
❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Marta terkejut mendengar ucapan mama mertua nya,dia menatap ke arah jerry yang kini sudah meletakan ponselnya di atas nakas. Marta sama sekali tidak memikirkan kalau mama mertua nya begitu menyayangi dan menganggap nya anak,karena ucapan terakhir sang mertua begitu membekas dihati nya .
"tapi ingat jerry,jangan membuat marta kelelahan. Biarkan dia istirahat sebentar,baru kamu gas lagi. Berikan vitamin dan buah-buahan agar tubuh marta lebih bertenaga,jadi kalian bisa buat anak yang banyak. Mama hanya ingin kamu punya anak dari marta,mama tidak ingin kamu menyakiti nya. Jika itu terjadi,maka mama akan mencampakan mu dan tidak menganggap mu sebagai anak lagi "
Marta meneteskan air mata nya tanpa sadar,dia menundukan kepalanya . Bersyukur dia bisa masuk kedalam kehidupan keluarga jerry,selama ini sebaik -baiknya keluarga brandon. Mereka hanya menganggap marta sebagai menantu saja,dengan harapan bisa mengubah kehidupan anak nya yang penuh dengan gosip tak sedap.
Marta terkejut,dia sudah berada didalam pelukan jerry. Jerry mendekap nya dengan cukup erat sambil menciumi pucuk kepala marta dengan lembut,sesekali mengelus punggung marta yang masih bergetar.
"kenapa menangis lagi hhmm?" tanya jerry yang tidak mengerti dengan pikiran marta,wanita nya ini sering sekali menangis kalau berurusan dengan mama nya .
__ADS_1
"ada apa?apa kamu menyesal memberikan kesucian mu pada ku?juga mama ...apa kamu tidak suka dengan sikap mama atau omongan mama yang tidak baik?" tanya jerry yang semakin penasaran karena bukan nya diam,marta malah menangis dengan kencang nya .
Marta menggelengkan kepala nya,dia tidak bisa mengatakan apa pun. Jerry melepaskan pelukannya,dia meraih wajah marta dengan kedua tangannya Kemudian mengecup bibir tipis itu. Menghapus air mata yang kian turun dari kedua sudut mata nya,dia tersenyum kecil.
"katakan apa pun saja,aku akan merubah nya jika kau tak suka" ucap jerry dengan lembut,tapi marta hanya menggelengkan kepalanya .
"trima kasih" jawab marta dengan suara bergetar
"karena sudah menerima ku,bahkan mama hiks....hiks....mama sudah menganggap ku anak nya,aku....hiks...hik...tidak menyangka bisa mendapatkan keluarga yang benar-benar menerima ku dan menganggap ku " jelas marta Membuat jerry kembali tersenyum.
"kalau begitu,kenapa mesti menangis?tersenyum lah dan tertawa lah,itu lebih baik. Kau tau, jika ada yang melihat mu seperti ini. Mereka akan berpikir kalau kami telah menyakiti mu,bahkan menyiksa batin mu " ucap jerry dengan tegas,kali ini tidak ada senyuman dibibir nya
__ADS_1
Marta kembali menggelengkan kepala nya, dia menatap ke arah mata jerry yang tajam. Dia tidak pernah berpikiran seperti itu,tapi memang omongan orang sangat lah tajam . Dia tidka ingin keluarga jerry dituduh yang tidak-tidak karena nya,dia terdiam dan menghentikan tangisan nya.
"Tidak.....itu Ngak boleh terjadi,aku bahagia bisa bersama kalian. Aku mencintai dan menyayangi kalian,aku ngak mau ornag berpikir seperti itu" bentak marta dengan mata sembab nya .
"kalau begitu,jangan pernah menangis lagi. Jika kau senang ,kau harus tersenyum dan menahan tangisan mu. Ingat lah apa yang aku katakan tadi jika kau ingin menangis,pikirkan perasaan mama yang begitu menyayangi mu dan kau malah menangis karena nya. Dia akan sedih,walaupun air mata yang kau keluarkan adalah air mata kebahagiaan"jelas jerry sambil kembali memeluk tubuh marta dengan lembut.
Marta menganggukan kepala nya,dia akan ingat semua yang dikatakan oleh orang lain mengenai dirinya dan keluarga jerry. Dia tidak mau keluarga jerry terkena imbas dari tangisan nya,dia tersenyum dan meraba dada bidang calon suami nya ini.
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1