
"Aisyah, ini mas kasih kamu liontin berbentuk sebelah love"
"Kog cuma sebelah Mas",
"Karna sebelah nya sama Mas",
"Ohhh", kata Aisyah memegang liontin itu di tangan nya dengan tatapan bahagia.
"Ini menandakan kalo cinta kita selama nya akan tetap bersama", Sambil merangkul Aisyah dari belakang
"Maksih sayang",
"Sayang",
"Yah Mas",
"Kita jalan-jalan keluar negeri yukk",
"Buat Apa?"
"Bulan madu lah",
"What??"
"Kog kamu sok gitu",
"Hehe gak papa, kita kan nikah dah lama hampir 2 tahun lebih mungkin hampir 3 tahun udah",
"Tapi kan!!"muka sedih Eza.
"Hehe aku gak nolak ko Mas, tapi Aisyah gak minta jalan-jalan jauh ko. Buat kita bisa menghabiskan waktu bersama. Yah menurut Aisyah dimana pun kita bisa bersama itu adalah tempat indah Mas".
"Trus Aisyah mau kemana?"
"Kerumah orang tua angkat Aisyah aja yuk mas di kampung di sana ada juga tempat-tempat yang indah . Aisyah juga kangen Umi dan Abi . Aisyah pengen Zarah kekuburan mereka Mas. Pengen juga ngenalin Mas sama mereka",
"Ohh Iyah,saya nurut aja Aisyah",
"Makasih Mas"
"Tapi apaakah Aisyah sudah gak takut lagi jika melihat orang-orang baju hitam atau mobil hitam",
"Masih takut sih, tapi kangen nya Aisyah sama umi dan Abi mengalahkan segala nya",
"Tapi Syah, Saya Takut kamu bakal kenapa-kenapa",
"Mas percayakan ,Aisyah kuat"mentap wajah EZa dengan memohon.
"Mas",
Eza masih sama tetap Ragu tentang keadaan Aisyah.
"Mas, nanti kalo Aisyah takut kan Ada mas. Aisyah akan mengenggam tangan mas dan Aisyah tutup mata Aisyah.pas Rasa takut Aisyah bakal hilang",
"Tapi mas masih ragu",
"Hiks hiks",
"Eh sayang jangan nangis dong",
"Hmm"
"Iyah deh mas Bakal ikutin mau kamu kita bakal Zarah kemakan makam Ayah dan ibu angkat kamu.dah jangan nangis",sambil melap Air mata Aisyah.
Keesokan hari nya Eza dan Aisyah pun pergi kesebuah kota kecil dan disana banyak wisata yang indah tempat Aisyah di besarkan.
Sebelum mereka jalan-jalan mereka memutuskan kemakan Ustadz Fahmi dan Ibu Zahra orang tua yang membesarkan Aisyah.
"Assalamualaikum Umi,Abi Aisyah datang kesini membawa sejuta Rindu yang terdalam buat kalian. Aisyah kadang merasakan lemah,jatuh dan luka. Tapi berkat didikan kalian Aisyah mampu melewati nya dengan sabar dan Tawakal kepada Allah.Umi Dan Abi kemaren Aisyah dah ketemu sama Ayah kandung Aisyah tapi hiks hiks"Aisyah menunduk menangis dan Eza hanya mengelus punggung Aisyah.
"Sabar sayang",
"Kapan Aisyah ketemu Ayah kandung nya kenapa dia tidak memberi tahu pada ku",kata batin Reza.
__ADS_1
"Tepat nya 2 tahun yang lalu Umi dan abi.sebelum nya Aisyah minta maap lama gak jengukin kalian karna Aisyah kemaren koma Umi Abi jadi gak bisa kesini. Hanya kalian yang sayang sama Aisyah Aisyah rindu kalian",
"Kan Aisyah dah ketemu Ayah nanti kita cari sama-sama yah sayang"Kata Eza.
"Ngak Mas,Ayah kandungku gak suka aku hadir mas",
"Kenapa ngomong gitu sayang. Gak ada orang tua yang gak sayang Ama anak nya",
"Mas , aku ini di buang mas waktu bayi hanya selembar foto. Dia kasih sama Umi dan Abi. Alasan nya dia tak ingin anak perempuan",
.
"Apa salah nya wanita, bukan kah dia juga lahir dari wanita",
"Yah Mas hiks hiks",
"Sungguh jahat sekali dia",
"Jangan marah sayang, gimana pun dia tetap ayah ku yang membuat aku bisa hidup. Sayang Kita doa kan aja waktu akan membuat nya sadar"Kata Aisyah Lagi.
"Iyah sayang,Aku beruntung miliki wanita sebijak dan sesholeha kamu",
"Makasih sayang",
"Umi Abi ini suami Aisyah moga kalian senang disana melihat Aisyah sudah menikah",
"Eza akan Menjaga Aisyah umi dan Abi semampu Eza karna Eza sangat menyayangi nya",
"Makasih yah Mas".
"Yok kita doain dia Mas",
"Yok"Kata Eza.
Setelah berdoa hampir setengah jam, Aisyah dan Eza pun pulang.
"Umi Abi Aisyah pulang dulu hiks",.
"Sabar sayang",
"Assalamu'alaikum Umi Abi"Ucap Eza juga",
Kini kedua nya mulai meninggal kan pemakaman Aisyah terus menangis.
Sedangkan Eza juga menenangkan nya.
setelah dari makam orang tua angkat nya kini kedua kekasih itu menuju tempat yang indah tempat wisata yang ada disana.
mereka memutuskan jalan-jalan di tepi pantai yang sangat indah.
"Mas,kita mandi yukk",
"Gak gak ahh",
"Ayokk mas,ini dangkal ko nih liat Aisyah terjun yahh" Aisyah mulai masuk kedalam pantai yang memang tidak jauhh. jadi tidak dalam.
"Gak Syah jangan Ajak aku ke dalam Air itu",
Muka Eza berubah jadi pucat.
"Ayokk sayang", kata Aisyah menarik tangan Eza kedalam Air samping pantai.
"Syah Aku takut",kata Eza meletakan wajah nya di belakang punggung Aisyah sampai pucat.
"hihi Mas jangan Bercanda lah yah,Jangan cari kesempatan mau peluk-peluk Aisyah sampe ada di belakang Aisyah gitu. Ayok kita agak dalam lagi",
"Gak Syah"
tubuh Eza kaki Eza tiba-tiba saja kaki nya keram dan wajah nya gemetaran .
"aduhh kaki Saya"
"eh sayang kamu kenapa?"Melihat wajah Eza yang memucat dan tangan tangan nya memegang kaki nya..
__ADS_1
"kaki aku keram",
"Ayokk sayang kita ke atas",
Aisyah pun langsung membawa Eza kepinggir dengan khawatir keadaan Eza.
Aisyah pun membawa Eza kepinggir pantai.
"Aku au" Kata Eza
"Sakit yah sayang,yaudah duduk disini dulu".
"Iyah",
"kaki kamu di lonjorin dulu Mas".
Eza pun langsung di selonjorin nya kaki nya.
"nih pake jaket nya nanti sakit lagi",
Aisyah sambil memakaikan jaket ke badan Eza.
"tahan yah Aku pijikin"kata Aisyah lagi
Eza hanya menanguk aja.
Aisyah langsung memijit kaki Eza dengan pelan
"Auu sakit sayang", Kata eza memejam kan mata nya.
"Bentar yah sayang biar darah nya cepat jalan sayang",
tak berapa lama Aisyah pun menyelesaikan pijitan nya.
"Gimana Mas"
"Dah gak sakit lagi".
"syukur lah Mas,Ayok kita cari penginapan dulu. kayak Mas juga demam"Kata Aisyah memegang kening Eza.
Aisyah pun memapah Eza dan memawa nya mencari penginapan.
setelah berapa lama mereka pun menemukan peninapan dan mereka memutuskan beristrahat disana.
"Sayang kamu ganti baju dulu yah abis itu Istrahat",
Eza hanya mengangguk-angguk
"nih pakaian nya ganti dulu",
"aku lemas sayang",suara Eza
"ganti dulu biar gak makin demam kamu sayang".
"yaudah Aisyah keluar dulu"
"Iyah",
Aisyah pun keluar dan berapa menit kemudian Aisyah pun masuk kekamar.
dilihat nya Eza sudah ganti pakaian dan dia sudah terletap dalam tidur.
Aisyah pun duduk di tepi ranjang sambil memegang kening Eza.
"ya Allah panas banget,maapin Aisyah yah mas karna Aisyah mas sakit lagi",
"sayang jangan tinggalkan Aku", Eza mengigo
"Sayang kamu ngigo yah, Aku gak kemana mana ko sayang"sambil mengelus kepala Eza.
"Tidur yang nyenyak yah sayang tunggu bentar aku mau cariin bubur buat kamu sama obat",
Aisyah pun keluar walau berat tapi dia gak mungkin tetap disana membiarka Eza dalam keadaan sakit.
__ADS_1
bersambung