Terbitlah Fajarku

Terbitlah Fajarku
Jangan tinggalkan aku Syah


__ADS_3

15 menit berlalu,akhir nya kini Aisyah dibawa kerumah sakit dengan keadaan lemah.Untung saja ada orang baik yang membawa mobil pembawa barang dan melihat Aisyah terbaring lemah ditepi jalan dan simpahan luka.


Dan dia pun menghubungi Ambulans.


Sedangkan Reza terus mencoba menelfon Aisyah,dan menunggu hujan redah.


Di depan rumah sakit.


"Syah,kamu moga baik-baik aja",perasaan Reza gak enak.


"Sabar tuan",


"Kamu jangan buat saya makin kesal yah nih gara-gara kamu ninggalin dia",


"Maap tuan",


"Ayok kita pergi",


"Tunggu ujan redah dulu tuan"


"Aku gak bisa nunggu lagi",


Saat Reza dan supir mau turun kepakiran mengambil mobil.


Tiba-tiba saja ambulan membawa Aisyah pun keluar.


"Ayok cepat"


Eza hanya terdiam meliat supir ambulan dan rekan nya itu membawa Seorang wanita dalam nya.


"Kenapa diam, Ayok tuan"kata supir itu .


"Diam aku kayak mengenal nya"


"Iyah tuan itu nona Aisyah"


"Apa?"


"Benaran tuan"


"Ayokk cepat kita susul mereka"


"Ayokk",.


Kini langkah supir mendorong kursi roda Eza pun dengan cepat mengejar mereka yang membawa Aisyah tadi.


"Mana istri saya tadi?"


"Sudah di bawa keruangan UGD mas", kata salah satu supir ambulan tadi.


"Dimana kalian menemukan nya",


"Dijalan ******"


"Bukan kah itu jalan sepi",


"Yah Mas,tubuh nya tadi sangat memperhatikan kan , kayak nya dia korban lari mas",


"Makasih info nya mas",


"Yah" lalu supir ambulan itu pun pergi.


"Aku yakin ini pasti ada humbungan nya sama troran itu, aku gak rela kalo istri ku harus mati juga hiks hiks cukup ABG Angga aja ninggalin aku",


"Aku harus hubungin Satria gimana penyelidikan nya"


Lalu Eza pun menghubungi Satria.


"Hallo",


"Halo bos kenapa?"

__ADS_1


"Kamu sekarang kerumah sakit keruangan UGD?"


"Siapa yang disana tuan,Nyonya kah tuan",


"Bukan Aisyah"


"Gak mungkin kan bos ,bos jangan boong",


"Benaran saya Rasa ini ada hubungannya nya dengan pembunuh Abg Reza dan troran semalam Sat. Aisyah kena tabrak Sat kedaaan nya sangat parah Sat"


"Parah ini Bos,Mereka udah gak pake Rasa kesihan lagi. Kita harus jalan cepat sebelum banyak korban lagi"


"Yah Sat ku serah kan semua nya sama kamu",


Tak berapa lama dokter memeriksa Aisyah pun keluar.


"Gimana keluarga pasien?".


"Saya suami nya dok?"


"Keadaan istri kamu sangat memperhatikan, keadaan nya keritis. Dari tadi dia memanggil nama Eza?


"Saya dok",


"Boleh kah saya menjenguk nya sebentar",


"Silahkan".


Lalu Eza pun masuk melihat tubuh Aisyah yang lemah dan pucat,mata nya nya yang sulit terbuka


"Syah",Kata Eza mulai mengelus Rambut Aisyah.


"Mas,mamamakasih yahhh mau jadi Suami Aisyah, maaapiin Aisyah kallo aaaada ssalahh sasama Mas selama ini",


"Sayang, kamu jangan banyak fikiran dulu. Aisyah ku gak pernah salah ko" kata Reza mulai menangis melihat kondisi Aisyah.


"Mas, kalo misal Aisyah esok udah gak bisa nemanin mas Lagi,Mas hati-hati yah",


"Mmas Aiss ccinnta ssama Mmaas,Aiiis Mmalu ngomong Iinni ttapi Aisyah takut Esok wwaktu Aiis aaabis",


"Gak boleh ngomong gitu sayang, mas juga Cinta sama Aisyah Cinta banget Aisyah harus kuat"Kata Eza lagi mencium tangan Aisyah.


"Mmakassih mas",


Tiba-tiba saja Aisyah hilang kesadaran.


"Aisyah"


"Aisyah"


"Dokter,istri saya"


"Dok",


Tak cukup lama dokter pun datang , dan Eza dibawa keluar


Ruangan Aisyah.


Setelah beberapa Aisyah di periksa dokter pun keluar.


"Gimana dok istri saya",


"Kita harus cepat melakukan Operasi, keadaan Aisyah sangat keritis kita gak ada waktu lagi",


"Lakukan yang terbaik dok buat Istri saya",


"Baik Pak,urus dulu persetujuan nya dengan suster",


"Baik dok"


Selesai mengurus surat menyurat persetuan kini Aisyah melakukan operasi di bagian kepala. Karna memang benturan yang sangat kuat dia bagian sana.

__ADS_1


Sedangkan Eza masih terpuruk di depan ruangan operasi.


"Mas yakin Aisyah kuat, Mas janji kalo Aisyah nanti sadar mas gak akan berlaku kasar lagi. Mas juga ikhlas sama keadaan mas sekarang, tapi mas Harap Aisyah sadar"ucapan Eza mengental kedua tangan nya yang berkeringat.


"Za"


"Papa"


"Sabar"kata papa nya sambil memeluk Eza dan sambil mengelus punggung nya.


"Eza takut pa,kalo Aisyah bakal ninggalin Eza",Reza mulai menangis


"Papa yakin Za, Aisyah kuat"


"Semoga pa"


"Yang tenang sayang,doain Aisyah bisa lewatin masa masa sulit ini",


"Yah Pa"


4 jam berlalu kini lampu Ruang operasi telah mati,menyatakan operasi sudah selesai.


lalu kini Dokter pun keluar.


"gimana dok kondisi Menantu saya"


"Iyah dok gimana dia",


"keadaan nya",


"gimana dok jangan buat saya Khawatir",


"operasi nya berhasil, tapi keadaan nya saat ini",


"gimana dok",


"Koma"


"gak mungkin dok, kan operasi nya berhasil",.


"Dia banyak mengalami luka,dan banyak kehilangan darah


itu yang membuat kondisi nya Melemah seperti sekarang


saya harap semua nya mendoakan nya semoga keadaan


nya cepat setabil,saya hanya bisa melakukan sebisa saya


tapi semua nya kehendak Tuhan",


"papa Aisyah hiks",


"Yang sabar yah Za",


"yah Pa",


kini Eza hanya merasakan ketakutan kehilangan nya pada Aisyah. Dia mengenang pertama-tama perlakuan nya yang kasar pada Aisyah. Sering membentak dan berlaku kasar pada Aisyah.


Eza pun hanya dapat melihat Aisyah dari dinding tembus


pandang dengan kaca. tubuh Aisyah yang dipakaikan alat-alat medis .


"Syah lekas bangun Lekas sadar, Mas ingin shalat bareng


kamu lagi. dengerin kamu ngaji.dengirin kamu nyanyiin Nina Bobo tiap saya susah tidur . saya kangen cerewet kamu.Ku harap mata indah mu itu lekas kamu buka. karna ku disini merindukan masa-masa itu dan saya akan bilang sama Mama kalo saya benar-benar mencintai mu. Bukan Siska, aku ingin waktu hidup ku selalu bersama kamu.Bukan hanya saat aku lumpuh tapi untuk sampai selama nya sampai maut memisahkan kita. ku mohon bangun, jangan tidur lama-lama sayang. Tuhan jika kamu masih waktu aku untuk selalu bersama nya ku akan menjaga nya dengan setulus hati ku tuhan"tangis Eza pecah saat melihat tubuh Aisyah lemas disana.


"Syah mas janji, bakal menangkap semua orang yang berusaha membunuh kamu. akan ku cari sampai ke akar-akarnya nya.


siapa pun mereka akan ku pastikan mereka akan mendapat kan ganjaran yang setimpal. berani sekali dia mengangu seseorang yang sangat berharga dalam hidup ku",tatapan tajam Eza nampak jelas banget dari wajah nya.


"Aku harus sembuh,aku harus belajar jalan lagi. Aku gak boleh lemah. jangan membuat musuh ku makin merajalela. dengan berbuat semau nya kepada keluarga ku,aku harus sembuh",

__ADS_1


__ADS_2