
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Galang menggenggam erat tangan sang istri,dia ingin berbagi sedikit rejeki pada panti karena memang setiap sebulan sekali lita dan galang akan kesana. Lita ingin bermain dan berkumpul dengan anak-anak panti yang sudah dia anggap sebagai keluarga nya,walaupun dia sudah lama keluar dari panti tapi tetap tidak melupakan kalau panti lah yang membesarkan nya .
Saat melihat banyak nya mobil di halaman depan rumah panti,lita menjadi penasaran. Ada acara apa di panti ?begitu lah yang dipikirkan wanita dengan perut buncit nya ini
Galang dan lita masuk kedalam panti,dia melihat anak-anak menerima hadiah dari orang tua nya jerry. Dia sempat mengetahui siapa keluarga jerry,karena mama jerry yang dulu sering keluar masuk panti ini tapi bu panti tidak tau siapa mama jerry karena mama jerry hanya datang berkunjung dan membagikan bantuan saja setelah itu pergi.
Galang melihat salah satu mobil alberto,dia yakin kalau claudia juga ada disini. Lita yang merasa haus ,ingin mengambil minum lebih dulu ke dapur setelah itu mencari bu panti dan memberikan hadiah yang mereka bawa untuk anak-anak tapi saat sampai dapur . Lita hanya berdiri didepan pintu dapur dengan diam,dia melihat dan mendengar semua nya dibicarakan oleh marta dan claudia.
__ADS_1
Lita ikut menangis saat melihat kakak nya menangis didalam pelukan claudia,genggaman tangan sang suami membuat nya kuat dan tersadar.
"Kau ingin kita kembali ?besok kita akan datang lagi " bisik galang,dia tau kalau sang istri merasa sedih.
Lita menggelengkan kepalanya sambil tetap mendengarkan pembicaraan kedua nya,dia melihat claudia yang sudah menatap nya sedari tadi saat marta menangis di pelukannya hingga claudia menyebutkan nama nya.
"lit....lita" panggil marta dengan suara pelan nya,kemudian dia menundukan kepala nya.
"seperti nya kalian harus bicara,kami akan menemui bu panti " ucap claudia sambil tersenyum,kemudian menatap ke arah galang agar mengikuti nya ke arah belakang
__ADS_1
Claudia juga galang pergi ke halaman belakang,mereka bergabung dengan keluarga jerry juga penghuni panti. Mereka tidak ingin menggangu pembicaraan antara marta dan lita,mereka yakin jika marta dan lita hanya memiliki kesalah pahaman saja.
Lita duduk di kursi dekat meja makan,dia menatap marta yang masih berdiri tak jauh dari nya. Selama hamil anak kedua nya ini,dia merasa sangat cepat lelah. Entah kenapa dia tidak bisa lama berdiri padahal kehamilannya baru saja enam bulan,tapi dia selalu saja merasa lemas dan lelah.
"maafkan aku,aku sudah menuduh mu menggoda brandon padahal brandon lah yang lebih dulu menjebak mu...maafkan aku,seharusnya sebagai kakak mu. Aku melindungi mu dan lebih percaya pada mu hiks...hiks..." jelas marta dengan tangisan yang kini sudah kembali terdengar.
"Kakak ngak salah,pria brengsek itu saja yang bisa membuat mata kakak tertutup karena cinta kakak pada nya . Itu sudah berlalu,aku sudah memaafkan kakak dari dulu. Kakak ngak perlu meminta maaf seperti ini lagi,aku hanya memiliki seorang kakak saja jadi aku ngak mau nanti nya kakak malah menjauh dari ku " jelas lita,saat ini dia sangat lah dewasa berkat kedua orang tua galang juga karena sikap galang yang sudah mulai dekat dengan keluarga nya.
Lita berdiri dan memeluk kakak nya dengan erat,mereka berpelukan sambil menangis. Ada rasa lega juga senang dihati kedua nya,kemudian mereka melepaskan pelukannya dan berjalan menuju halaman dengan senyuman dibibir nya.
__ADS_1
Bersambung.
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘