
7
Istri itu bukan lah pembantu yang bisa di perlakukan sesuka hati,bukan boneka yang bisa di permainkan sesuka mu.Lalu Engan kamu simpan. Istri itu adalah pasangan mu,teman mu,pelengkapmu ,pakaian mu.jadi jika ingin hidup bahagia buat hati nya bahagia,kesuksan seorang suami gak lepas dari doa istri.
****
Setelah Aisyah mengerjakan tugas rumah nya.Walau pun hati nya sudah lelah tapi dia berusaha sabar.Atas perlakuan keluarga baru nya.
Dia duduk di taman rumah ,sambil termenung mengenang masa-masa indah bersama umi dan Abi nya walau pun hanya sebatas orang tua angkat. Tapi Aisyah sangat mencintai mereka. Karna menurut Aisyah hanya mereka lah yang tulus mencintai Aisyah.
"Andai Ayah kandung ku,mencintai ku, mungkin hidupku akan bahagia.tapi sayang hadir ku pun Tampa di harap kan. Karna aku terlahir sebagai wanita. Ya Allah apa salah ku.semoga aku bisa menatap keindahan di pagi besok, biasa bersama orang-orang yang tulus mencintai ku", kata Aisyah.
"Maapin Aisyah ya Allah karna Aisyah kalo belum menjadi manusia yang bersyukur atas nikmat mu, padahal Allah telah beri Aisyah nikmat iman, nikmat hidup, nikmat sehat, dan banyak sekali dalam sehari Aisyah mendapatkan kenikmatan itu. Maapin Aisyah ya Allah kalo belum menjadi orang yang bersyukur. Harus nya Aisyah bersyukur banyak orang telah mati ingin hidup untuk bersujud pada mu sedang kan Aisyah lupa untuk bersyukur atas nikmat mu masih hidup, masih bisa merasakan kenikmatan-kenikmatan saat bersama mu, ya Allah Aisyah akan kuat gimana pun tinggi badai itu akan Aisyah terus berdiri selama langkah Aisyah benar Aisyah akan kuat. Aisyah yakin semakin tinggi ujian dari mu semakin tinggi pula tingkat iman seseorang dan orang-orang sabar selalu bersama mu",
Aisyah pun membuka Al Qur'an dan mulai melantunkan surah demi Ayat. Dari jauh Reza melihat nya dengan senyum.
Hal itu di perhatikan ibu nya.
"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri?"
"Itu dengerin Aisyah ngaji",
"Tumben, jangan bilang kamu suka Ama Dia yah?"
"Apa salah nya ma? Aisyah kan istri aku sekarang ,milik aku sekarang?"
"mama gak suka yah kamu jatuh hati sama Tu gadis",
"Apa salah nya ma?"
"Gara-gara dia kamu lumpuh kayak sekarang?"
"Kenapa mama? Kayak ingin buat Reza trus trpuruk keadaan ini, sekarang Reza sudah bisa terima keadaan Reza mama yang seakan-akan buat Reza jatuh",
"Gak gitu Za,tapi kan kamu punya Siska?"
"Yah Reza juga punya Siska",
"Mama takut kamu jatuh hati Ama Aisyah dan lupa Ama Siska,ingat Siska itu anak teman mama. Mama gak mau kamu nyakitin dia.mama mau kamu nanti dah sembuh nikahin dia dan tinggalkan Aisyah",
"Terserah Mama aja",
Lalu Reza termenung "yah terserah Mama,yang penting sekarang aku bahagia miliki dia. Yah ntah sampai kapan aku sangat suka milikin dia. Kalo nanti mama nyuruh aku pisah ,yah aku akan pikir gimana cara nya bisa terus miliki nya,dia sungguh membuat aku mabuk kan untuk ku saat ini, yah mabuk saat memandang wajah nya"
Kata batin Reza.
"Heh ko menung",
"Eh yah mama",
"Mama gak Sudi yah kamu suka benaran sama dia, pokok nya kamu hanya boleh suka sama Siska?"
"Yah Mama,Reza pusing ma.Reza mau kekamar dulu"sambil mejalan kan kursi Roda menuju kekamar nya.
Belum juga sampai, Siska datang
"Sayang", memeluk belakang Reza.
__ADS_1
"Iyah sayang",
"Sayang makasih transferan semalam aku suka banget tas nih",
"Syukurlah",
"Tapi aku mau beli baju lagi sayang",
"Kan semalam dah tas?"
"Kan sekarang mau baju lagi",
"Kasih aja sayang",mama Reza dengan senyum bahagia.
"Berapa?"kata Reza kesal.
"10 juta",.
"Beli baju 10 juta",
"Yah sayang"
Hal itu di dengar Aisyah,.
"Hari-hari minta uang sama mas Reza, apa kah nyari uang kayak minta telapak tangan. Semalam 70 juta hari ini 10 juta.Apakah begitu wanita yang dicintainya mas Reza",
"Iyah nanti transfer ",jawab Reza.
"Nih sayang aku bawakan bolu kesukaan kamu", kata Siska lagi.
Tak berapa lama Siska pun pulang ,setelah mendapatkan yang dia mau.
Aisyah pun membawakan makanan siang untuk Reza.
"Nih mas makan dulu",
"HM gak ah males makan",
"Cobain dulu nanti sakit", kata Aisyah.
"Iyah aku makan,tapi kamu yang suapin", kata Reza senyum nakal.
"Iyah deh mas",
"Terus aku mau kamu buka cadar mu itu kan kita cuma berdua",
"Huhmmmm",nafas panjang dari Aisyah.
"Gak mau yah,gak mau makan aku mah",
"Iya Iyah mas aku buka nih",kata Aisyah.
"Nah gitu dong enak di pandang",
"Aaaam",
"Enak masakan kamu",
__ADS_1
"Makasih mas",
"Istri idaman kamu mah",
"Alhamdulillah lah kalo misal gitu mas",
"Kamu mau aku beliin apa?"
"Gak mau apa-apa mas?"
"Kamu kan cewek masa gak suka aku beliin apapun?"
"Aku mah bersyukur apa pun yang aku punya sekarang",
"Hmm kamu tu beda, aku senang miliki kamu. Nanti aku yang akan beliin yang yang cocok buat kamu",
"Gak perlu mas, nanti uang mas abis karna beliin aku terus , semalam baju .itu aja dah cukup",
"Baju yang gak sampe 1 juta aja kamu mah bersyukur banget",sambil mengelus kepala Aisyah.
"Yah iyalah kan itu dari kamu mas pasti spesialah mas",
Setelah Reza makanan dan minum obat Aisyah pun berniat langsung keperkejaan nya dan tak lupa memakai cadar nya dulu.
"Mas Reza Istrahat dulu yah",
"Iyah sayang",
"tapi nyanyiin aku dulu"
"Nina Bobo oh Nina Bobo",
"Kog lagu anak kecil lagi sih",.
"Cuma itu lagu aku hafal mas",
"Yaudah lah nyanyin itu juga gak papa"
"Nina Bobo oh Nina Bobo..."sambil mengelus kepala Reza.tak berapa saat Reza pun tidur.
"selamat tidur suami ku,moga lekas sembuh dan bisa berjalan lagi.Aku gak ingin ada siapa pun yakitin kamu,karna aku mencintai mu",
"Aku pergi dulu ya" sambil menarik kan selimut.
Tiba-tiba saja tangan nya di tarik Reza. akibat nya Aisyah terjatuh di dada Reza.
"aku juga mencintaimu sayang", dengan mata tertutup membisiki di telinga Aisyah.
"dah ah mas,Aisyah mau ke dapur dulu",
Aisyah pun cepat bangkit takut ibu mertua nya datang kesana dan marah.
"kamu kenapa takut Mama marah yah",
hanya menunduk kebawah Aisyah
"yah mas",
__ADS_1
"haha kita mah kayak orang pacaran dalam kamar,kayak takut di gerebek warga",
"hehe,"senyum terpaksa Aisyah.