Terjebak Di Bingkai Foto

Terjebak Di Bingkai Foto
Episode 11. Tawaran Ibu Sri


__ADS_3

memang mencari pekerjaan sangat lah sulit, gak di internet maupun dunia nyata sama-sama sulit ditemukan. apalagi di dunia modern ini penuh dengan orang pengangguran.


banyak orang yang menginginkan hidup sukses dan berkucupan, apalagi di bidang pekerjaan. tapi di pikir lagi gak mungkin kan langsung dapat pekerjaan enak dan bergaji fantastis?


harus mulai dari nol dulu kalau ingin jadi orang sukses, dan tak lupa selalu berusaha untuk jadi yang terbaik. percaya akan diri sendiri itu juga penting dalam menjalani pekerjaan, bahwa suatu saat bisa jadi orang sukses.


saat ini mungkin itu yang difikirkan oleh Elisa, berusaha untuk nyakin jika ia akan menemukan pekerjaan yang tepat. walau begitu sulit menemukan yang cocok.


kemarin Elisa memang dapat kabaran kalau akan di interview, tapi yang ada bukan interview jadi desain baju. ceo menawarkan jadi sekertarisnya, walau bergaji besar tapi Elisa menolaknya. apalagi melihat sang ceo menyimpan aura tak baik di matanya.


daripada harus dilecehkan lagi lebih baik Elisa memilih pergi sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. memang hidup itu pilihan kalau baik ya dijalani tapi kalau terliat buruk tinggalkan saja.


sambil menggambar desain baju Elisa melirik kearah kalender. dan melihat kira-kira ini sudah tanggal berapa? betapa kagetnya ternyata sudah berganti bulan dan sekarang tanggal 3 Juni.


Elisa tak percaya kenapa begitu cepat kalender berjalan. apa mungkin dianya terlalu sibuk mencari pekerjaan, atau di selang waktu ia menggambar desain.

__ADS_1


sudah 1 bulan Elisa tinggal di kota Jakarta ini, tapi tetap saja belum menemukan pekerjaan yang cocok dengan bakatnya. Elisa pun hanya bisa bersabar dan bersabar.


siang hari sekitar jam 01.15 menit ibu Sri datang kekontrakan Elisa, dengan membawa sedikit oleh-oleh karena habis pulang kampung. terliat rumah itu pintunya ke buka sedikit, Bu Sri pun memanggil Elisa.


ternyata sudah beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban. Bu Sri pun langsung masuk kedalam memastikan apa ada Elisa, tapi kalau diliat dia ada didalam dirumah.


Bu Sri pun tak sengaja melihat gambar desain baju berserahkan di atas meja ruang tamu.ia pun mengambil dan meliat-liat gambar desain yang begitu bagus.


betapa kagum Bu Sri melihatnya desain baju sederhana tapi terlihat modis. modelnya pun berbeda-beda ada yang bahu pendek, bahu panjang, ada juga yang setelan.


"maaf Buk saya selesai mandi" sapa Elisa.


mendengar Elisa bicara secara tiba-tiba Bu Sri pun menjatuhkan kertas desain itu karena kaget.


"gak papa neng, jadi kaget aku" sahut Bu Sri sambil mengambil kertas desain dan menaruhnya di meja.

__ADS_1


"ohya neng saya kesini mau kasih oleh-oleh dari pulang kampung kemarin" Bu Sri pun memberikan sekotak kue ke Elisa.


"makasih loe.. ibuk baik banget, saya juga mau ngomong buk kalau saya mau memperpanjang kontrakan" sahut Elisa dengan menerima kue dengan senang hati.


"sudah aku duga neng.. pasti betah tinggal kontrakan ini.apalagi tempatnya adem beda dikomplek sana panas!" Bu Sri pun tersenyum sambil beda-bedain kontrakan sama yang lain tapi wajar lah itu.


mendengar jawaban Bu Sri.. Elisa pun tersenyum "memang kontrakan ini adem walau kecil tapi aku betah tinggal disini" dalam hati Elisa pun berbicara.


"ngomong-ngomong neng itu gambar siapa? bagus banget loe neng. gambar desainnya modis!" Bu Sri begitu penasaran dengan jawaban Elisa.


"itu punya saya buk, saya yang gambar desain itu" sahut Elisa.


"owh.. jadi itu neng Elisa yang gambar bagus banget. neng mau aku kenalkan, buk Sri punya kenalan butik loe? walau kagak gede. dia lagi cari orang pinter gambar desain baju. kalau mau besok aku ajak kesana" penjelasan Bu Sri.


betapa gembiranya Elisa mendengarnya, tanpa bosa-basi Elisa langsung menerima tawaran buk Sri dengan senang hati.

__ADS_1


__ADS_2