Terbitlah Fajarku

Terbitlah Fajarku
Religius Sifat gadis ku


__ADS_3

Jam dinding berlalu begitu Cepat,Kini tak terasa Aisyah dan Reza pun tertidur di kursi tunggu.


Aisyah salalu tak bisa tidur terlelap karna terkenang Ancaman orang tadi pada Reza.


"Mas Za,Aku akan jagain kamu",


Memberikan selimut nya pada Reza.


Berulang kali Aisyah menolak nutup mata nya Karna rasa takut akan terjadi sesuatu pada Reza selalu menghantuin nya.sambil memegang tangan Reza.


Tapi lama-lama dia malah ketiduran.


Tak terasa jam dinding menunjukan jam 05:00 WIB.


Suara Azan berkumandang.


Mata Aisyah mulai berbuka,ternyata tangan nya masih menggenggam tangan Reza.


"Mas bangun yuk shalat subuh,doain mama",


"Masih ngantuk Aku?"


"Sayang kita sebagai umat Islam wajib untuk Shalat. Karna gimana doa kita terkabul kalo shalat aja kita tinggalin. Salah satu bahaya orang tidak shalat adalah dia hidup gak punya Arah dan dia tidak ada tempat bergantung .jujur kita ini manusia lemah gak mungkin kita lepas pertolongan Allah. Coba kita liat seekor Anjing Dia sangat tunduk sama majikan nya walau pun hanya di berikan semangkuk makanan/tulang dia rela semalaman gak tidur untuk terimakasih pada tuan nya. Lah kita sebagai manusia di beri akal ini,di beri Allah rezeki yang cukup tapi kita Engan Shalat.


Mas yok shalat agar hidup kita tenang,yok shalat Agar masalah hidup yang kata kita sangat besar itu Allah selesaikan dengan Cepat karna Allah maha besar.Semua tiada mustahil jika Allah berkehendak",


"Hmm kamu mah sangat Religus,aku malu Shalat Syah karna dah bertahun-tahun aku gak shalat",


"Gak ada kata terlambat Mas,Selama ada umur. Allah masih beri Waktu mas untuk bertaubat",


"Yaudah yuk,keburu siang nih",


"Yah Syah"


Aisyah pun membawa Reza ke Mushollah, Aisyah pun membawa nya ke ruangan ber berwudhu.


"Mas saya tinggalin yah?"


"Tapi saya lupa cara Berwudhu?"


"Yaudah ikutin Aisyah",


Dengan Lambat Aisyah mengajarkan Suami nya untuk berwudhu.


Tak berapa lama mereka pun selesai berwudhu.


"Alhamdulillah dah selesai Mas",


"Iyah Syah,baru juga wudhu pikiran Saya jadi tenang",


"Ayok Shalat",


Mereka pun menuju Musholla di rumah sakit hal itu di lihat ayah Reza dari jauh.


"Hm Alhamdulillah Reza mau shalat Lagi sekian lama dia gak shalat akhir nya dia mau shalat lagi, ternyata Aisyah memang menantu terbaik untuk keluarga ini. Mama salah kalo mengira Aisyah itu anak jahat,dia anak Tampa keluarga.Dia anak yang Shaleha",


Beberapa menit Aisyah dan Reza shalat setelah berapa lama mereka pula shalat dan berzikir serta di akhiri dengan Doa.


Aisyah pun mencium punggung tangan suami nya.


"Mas mau keruangan Mama dulu yah?"


"Bisa 5 menit disini dulu mas?"

__ADS_1


"Mau ngapain?"


"Mau baca Al Quran , Kebiasaan Aisyah sehabis shalat subuh ngaji dulu"


"Oke lah Saya tungguin",


"Tapi Aisyah mau berwudhu dulu,nanti sehabis itu Aisyah lanjut di kursi tunggu aja baca Al-quran nya",


"Terserah Aisyah aja",


Setelah berapa menit Aisyah berwudhu. Dan dia lanjut jalan ke depan ruangan mama nya di rawat lagi.


Sesampai di kursi tunggu Aisyah pun duduk disana. Dan mulai membaca Al Qur'an nya beberapa lama. Rasa teduh hati Reza mendengar nya.berapa menit,aisyah pun mengakhiriSelesai membaca Al Quran nya.


"Masyaallah Syah suara mu indah Adem?"


"ALHAMDULILLAH ,makasih mas",


"Nanti Ajarin saya baca Alquran yah?".


"Insyaallah yah mas, kapan pun mas siap Aisyah pasti ajarin mas membaca Al Qur'an",


Kini dah menunjukan jam 10 siang , akhir nya mama Ibu Reza pun sadar.


"Mama, dah sadar?"


"Iyah Za",


"ABG kamu Angga mana sayang?"


"ABG hiks hiks"


"Kenapa Nangis sayang?"


"Angga hiks hiks",ibu Lindha baru ingat kalo anak nya sudah meninggal karna di bunuh.


nafas mana Lindha mulai sesak lagi.


dan berapa detik kemudian dia pingsan lagi.


"Dok",


"Yah mas tenang dulu",Untung saja dengan cepat dokter datang.dan Reza pun di pinta keluar dengan air mata berjatuhan.


"Mas" langsung memeluk Eza.


"Syah,Saya takut mama bakal gak kuat lagi",


"tenang yah mas Mama pasti kuat kog",


"Iyah Za"kata papa Eza.


"tuan",panggilan Satria.


Reza pun langsung melihat Satria


"Ada kabar terbaru nih",


"Apa? tapi jangan disini"


setelah mereka pergi , di sebuah ruangan tertutup.


"Sintia bos dia menurut anak buah ku semalam bertemu oleh seorang misterius. berpakaian hitam kayak nya dia ini yang lagi mengincar keluarga tuan",

__ADS_1


"Yaudah terus selidiki"


"Huh bos Mendekatin Ular itu mah bangkut kita bos, puluhan juta dah abis buat poya-poya.kalo bukan karna bos males aku berhubungan Ama tu cewek",


"Sabar aja , kita tunggu tikus-tikus itu masuk jebakan Sat",


"Tikus nya, kayak ular lagi bos licin".


"Yah Sat,kita harus sabar dan cerdik menghadapi mereka".


"Iyah bos",


"Semalam dia ngancam Aku sat?"


"ngancam apa bos",


"nih",memberikan Selembar Kertas.


"Hmm mereka dah main teror yah bos"


"Yah gerak gerik kita juga lagi di matain sekarang Sat",


"Musuh kita bukan orang sembarangan yah bos",


"Yah kayak nya ,pokok nya kita harus hati-hati.


Tak berapa lama Aisyah pun hendak mengambil minuman di mobil suami nya.


tiba-tiba saja.


"tangg"pukulan batu yang besar memecahkan kaca mobil itu dengan orang berbaju hitam


"Aaaa",kata Aisyah ketakutan di dalam mobil.


Dan orang itu pun pergi menjauh.


Untung saja banyak orang disana menolong Aisyah.


tubuh nya sudah lemas , Satria yang keluar rumah sakit melihat orang bergerombolan di samping mobil.


lalu Satria pun penasaran melihat ,ternyata Aisyah yang sudah lemas di samping mobil dan di tolong ibu-ibu.


"Aisyah kenapa?"


"ini Lo nak,Ade ini tadi ada yang mau Jahatin tu liat kaca mobil nya pecah",


"tenang yah Syah,nih minum dulu"


"makasih yah "kata Aisyah.


"yaudah Bu ,gak papa nih teman saya"


"jagain dek teman nya"


ibu-ibu itu pun pergi.


"gimana Syah cerita nya?".


"aku kesini mau ngambil minuman,eh ada orang pake jas hitam dari luar nemukulin Kaca mobil sampe pecah ,aku ketakutan Sat",


"yah udah sabar yah, aku akan kirim anak buah ku nanti buat jagain kamu",


"Sat jangan kasih tau Mas Eza yah?"

__ADS_1


"kenapa dia perlu tau ,Istri nya sudah mengalami teroran menakutkan kan",


"gak usah, aku gak mau jadi makin beban pikiran nya. kamu liat kan tadi gimana sedih nya dia pas ibu nya kembali kritis. Aku gak papa Sat, Kebahagian nya lebih penting dari rasa sakit ku",


__ADS_2