan anak ku yang menolong nya. Gak bisa berjalan lagi. Gimana pun dia harus tanggung jawab"Kata batin ibu nya reza.


"Aisyah sini Kamu",kata ibunya Reza.


"Iyah tante,gimana kondisi mas Reza?"


"Anak saya lumpuh karna menolong kamu? Kamu harus tangung jawab",kata ibu nya Reza.


"Apa yang harus saya Lakukan Tan?"


"Kamu harus mengurus anak saya sampe sembuh? 24 jam,"kata mama nya lagi.


Aisyah terdiam sejenak


"Kenapa kamu diam?"


"Saya kan, sama anak tidak muhrom nya,gimana kalo kami bersentuhan itu kan dosa Tan?"


"Eleh alasan aja kamu gak mau tanggung Jawab kan?"


"Gak Tan, Aisyah ingin banget tanggung jawab.dan Aisyah juga mau balas Budi pada Anak Tante",


"Yaudah untuk sementara waktu,Kamu sama Anak saya akan saya nikahkan. Nanti kalo anak saya sembuh kamu bisa pergi dari kehidupan kami untuk selamanya",


"Tapi",


"Gak usah tapi-tapian!!! tadi kan kamu takut dosa sekarang saya mau nikahin salah juga",


"HM saya nurut Tante",kata jawab Aisyah.


"Nah bagus",kata ibu nya Reza.


"Walau pun Aisyah sakit,menikah bukan karna cinta.Dan kapan pun Mereka hendak mengakhiri pernikahan itu. Aisyah harus pergi hiks karna pernikahan hanya sebatas balas Budi tapi Aisyah akan lakukan sebaik mungkin. Maapin Aisyah Ya Allah,jika ini salah",kata batin Aisyah.


1 Minggu berlalu atas permintaan orang tua nya Reza. Reza pun mengikuti kemauan ibu nya.


Hari ini Aisyah menikah dengan Reza


Di rumah sakit. Walau pun hanya di hadiri PENGHULU dan beberapa saksi saja.


Setelah akad berlangsung dengan cepat,kini Status Aisyah sudah berubah menjadi istri dari Reza.


Keesokan hari nya Reza pun dapat pulang ke rumah nya walau pun keadaan Reza belum sembuh tapi dia merasa Bosan jika terus di rumah sakit. Dia kangen tinggal dirumah.Hari pertama Aisyah memasuki kerumah yang megah dan luas seperti istana menurut Aisyah.


Kini telah Aisyah injakan kaki nya diteras rumah.Aisyah liat semua pemandangan rumah yang indah dan luas.


"Cepatan dong,"kata teriak Reza pada Aisyah.


"Maap mas,ayokk?"


"Baru pertama yah ,liat rumah sebesar gini?"kata Reza dengan marah,perubahan sikap Reza juga nampak setelah kejadian itu dia seperti tidak terima kedaannya. lumpuh seperti sekarang. Kemungkinan akan selama hidup nya akan berada Di kursi Roda. Al Hasil Aisyah lah yang akan jadi pelampiasan ke putus Asaan nya.


"Iyah tuhh.jangan jadi ratu kamu di rumah saya,ingat disini kamu jadi perawat anak saya",kata mama nya Reza.


"Iyah Ma,Aisyah paham ko",kata Aisyah.

__ADS_1


"Ma jangan begitu Ama Aisyah,dia itu sekarang Menantu kita",kata papa Reza.


"Eleh kan anak kita gini karna nolongin dia juga",


Kini Aisyah pun membawa Reza kekamar nya.Reza pun ingin bangkit beralih ketempat tidur nya.


"Mau Aisyah tolongin mas?"


"Saya bisa sendiri",dengan keras kepala.


"Aisyah bantuin aja",


"Gak yah nggak!!!"teriak nya.


"Bukkkkm",jatuh ke lantai.


Dan Aisyah membantu mengangkat tubuh Reza ke kasur.


"Kamu itu kalo saya jatuh harus nya langsung tangkap",celoteh kesal nya.


"Mana yang sakit mas", sambil memegang kaki Reza.


"Gak usah sentuh-sentuh lagi!!!!!"


"Sekarang kan waktu nya makan siang yah, aku buatin sup Ayam kayak nya enak Nih",kata batin Aisyah.


"Aku keluar dulu yah mas,"


"Gih keluar, bosan liat kamu disini,mana pake cadar Mulu lagi depan aku".kata Reza,


"Bentar aja yah mas?"


"Lama juga gak papa",


Aisyah pun keluar kamar, Dan mulai menuju ruang dapur.Disana memang ada seorang ibu paruh baya sedang memasak.


"Misi ibu,Saya boleh masak disini?" Kata Aisyah pada ibu itu.


"Iyah Bu?"


"Panggil bibi aja non",


"Iyah bibi,Oh yah bi Saya boleh masak gak?"


"Gak perlu,nona biar bibi aja masakin. Nona mau masakin apa?"


"Gak papa bi biar Aisyah aja",


Tiba-tiba saja ibu mertua Aisyah datang yah ibu besar yang tak lain nama nya ibu Lindha orang tua Reza.


"Biarin aja dia masak bi, lagian dia juga sama kayak bibi di rumah ini,hanya sebatas pembantu",kata Ibu Lindha.


"Hmm Iyah nyonya besar",


"Ingat yah kamu di rumah ini bukan nyonya,jadi jangan berlaku kayak tuan putri. Kamu juga menikah sama anak saya hanya sebatas merawat anak saya sampe sembuh. Karna menolong kamu anak saya jadi begini",kata Ibu Lindha.


"Iyah mama",


"Jangan panggil saya, Mama. Panggil saya nyonya. Paham kamu?"


"Paham nyonya"


"Gih masak ,bantuin bibi Sumi?"


"Siap Ma, eh siap nyonya".


Setelah Aisyah masak sup buat Suami nya. Walau pun Aisyah gak diangap seperti itu di dalam keluarga mereka tapi Aisyah melakukan dengan ikhlas.


Kini Aisyah ingin masuk kekamar Reza.

__ADS_1


"Tok tok",


"Masuk aja",kata Mas Reza.


Aisyah pun masuk dengan membawakan makanan untuk Reza.


"Mas, ini Aisyah buatin Sup buat mas?"


"Aku gak mau makan?" Kata Reza pokus mainkan Ponsel nya.


"Makan dulu nanti sakit?"


"Memang saya akan sembuh.kalo misal saya makan, gak kan?"


"Tapi setidak nya, Mas gak sakit perut?"


"Biarkan saja saya mati".


"Mas gak boleh putus asa",


"Kamu mah enak bisa berjalan,bisa lakuin semua yang kamu mau. Liat saya mungkin seumur hidup saya akan berada di kursi roda dan tidur di kasur ini. Saya bosan", kata Reza dengan menangis.


Lalu Aisyah pun ingin melap air mata nya Reza dengan tangan nya.


"Ihh apaan Kamu mau nyentuh saya?"


"Aisyah cuma mau lapin air mata mas aja"


"Gak perlu, gara-gara nolong kamu saya kayak gini sekarang",


"Maapin Aisyah kalo Aisyah salah mas",


"Sana pergi",


"Makan dulu mas nya, nanti mas Sakit


Aaaaa," nyuapi sup kemulut Reza.


"Gakk " sambil mendorong sebok dan mangkuk sup.Akibat nya sup itu jatuh kelantai.


"Creng"


"Kan saya bilang gak yah nggak,kamu tuh budek apa yah,"


Aisyah membersihkan nya dengan air mata berjatuhan.dan dan langsung keluar.


Sampai di luar kamar ibu Reza pun datang.


"Kamu apakan anak saya?"sambil melihat mangkuk pecah di tangan Aisyah.


"Mas Reza gak mau makan nyonya, dan dia mendorong sup ini",


"Yaudah sana beresin,"


Saat ibu nya masuk kekamar Reza,


Reza langsung memeluk ibu nya


"Kenapa gak mau makan sayang?"


"Reza gak mau masakkan dia Mama?mau sup buatan Mama aja?"


Melihat itu Aisyah makin sedih melihat tingkah suami nya gak menghargai masakan nya.Dia pun lari kedapur dengan menangis.


Melihat Aisyah menangis bibi Sum menyapa nya.


"Nak Aisyah kenapa?"


Batin Aisyah pun berkata"Aisyah harus menyembunyikan Aib keluarga ku,gak mungkin Aisyah ceritakan masalah keluarga ke orang lain. Gimana pun mas Reza dia tetap suami ku walau pun aku gak pernah diangap",

__ADS_1


"Gak papa bi", jawab Aisyah singkat.


"Jangan boong bibi tau, Nak Aisyah pasti sakit hati tingkah Nyonya besar kan. Nyonya besar memang begitu.Nak harus banyak bersabar",kata bibi itu memeluk tubuh Aisyah.


__ADS_2