Terjebak Gairah Cinta Sang Mafia

Terjebak Gairah Cinta Sang Mafia
Chapter 46


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Mama galang hanya mengelus punggung galang,dia juga merasa bersalah karena membuat anak nya ini jadi pemberontak dan tidak menuruti apa yang mereka ingin kan. Apalagi mengekang kebebasan masa remaja nya yang Seharus nya bisa membuat galang berkreasi apa yang dia ingin kan,papa galang hanya menepuk pundak galang yang masih di peluk istri nya


"maafkan aku pa" ucap galang dengan nada pelan nya, dia ingin menangis tapi malu pada umur nya yang sudah terlalu tua untuk menangis.


"tidak ada yang perlu dimaafkan,kami juga salah karena sudah membuat mu seperti ini " jawab sang papa


Setelah melepaskan pelukan nya,Galang kembali berjalan ke arah Lita. Dia menatap wajah lita yang terlihat sangat pucat,pesta pernikahan mereka dibubarkan karena kejadian tadi membuat nya merasa semakin bersalah. Padahal awal nya dia tidak ingin menikahi wanita didepan nya ini,tapi entah kenapa dia merasa senang dengan pesta pernikahan mereka tadi.


Rasa cemburu yang selalu menghantui nya saat melihat lita tersenyum kepada orang lain,membuat nya merasa kesal. Dia begitu mudah jatuh pada wanita sederhana seperti lita,harus nya dari dulu dia mencari wanita sederhana seperti lita agar bisa merasakan cinta.


"cinta ?" batin galang dengan tanda tanya yang besar,kenapa bisa dia katakan cinta? tapi hati nya benar-benar merasa kan cinta yang luar biasa yang membuat jantung nya berdebar tak menentu

__ADS_1


"sebaiknya kamu ganti baju dulu,bersihkan tubuh mu sebelum lita bangun" jelas mama galang yang berjalan mendekati galang


Galang hanya mengangguk dan bangkit dari duduk nya,dia berjalan ke kamar mandi yang ada di ruangan itu. Membersihkan diri nya dengan cepat,dia ingin lita melihat nya saat dia membuka mata nya nanti .


Setelah membersihkan tubuhnya,dia kluar dari kamar mandi dan mendapati alberto dan claudia yang sudah berdiri disamping tempat tidur . Lita masih belum sadar,membuat galang menghela nafas nya dengan kasar.


"semua nya sudah beres,kamu ngak perlu khawatir lagi" ucap alberto sambil menepuk pundak galang yang sudah berada didepan nya.


Galang masih belum mengerti ucapan alberto,tapi dia yakin kalau yang dimaksud oleh bos nya ini adalah mengenai brandon. Dia hanya bisa menganggukan kepala nya saja,kemudian tatapan nya beralih pada wajah lita yang masih tertidur dengan cantik nya


"anda bicara apa nona?lita sudah resmi jadi istri ku,jadi anda ngak berhak mengatakan hal itu. Kami akan putus kan semua nya bersama,setelah lita bangun " jawab galang dengan tegas


Claudia menatap galang dengan tatapan tajam,kemudian tatapan nya menjadi datar. Terlihat jelas di mata galang,kalau pria ini merasa khawatir dan sedih juga . Tapi Claudia belum bisa memastikan perasaan galang pada Lita,dia hanya bisa menunggu semua nya.

__ADS_1


"baiklah....jika memang kau ingin menceraikan nya,maka kau bisa memberitahu al atau zero " ucap claudia dengan tegas,entah kenapa claudia seperti seorang bos diatas bos.


"anda tidak perlu khawatir mengenai Lita,dia sudah menjadi istri ku. Lagi pula,urusan kami bukan lagi urusan anda setelah kami menikah " jelas galang dengan nada ketus nya


"eekkhmmm...memang bukan urusan kami,tapi kau sedang menjalani tugas. Jika kau ingin aku bisa membatalkan tugas ini " ucap alberto dengan tegas,dia tidak suka melihat wanita miliknya di bentak. Walaupun galang tidak bermaksud berbicara seperti itu,tapi dimata alberto terlihat seperti bentakan.


"maafkan saya nona,tapi saat ini saya tidak ingin berpisah dengan lita " ucap galang yang mengerti maksud ucapan bos nya


"kenapa?apa kau sudah mencintai nya?" tanya Claudia dengan ketus,dia masih tidak percaya jika galang mengatakan kalau dirinya mencintai lita


Galang terdiam,dia merasa bingung mengatakan mengenai perasaan nya saat ini. Kalau dibilang cinta,apa benar dia sudah jatuh cinta pada wanita sederhana ini? dia hanya merasa nyaman dengan lita selama berapa hari ini, hanya itu yang dia rasakan.


Bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 1😘😘😘😘😘😘


__ADS_2