Terbitlah Fajarku

Terbitlah Fajarku
Aku akan membuat mu luluh karna ketulusan ku


__ADS_3

Ku kan melulukan mu


Dengan ketulusan ku


Jika tanya apa alasan aku


Tetap kuat disini


Alasan nya simpel karna


Aku mencintai mu Tampa syarat.


***


Tak berapa lama Aisyah terbangun dari tidur nya. Aisyah melihat Reza ada disisi nya. Yang tengah memain kan ponsel nya.


Aisyah pun mengucek mata nya seperti tidak mungkin, suami nya ada disebelah nya.Seperti mimpi seorang yang didambakan ada di depan mata nya.


Aisyah pun baru sadar kalo cadar nya lepas dari wajah nya.hal itu membuat Aisyah panik karna semenjak Umur Aisyah 7 tahun dia tak pernah membuka cadar nya kecuali dia sendiri membuka nya.


Hal itu di perhatikan Reza.


"Kenapa bingung yah kemana cadar mu?"


"Iyah Mas,kemana cadar ku.siapa yang buka?sejak kapan?Aisyah malu?"kata Aisyah menutupi wajahnya nya dengan selimut di tangan nya.


"Hmm Aku yang buka?"


"Hmmmmm",


"Ko gak sok",


"Yah kan Alasan aku tutup cadar itu karna aku hanya ingin kecantikan ku untuk suami ku dan kamu?"


"Suami",


"Iyah,untuk orang yang halal bagi ku",


"Kalo gitu aku mau kamu gak usah pake cadar lagi",


"Yah gak papa kalo depan Mas aja,tapi jangan Aisyah minta Aisyah untuk orang lain",


"Iyah juga yah,kalo Aisyah buka cadar nya. Nanti itu Satria bisa mengambil Aisyah ku lagi,gimana pun dia kan milik ku sekarang",kata batin Reza.


"Oke deh,terus kenapa tadi kamu pincang gitu pulang?"


"Nyonya, ibu Mas minta Aisyah belanja kepasar jalan kaki",


"Kenapa gak naik ojek",


"Soal nya uang nya Pas untuk belanja aja",


Kata Aisyah menunduk.


"Trus tuh kaki kenapa merah gitu?" Melihat telapak kaki Aisyah yang merah.


"Sendal aku putus tadi?"


"Trus jalan kaki",


"Yah iyah gimana lagi",


"Kenapa tadi gak minta uang sama aku",


"Gimana mau minta tadi kan mas sama?"


(DipotongReza dah karna Reza paham arah pembicaraan Aisyah kemana)


" Yaudah lah tidur aja dulu",


"Tapi Aisyah harus masak makan siang?"


"Gak perlu bibi kan ada?"


"Tapi nanti nyonya marah lagi",


"Mama yah",


"Tenang itu nanti urusanku,Oh yah hari ini Aku mau makan siang sama Siska dan ke mol juga",


Walau batin Aisyah sakit pas Reza pergi dengan pacar nya,tapi Aisyah harus kuat.


Karna menurut Aisyah perhatian Reza saja saat ini sudah cukup.


Sekitar jam 1 siang Reza pun berangkat dengan supir nya.Untuk jalan-jalan bersama pacar nya.sedangkan Aisyah yang sakit melanjutkan Istrahat nya.


Tak berapa lama ibu mertua nya datang.


"Burr",

__ADS_1


Siraman air ke Wajah Aisyah.


"Nyonya ,bangun",


"Eh nyonya maap Aisyah ketiduran", kata Aisyah melap muka nya yang basah.


"Enak yah tidur",


"Maap nyonya,saya sakit. Terus tadi Mas Reza minta saya Istrahat",


"Hmm masa Iyah anak saya,bisa luluh dengan kamu",melihat Aisyah dari ujung kaki sampai kepala Aisyah.


"Benaran nyonya",


"Jangan boong kamu,kalo berharap gak boleh tinggi.bukti nya sekarang dia lagi jalan sama pacar nya",


Aisyah hanya menundukkan kan kepala nya,jika dia bicara takut nya bukan hal baik jika ibu mertua di buat marah nanti.


"Gih sana kedapur bantu bi Sum, kamu disini bukan majikan tapi kamu pasti tahu posisi mu",


Aisyah pun kini pergi kedapur walau pun keadaan lemah,tapi dia harus kuat karna dia tak ingin memancing amarah ibu mertua nya.


***


Kini sudah jam 20:00 WIB Reza belum pulang juga,bukan dia sangat bersenang-senang dengan pacar nya.


Sedangkan Aisyah sedang duduk di jendela melihat teras rumah,karna dia sudah lama menantikan kepulangan suami nya.


Setelah beberapa saat akhir nya Reza pulang,nampak senang dimuka Aisyah.


"Rek"


"Mas dah pulang",kata Aisyah menyalami tangan suami nya dengan bahagia.


"Iyah udah lah",


"Sini Aisyah ,lepasin sepatu nya",


Aisyah lakukan dengan ikhlas dan tersenyum bahagia.


"Kamu gak cemburu saya abis pacaran dan pulang segini malam",


"Yah Aisyah sih gak papa asal Mas bahagia,tapi mas Aisyah cuma ngingatin berduan bukan mahrom itu dosa", kata Aisyah dengan tersenyum.


"Kamu jangan ngajarin saya tentang Agama",kata Reza dengan marah.


"Hm yah Aisyah cuma ngingatin mas,kalo mas dengerin syukur kalo gak yah gak papa",


"Hmm benaran nih mas,makasih banget yah mas",sambil menyium tangan suami nya berulang-ulang.


"Kamu baru pertama yah di beliin baju sampe kayak gitu",tertawa konyol Reza.


"Yah pertama lah, seumur-umur Aisyah gak pernah dekat Ama cowok, pacaran aja belum pernah.jadi pas mas beliin ini Aisyah senang banget", kata Aisyah.


"Gih cobain pake, tapi yah gitu",tersenyum menyurigakan dari Reza.


"Oke mas",


Aisyah pun langsung ke kamar mandi Menganti pakaian nya.


5 menit kemudian


Aisyah keluar dengan pakaian yang di belikan Reza.


"Wowwww", kata Reza tak berkedip melihat tampilan Aisyah.


"Mas beliin aku baju kayak gini, terlalu pendek ,Aisyah gak pernah make gini agak Risih",


"Tapi kamu cantik aku suka,aku mau kamu Makai ini",


"Tapi",


"Bukan kah gak nurut perintah suami itu Dosa. Dan bahagiain suami itu Pahala, kamu ngangap saya suami kan. Jadi gak boleh nolak",


"Saya mau mandi dulu",


"Yah Aisyah bantuin mas",


20 menit kemudian,selesai mandi dan Reza pun kini tiduran di ranjang nya.


"Mas mau makan",


"Gak masih kenyang tadi makan Ama Siska",


"Hmmmm", kata Aisyah.


"Ntah kenapa saat pertama kali aku melihat wajah mu secara jelas aku mengagumi mu, aku tercandu oleh keelokan wajah mu, ntah mengapa dari jutaan wanita yang ku temui kamu lah yang mampu membuat ku kehilangan akal sehat ku", kata batin Reza melihat wajah Aisyah.


"Mas" ,

__ADS_1


"Mas",


"Hah",baru tersadar dari lamunannya.


"Kenapa Mandang Aisyah gitu",


"Aku mau tidur di elus rambut ku sama kamu",


"Deg"


Degupan kencang di hati Aisyah pertama kali nya hati nya berdetak sangat dahsyat.


"Apaa mas",


"Saya mau tidur di elus kamu",


"Oh Iyah deh mas",


"Nyanyiin saya yah",


"Nyanyi apa mas",


"Terserah",


Aisyah pun mulai mengelus rambut reza.


"Nina Bobo oh Nina Bobo",


"Kog Nina Bobo sih Syah saya bukan anak kecil lagi",


"Terus lagu apa?"


"Apa aja asal jangan Nina Bobo",


Aisyah pun mulai bernyanyi.


"bila mencintai yang lain,mungkin kah hati akan tegar


sebisa mungkin tak akan pernah


cinta ku akan hilang(my heart)........",


Tak berapa lama Reza pun tertidur dengan lelap mendengar kan suara merdu Aisyah.


Aisyah pun melihat Reza sudah tidur


"Selamat tidur mas Reza ,semoga mimpi indah. Walau pun mas Reza belum mencintai Aisyah. Tapi Aisyah akan terus belajar mencintai mas Reza. Dan sampai mas Reza sadar kalo Aisyah benar-benar mencintai mas Reza",


Lalu Aisyah pun berniat beralih tidur di sopa panjang,karna Aisyah gak akan tidur satu ranjang sama mas Reza kalo mas Reza gak meminta nya.rasa takut Aisyah masih ada di benak nya.


Saat Aisyah nak beralih tangan nya di tarik Reza.


"Disini aja",


"Tapi",


"Gak usah membantah",


"Iyah",


Keesokan pagi nya,Aisyah tersadar tubuh nya seakan berat.Ternyata tubuh nya di peluk oleh tubuh kekar yang membuat nya sulit bergerak.


"Siapa kamu?"karna Aisyah masih gak ingat kalo dia sudah menikah.


Reza pun yang semula tidur kini tersadar.


"Kenapa , bukan kah kamu itu milik ku sekarang",


"Hmm mas Reza?"


"Kamu pikir siapa lagi? Satria",


"Gak mas",


"Awas aja kalo aku liat kamu jalan sama dia akan ku buat hidup mu menderita",


"Iyah mas",


Lalu Aisyah pun melepas pelukan itu dan dia bangun.


"Lalu mas Sama Siska?"


"Aku mencintai nya, apa hak kamu melarang aku jalan Ama siapa saja,kalo kamu jalan sama orang lain yah aku marah karna kamu itu mainan kesayangan aku jadi gak boleh siapa pun mengambil milikku?"


"Jadi mas ngangap aku cuma kayak mainan,hiks hiks".


Tangis Aisyah pecah.


"Udah syukur kamu itu aku sayangi , memang mau aku sakitin. nggak kan",

__ADS_1


"Hiks hiks",


"Dah sana siapin aku air panas Aku mau mandi".


__ADS_2