
Elisa berjalan keluar kantin, tapi entah kenapa dia ingin sekali melewati taman dekat tembok kaca itu. padahal selama ini Elisa tak pernah ingin dekat-dekat dengan taman itu.
Elisa merasakan hawa sejuk di ruang taman, ada banyak bunga bermacam-macam rupah dan sejenis tanaman keladi. semua tanaman di tanam didalam pot, kebanyakan tanaman disini dipilih yang tak bisa terkena matahari langsung.
Elisa melihat-lihat tanaman ini tumbuh dengan subur dan indah. tapi disudut dekat tembok kaca ada 1 bunga yang layu. Elisa lalu mengambilnya dan memindahkan ke tempat lebih teduh, dia lalu menyiramnya dengan air mineral yang dibawahnya dari kantin.
tanpa disadari Adrean daritadi memperhatikannya di balik tembok, Adrean bingung apa yang sedang dilakukannya dengan bunga itu.
setelah menyiramkan air Elisa mengintai kesana kemari apa ada orang yang melihatnya, ketika dirasa aman Elisa memegang kuncup bunga lalu berkata.
"Tumbuhlah jadi bunga yang cantik".
tiba-tiba keajaiban datang bunga itu bergerak seperti ada yang menggerakkannya, tadinya layu sekarang menjadi subur dan kuncup itu mekar cantik sekali. Elisa sangat senang melihatnya, setelah dirasa aman elisa lalu pergi meninggalkan taman itu. dia tak menyadiri sepasang mata tajam mengawasinya.
Adrean benar-benar kaget melihatnya, apa ini mimpi atau sekadar lelucon. dia lalu menghampiri bunga itu dan memeriksa apa benar bunga yang layu tadi sekarang jadi indah berseri.
sambil menunduk Adrean melihat bunga itu dan kaget bukan kepalang.
__ADS_1
"ternyata dia.. dia benar Elisa yang dijodohkan waktu aku masih bayi" batin Adrean masih tak percaya.
*****
malam ini udara sangat dingin mendung mulai hadir malam pun semakin gelap tiada bintang menghiasi dan bulan. begitupun rasa penasaran dan kegelisahan telah datang dipikirkan Adrean.
pikiran yang kacau membuatnya tak ingin lagi melanjutkan menatap layar komputer, dia lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk. tapi tetap saja masih membuat pikirannya tak nyaman.
"dia benar-benar Elisa yang dicari ibu, apa jadinya kalau tau dijodohkan denganku? apa dia bakal menerimanya, apa aku juga bakal bisa menerimanya, memikirkannya saja rasanya kepalaku ingin pecah!" sambil kedua tangannya memegang kepalanya yang sakit karna stres.
tiba-tiba terdengar suara pesan masuk di hp Adrean. drrggg.. drrgg.. drrggg.. yang pada saat itu di silent.
kenapa loe gak menghubungi gue? atau hanya sekedar tanya keadaan? gue sekarang sudah ada di indon loe!
ternyata pesan itu datang dari Sely teman dekat Adrean waktu SMA. hari ini Sely balik ke Indonesia dia selama ini tinggal di singapura. setelah lulus SMA dan kuliah disana, ia sekali-kali kesini menjenguk neneknya.
Adrean hanya melihatnya saja dan tak membalas itu membuat Sely kesal.
__ADS_1
kok gak dibalas sih? gak kangen yah sama gue? sekarang dah sombong ya!
Adrean masih tetap tak membalas, Sely jadi makin kesal.
Adrean..kok gak balas sih?
Adrean??
pesan bertubi-tubi dari Sely membuat Adrean kesal juga, tingkah sely yang masih saja kekanak-kanakan.
"apa sih maunya, gak mikir apa lagi bingung?" batin Adrean.
Adrean lalu membalas pesan dari Sely dan itupun cuma pesan singkat.
aku lagi sibuk!
awalnya Sely bahagia mendengar hpnya bergetar, dapat balasan dari Adrean tapi pas waktu melihatnya. Sely kesal campur kecewa jawaban yang tak ingin dia dengar.
__ADS_1
"awas saja Adrean, besok gue akan kasih loe surprise! gue pengen tau gimana reaksi loe liat gue!" Sely sambil duduk diatas kasur dengan tersenyum penuh dengan ya misteri.