
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Cup
Claudia terkejut saat melihat alberto sudah berada didepannya dan mengecup bibir nya dengan lembut didepan umum,kecupan lembut yang dia rindukan selama ini.
"Sayang....kau disini? " tanya Claudia seolah tak percaya jika pria didepannya adalah suami nya.
"Ya....aku baru saja sampai ,aku ingin segera bertemu dengan mu makanya aku langsung kesini. Tadi nya ingin makan dulu,baru menemui mu karena ini sudah lewat jadwal makan siang " jelas Alberto yang ini sudah duduk disamping istri nya.
Tatapan nya tak beralih pada james,alberto masih setia menatap pria yang duduk didepan wanita nya itu dengan tatapan mengerikan. Entah kenapa dia tidak suka dengan James,tatapan james pada claudia terlihat berbeda dan dia tau kalau james menyukai istri nya itu.
"ah....ini james ,dia guru sekaligus teman ku sayang. James yang membantu ku mengenai perusahaan, dia juga seorang pengusaha " jelas Claudia karena dia seperti melihat percikan api diantara mata kedua nya.
__ADS_1
Claudia bergeluyutan manja di lengan suami nya,dia tau kalau alberto mulai cemburu pada pria didepan nya ini. Sebenarnya dia juga ingin membuat alberto cemburu,tapi tidak dengan James. Pria itu sangat baik pada nya,mana mungkin dia melibatkan pria itu .
James tersenyum tipis,dia mengulurkan tangannya pada Alberto. Dia tau jelas siapa alberto,banyak orang yang tidak ingin berurusan dengan pria berbahaya ini tapi bagi nya. Alberto merupakan tantangan,apalagi perusahaan nya tidak lah begitu kecil. Dia berani bersaing dengan alberto,hanya saja jika Claudia berminat pada nya.
Melihat tingkah claudia yang manja,membuat rasa cemburu dihati alberto berkurang. Dia akan memberikan pelajaran pada claudia karena berani meminta pria lain mengajari nya untuk berbisnis,bukan nya meminta pada nya saja .
Setelah makan siang,james kembali ke perusahaan nya Begitu juga dengan Claudia dan alberto yang memilih untuk kembali kerumah mereka. Rumah utama,karena memang mereka sudah tinggal disana selama ini .
Kakek Ricko sudah kembali keluar negeri,dia tidak ingin mengganggu aktifitas percintaan claudia dan alberto. Begitu juga dengan mama claudia dan bik Nani,mereka kembali kerumah pemberian alberto.
Disepanjang perjalanan mereka diam saja,tidak ada yang memulai pembicaraan . Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing,claudia dan alberto sama-sama merasa bingung.
Sesampainya dirumah,claudia masuk lebih dulu. Dia ingin membuatkan teh hangat untuk mereka berdua ,dia ingin bicara mengenai kehidupan pernikahannya ini. Lebih cepat lebih baik menurut nya,agar dia tidak berharap lebih dengan perasaan alberto.
__ADS_1
"Mau kemana ?" tanya Alberto yang dari tadi mengikuti claudia dari belakang.
"aku ingin membuat teh,kita duduk di halaman belakang " jawab Claudia
Alberto hanya mengangguk,dia berjalan lebih dulu ke halaman belakang. Menunggu claudia sambil menyadari perasaan nya yang sebenarnya,sebelum dirinya menyesal dikemudian hari .
Tak lama claudia datang dengan nampan ditangan nya,dia membawa teh juga cemilan ringan untuk mereka. Dia sudah bertekad menanyakan segala nya pada alberto,jika memang sudah tidak ada lagi kecocokan maka dia akan pergi segera.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
***cerita nya akan habis hari ini,terima kasih untuk semua nya yang masih bersedia membaca cerita ku. Jangan lupa mampir dicerita ku yang baru "gadis pemuas nafsu"
__ADS_1
Aku akan buat cerita baru lagi,nanti aku kasih tau judul nya di cerita "gadis pemuas nafsu" ya. Makasih.....maaf kalau selama ini cerita nya sedikit ngalur ngidul dan ngak jelas,aku cuma menyampaikan apa yg menurutku cocok saja***.