
"Aaaaaa"
Terpejam mata Aisyah karna ketakutan karna pisau itu di arah kan di atas dada nya.
"Brukk"Dorongan keras dari Seorang.
"Sini lawan aku bukan dia".
"Ternyata kamu,Anak buah Ezakan" kata penjahat itu melihat kearah Satria .
Aisyah kini hanya pingsan karna jantung nya sesak,membuat nya tak dapat lagi bertahan.
Sedang Satria sibuk berkelahi dengen penjahat.
"Bukk"
"Bukk"
"Bukk"
"Bukkk"
Akhir nya penjahat itu kalah dan dia langsung lari kesakitan.
"Mama"
"Aisyahh"
"Aku harus membawa mereka kerumah sakit,sebelum terlambat"
Kini Satria membawa Mama nya dan Aisyah kerumah sakit.
"Aku harus mengabarkan kan ini pada bos",
Lalu Satria pun menghubungi Reza.
"Haloo bos"
"Yah hallo kenapa sat"
"Gawat bos, Nona Aisyah kena kena tror lagi Bahakan ini lebih parah lagi"
"Apa kamu bilang istri ku, kenapa ?"
"Nona hampir di bunuh tadi!"
"Hiks kamu jangan boong yah Sat, sekarang gimana kondisi nya nona Aisyah akan di larikan ke rumah sakit nih"
"Saya langsung pulang malam ini, kamu harus lakukan terbaik buat nyelamatin istri saya",
"Siap bos"
"Ingat jangan sampe kenapa-kenapa"
"Tenang bos, ini saya udah menuju rumah sakit"
Kini Aisyah dan bibi Sum di rawat di rumah sakit.
Kondisi memang keritis karna dia hampir habis nafas , tapi untung aja cepat di lari kan kerumah sakit.
6 jam berlalu Satria kini sampai di rumah sakit.
"Sat ,gimana kondisi Aisyah"
"Nona udah stabil tadi keritis tapi untung cepat bawa kerumah sakit kalo gak nyawa nya gak akan tertolong"
__ADS_1
"Syukur lah", tubuh Reza seakan lemas kini dia terduduk dengan menutupi wajah nya.
"Tuan kenapa?"
"Ahhhhh!!!!apa salah keluarga ku kenapa ada orang yang meneror keluarga ku seperti ini. Apa kesalahan ku sampai orang yang ku sayang jadi korban nya terus. Jika nyawa ku yang dia harapkan ambil saja aku ikhlas",
"Sabar yah bos"
"Gimana saya bisa sabar Sat, ini bukan sekali tapi dia berulang-ulang. Dari kematian abg Angga sampe Aisyah koma 2 tahun Sat, 2 tahun Sat bukan waktu singkat itu. Sampe hari ini dia lagi-lagi mencoba membunuh Aisyah"
"Yaudah bos sabar yah"
"Yaudah aku kesana janguk Aisyah"
Kini Reza telah di ruangan Aisyah.
"Sayang" Reza sambil mengelus kepala Aisyah.
"Hiks hiks"
Eza menangis menunduk
"Mas".
"Sayang kenapa pulang"
"Gak mungkin aku gak pulang dengar kamu kayak gini sayang"
"Tapi aku kan dah gak papa",senyum lemas Aisyah.
"Hmm hiks hiks" Eza gak bisa menutupi rasa takut nya kehilangan Aisyah.
"Sayang ko nangis",
"Gimana aku gak sedih sayang lagi-lagi aku harus zona sama melihat mu terbaring lagi di tempat ini dan melihat mu sakit dan rasa takut sendirian"
"Aku tau sayang di berusaha menyusuk mu ,dia akan membunuh mu Untung aja Satria datang. Aku gak sangup kalau kamu ningggalin aku untuk selama nya sayang"
Memeluk tubuh Aisyah.
"Sayang sini jangan nangis tatapap mata Aisyah"
Eza pun menatap mata Aisyah.
"Sayang mati itu di tangan Allah bukan tangan mereka. Percaya lah walau pun mereka berulang kali berniat membunuhku, tapi itu hal sia-sia aku masih hidup itu karna aku belum waktu nya mati. Tapi sebalik nya jika misal aku hari ini memanng dah mati aku akan mati. Mau aku sehat mau aku muda kalo waktu nya tiba aku akan mati sayang"
"Hiks hiks"
"Dah jangan nangis" Aisyah melap Air mata Eza.
"Lebih baik Aisyah tinggalin mas aja karna mas hanya bikin Aisyah sakit",
"Mas ngomong apa sih, Ini takdir kita. Takdir kita berdua. Gak ada kata menyesal dalam hidup Aisyah menikah sama mas malahan Aisyah bersyukur miliki mas Yang mencintai Aisyah dengan setulus hati. Jika misal Aisyah harus mati menyelamatkan mas Aisyah rela .karna Aisyah cinta mas Karna Allah. Aisyah mohon mas jangan nyerah dengan keadaan Aisyah yakin ada kala nya kita akan bahagia sayang"
"Iya sayang"memeluk tubuh Aisyah.
"dah jangan ngomong yang aneh lagi sayang",
"tapi mas gak tega liat Aisyah di sakitin terus , sudah banyak sakit yang Aisyah rasakan bersama saya. setiap Luka yang Aisyah rasakan itu bagaikan luka yang mendalam yang mas rasakan bahkan luka Tampa darah. membuat tubuh ku lemah jantung ku seakan berhenti berdetak"
"sayang aku mencintai mu Karna Allah, Aku ikhlas dengan apa pun yang terjadi Sama kehidupan kita"
"tapi"
"sutt sayang. kalo kamu gitu aku marah. sangat marah"
__ADS_1
"jangan sayang ku"
"sayang akan aku cari komplotan penjahat itu sampai ke akar-akar Nya aku gak akan rela jika kamu terus terluka Karna aku. aku berjanji sayang. kamu percaya kan".
"kapan aku gak percaya sama kamu sayang"
"hmmmmm!!! tatapan tajam Eza.
.
"sayang aku gak suka kamu di pengaruhi amarah gitu aku mau syetan menguasai piikiran dan akal mu. kita cukup berdoa dan yakin Allah akan membuka semua ini kita cukup bersabar sayang"
"makasih sayang tadi aku hampir hilang kesadaran"
"sama-sama sayang ku"
"tenang banyakin shalat, ngaji dan berdoa insyaallah Allah akan bersama kita yang benar sayang"
"hmm yah makasih yah sayang kamu selalu tenang dan sabar menghadapi sifat ku"
"itu pasti sayang".
kini Aisyah tertidur dengan lelap sedangkan Eza tetap disisi nya takut kalo Aisyah kenapa-kenapa lagi jika misal dia meninggal kan nya.karna dia tau penjahat itu sudah terbuka dan sangat sadis.hal itu membuat Eza gak ingin meninggal kan Aisyah walau sedetik saja.
sedangkan fikiran nya selalu berkelana kesegala arah memikirkan gimana cara nya bisa menjebak dan mengetahui dalang segala teroran yang menakutkan itu.
segala hal dia lakuin tapi belum ada titik terang nya.Satria juga terus menyelidiki Sintia tapi kayak nya Sintia mengetahui hal itu yang membuat sulit Satria menyelidiki nya.
kepala penjahat nya seperti nya bukan orang sembarangan makan Nya sulit bagi Reza dan Satria mengetahui nya.
gerak gerik Mereka seperti nya sudah di ketahui .
atau kah ada orang dalam di antara mereka yang berkhianat.
"Sat ayok kita ngomong",
"apa bos"
"jangan disini , dinding disini punya telinga",
"terus yang jaga nona siapa".
"bodyguard kamu aja".
"yuk bos"
tak berapa lama mereka sampai di tempat cukup aman
"Apa kah kamu punya Rencana Sat?"
"belum"
"kamu nyadar gak Gerak gerik kita kayak nya dah di selidiki"
"yah kayak nya bos aku juga ngerasa"
"apa kah ada orang dalam yang berkhianat"
"saya belum tau orang nya bos selidiki"
tiba saja
"tekkkk" sesuatu jatuh berarti ada orang yang mengintip
"siapa itu"
__ADS_1
"ayok sat kita kejar".
"ayook"