Terbitlah Fajarku

Terbitlah Fajarku
Hinaaan Untuk Aisyah


__ADS_3

Setelah kepulangan Aisyah dari rumah sakit kini Dia merasa ketakutan jika di rumah sendirian.


"Mas hari ini jangan kekantor yah",


"Lah tumben gadis ku ini manja",


"Bukan nya aku manja, aku takut sendirian di rumah Mas".


"Tapi kan di rumah banyak Bodyguard kita",


"Hiks hiks Tapi aku masih takut", Tatapan yang menyedikan dari Aisyah.


"Yaudah hari ini buat kamu mas Gak akan kemana-mana sayang",


"Gimana Aisyah ikut aja Mas kerja di kantor"Tawaran Aisyah dengan tersenyum.


"Boleh juga tuh sayang",


"Yok kita siap-siap",


"Oke",


"Pakaian Mas ,Dah Aisyah siap kan",


"Maksih yah sayangku",kata Reza mencium kening Istri nya.


Aisyah dan Reza pun bersiap-siap setelah selesai mereka berdua kini sudah menuju ke kantor.Jadwal Reza hari ini ada banyak rapat dengan berbagai rekan bisnis nya.tapi ada hal juga yang membuat Reza kesal hari ini dia harus bertemu saingan Bisnis nya. Bisa di bilang saingan perusaahan sewaktu ABG Angga. orang itu sering kalah Tender. Sehingga nampak sering bicara kasar setiap bertemu dengan keluarga Angga. Termasuk dengan Reza saat ini.Belum lagi Sifat orang itu juga terkenal terburuk suka main sama Banyak gadis muda.


Reza termenung lama di mobil nya seperti banyak Fikiran wajah nya nampak buram.


Hal itu di perhatikan Istri nya.


"Sayang",Aisyah menatap suami yang tetap saja tak menghiraukan nya.


"Sayang",Aisyah sambil memegang punggung Eza biar dia tersadar dari lamunan nya",


"Sayang kamu kenapa diam , kamu banyak masalah yah",


Eza pun tersadar dari lamun nya.


"Eh kenapa sayang?"


"Mas, Jadi gak Dengar dari tadi Aisyah ngoceh lama sampe berbusa gini",.


Aisyah pura-pura ngambek.


"Maap sayang aku tadi mikirin kerjaan kantor?"


"Hmm",


Aisyah mentap jendela mobil tampak kesal.


"Sayang marah yah",


tetap sama mentap jendela mobil


"Maapin aku"Eza kini meletakan kepala nya ke punggung Aisyah.


"Saya minta maap",


Aisyah masih diam


kini Aisyah merasa binggung suara Eza hilang dan masih menundukan kepala nya di punggung Aisyah.


"Mas ko diam",


Aisyah pun membalikan badan nya di lihat nya Eza menunduk tepat di depan nya.


"Sayang"Aisyah merasa bersalah membuat Eza begitu.


kini Aisyah pun Mengangkat dagu Eza agar dapat melihat wajah Eza rambut Eza kini juga berantakan yang sebelumnya kekantor tadi dah rapi.


"Sayang"Aisyah sambil merapikan rambut Eza dengan tangan nya.


Aisyah meliat wajah Eza yang merah dan mata nya ber air.


"Sayang nangis yah ,Maap yah Aisyah tadi cuma ngerjain sayang aja",


Sambil memeluk tubuh Eza.

__ADS_1


Eza masih tetap diam di peluk Aisyah.


"Bercanda sayang gak lucu",


kini suara itu keluar dari mulut Eza.


"Sayang maap hiks hiks",Aisyah kini benaran nangis bercanda nya yang berlebihan membuat suami nya itu menangis.


"Hihi Sayang kena kerjain juga",


tawa Eza kini pecah melihat wanita nya kini menangis.


"Hehe bisa malu aku kalo ketahuan kalo aku benaran nangis tadi", kata batin Reza.


"Sayang mah gitu",Kata Aisyah tersenyum dan membersikan air mata nya.


"Hehe satu sama kata Eza",


"Sini mas aku rapiin Kamu,itu berantakan semua",


"Iyah Sayang",


kini Aisyah pun merapikan pakaian Eza dan merapikan Rambut nya yang berantakan tadi.


"Dah tampan suami ku",


"Hehe kan aku memang selalu tampan sayang , Itu kan alasan kamu tergila-gila dengan ku", kini jarak mata kedua nya sangat dekat.


"Bukkkk" karna jalan berbatuan yang membuat kedua sejoli tadi terpentok kening sama kening.


"Auuu",


Ringis Aisyah.


Eza hanya nampak kesal sama supir karna mengagu momen indah nya.Dan kening nya yang juga sakit.


"Supir kalo bawa mobil tu pelan dong, Dah tau sakit nih",


"Maap pak bukan kah , tadi bapak yang ingin cepat kekantor karna banyak rapat",


"Hus bisa saja kamu mengelak kesalahan mu, Mau saya potong gajih kamu!!!"kata Eza dengan suara nyaring.


"Ah selamat",nafas legah pak supir.


"Ahh sayang"


Suara lembut Eza saat bicara dengan Aisyah beda sama anak buah nya semua nya tegas dan nyaring membuat pegawai nya kadang ketakutan sama Eza.


"Kamu tu sayang gak boleh ngomong keras itu sama anak buah kamu gak baik, apa lagi ngambil hak kerja keras seorang itu gak baik aku gak suka kalo mas suka motong gajih pegawai Mas",


"Tapi sayang",


"Gak boleh ",


"Iyah sayang",


Hal itu di perhatikan oleh Supir nya di depan.


"Si bos sama saya huhh tegas banget, sama istri nya kayak lembek banget liat".


Tatapan supir itu di kaca spion di bagian atas mobil itu ketahui Eza.


"Supir kamu bukan mata-mata kan Harus mata-matain kami di belakang. kalo kami kenapa-kenapa kamu harus tanggung jawab",


"Maap pak bos",


"Dah Sabar Sayang",Aisyah Memegang punggung Eza .


Eza setelah itu hanya diam.


Tak butuh waktu lama perjalan mereka pun sampai di tujuan nya.


gedung besar milik Eza bisa di bilang Kantor perusahaan keluarga Eza


yang Kini di pegang penuh oleh Eza.


Eza pun turun berbarengan dengan Aisyah.


cowok berdasi dengan wanita yang berbaju gamis hilam dan hijab serta cadar nya hitam.

__ADS_1


"Eh sayang ko kamu turun duluan sih kan aku bisa bukain pintu mobil nya",


"emang aku gak bisa buka sendiri apa Mas, Kayak flim di tv-tv aja kayak gitu",


"Bisa aja kamu", Kata Eza mengelus kepala Aisyah.


Eza pun Merapikan Kemeja nya,


Aisyah termenung melihat tingkah suami nya memasang wajah keren nya dan tegas nya.


"Jadi gini kalo dia di luar,Sok Cool. Tapi memang Cool sih. Kalo dia gini bisa banyak cewek nih yang naksir dia", Tumbuh perasaan Cemburu di hati Aisyah.


Aisyah terdiam Lama ,termenung.


"Ayok sayang",Panggilan Eza melihat istri nya termenung.


Tak berapa lama datang lah Wanita berpenampilan modis seksi.


"Bos surat-surat yang buat rapat hari ini sudah saya letak di Meja bos",


"Nah kan,Siapa nih cewek sangat seksi Moga aja iman suami ku kuat gak tergoda sama gadis ini",


kini si gadis itu menatap ke Aisyah.


"Bos siapa tu wanita bercadar itu tampilan nya gitu mau pengajian dimana memang nya Haha Kekantor gitu",Wanita itu menatap tampilan Aisyah ,yang semua lebar beda kayak tampilan diri nya,


"Jaga mulut kamu,Sekali lagi kamu menghina istri saya karna tampilan nya yang menurut saya masyaallah. akan saya pecat kamu apa kamu gak sayang Status kamu sekarang",


"Maap bos",kata nya menangis di hadapan Eza .


Aisyah terkejut melihat Eza memarahi wanita itu.


"Minta maap sama dia!!"Teriak Eza.


"Apa ini sayang",Kata Aisyah memegang tangan suami nya.


"Minta maap gak sama istri saya!!"


"maapin saya Nona Hiks hiks",


sambil menundukan badan nya di hadapan Aisyah ..


Aisyah pun merasa gak nyaman hati dia pun mendirikan kan badan Wanita itu.


"Saya udah maapin kamu?"


"Sayang kamu ngomong apa sih",


kata Eza kesal.


"Yah aku dah maapin Dia Mas",


"Dia sudah menghina kamu Sayang aku gak Rela",.


"Iyah nona maapin saya",


"Yah Saya dah maapin kamu ko jangan nangis", kata Aisyah tersenyum.


Eza hanya menggeleng kepala pada pikiran Aisyah.


"Makasih nona, apa nona gak gak marah padahal kesalahan Fita sangat besar sama nona dah menghina penampilan nona",


"Gak papa ko Mbak fita, Mbak Fita mungkin belum mengetahui hukum Menjaga aurat dan apa manfaat menjaga Aurat",


"Coba Nona jelasin saya paham"


"Hukum menutupi Aurat itu Wajib Mbak Fita .Coba mbak Fita liat di tangan saya ada 2 bungkus permen Ada yang sudah berbuka Ama yang belum berbuka mana yang nak Nona makan",


"Yang belum terbuka Nona",


"Yah begitu juga Aurat kita Mbak fita. pasti yang terjaga itu yang tertutup. Wanita itu Fitnah terbesar di dunia ini mbak. Jika kita buka Aurat pasti laki-laki mudah melihat nya dan mampu mengungang syahwat melihat nya Dan itu dosa bagi kita.


air mata Fita tiba-tiba saya mengalir deras.


"Masyaallah , Fita selama ini selalu berpakaian seksi terbuka. Berapa banyak dosa Fita nona Aisyah",


" Fita gak ada kata terlambat karna Allah itu maha pemaaf,Bertaubat lah Tutup lah aurat kamu. Berhijab itu bukan untuk dia yang paham agama saja tapi itu adalah keharusan untuk kita sebagai wanita Islam"


"Dah yuk sayang, Moga dia paham yah. dah yuk Sayang aku harus mau siap rapat ni" Kata Eza menarik tangan istri nya.

__ADS_1


sedangka. Fita hanya tertunduk sedih dan tersenyum bahagia menyadari wanita yang dihina nya barusaan wanita yang Baik , dan Shaleha dan telah membuka mata hati nya. serta dia akan menutup Aurat nya nanti.


__ADS_2