
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Tubuh jerry tegang,dia masih tidak mengerti dengan apa yang dilakukan oleh Marta. Ujung hidung mereka sudah bersentuhan,jerry ingin mundur. Dia tidak ingin membuat marta takut pada nya,tapi saat ini bukannya marta yang mendekatinya.
Cup...
Marta mengecup bibir jerry,membuat jerry membulatkan matanya . Dia terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Marta, dia tidak menyangka marta menciumnya begini. Jerry ingin mendorong tubuh marta,karena menurutnya apa yang dilakukan oleh Marta adalah salah.
Tapi marta malah memperdalam ciumannya,dia menggigit dan mellumat bibir jerry dengan lembut Membuat jerry hanya bisa diam terpaku . Dia masih belum percaya marta melakukan hal itu, hingga akhirnya marta melepaskan ciuman nya karena mendengar suara pintu diketuk.
tok....tok....tok....
Wajah marta sudah memerah,dia menundukan pandangan nya ke bawah karena merasa malu pada jerry membuat jerry tersenyum tipis melihat nya. Bibir mereka sudah menyatu,tapi marta malah terlihat malu-malu .
"ya....ada apa bik?" tanya jerry yang sudah membuka pintu kamar nya
"maaf tuan,saya bawakan pakaian anak saya yang masih baru. Tapi ngak mahal tuan,dia baru beli kemarin dan belum dipakai nya " ucap si bibik ,membuat jerry mengernyitkan dahi nya karena bingung
__ADS_1
"maaf kalau saya lancang,tapi saya lihat nyonya masih memakai pakaian pengantin jadi saya rasa nyonya butuh pakaian santai. Maaf....pakaian anak saya ini mungkin kurang layak untuk nyonya,tapi disini jauh dari toko pakaian jadi saya berpikir lebih baik memakai pakaian anak saya ini dulu tuan " jelas si bibik membuat jerry tersenyum
"anak?" tanya jerry bingung,karena dia tidak melihat siapa pun disana
"anak saya bekerja di pasar tuan,setiap malam baru pulang. Dari dia lah sebagian makan kami,dulu dia juga bekerja disini sebagai pelayan tapi karena tidak ada lagi yang menggaji kami makanya dia bekerja di sana" jelas si bibik.
Jerry memang tidak memikirkan hal itu,dia lupa kalau marta masih memakai pakaian pengantin. Dia menganggukan kepala nya dan menatap pakaian tidur sepasang,kaos dan celana pendek yang memiliki warna dan motif yang sama.
"terima kasih bik,nanti akan saya ganti pakaian ini " jawab jerry dengan sopan dan ramah
"ah...ya,terima kasih bik. Kami akan segera kesana" jawab jerry.
Setelah kepergian si bibik,jerry menutup pintu kamar nya. Dia tidak melihat keberadaan marta disana,karena memang marta secepat nya masuk kedalam kamar mandi karena malu untuk bertemu dengan jerry.
Jerry meletakan pakaian yang diberikan oleh si bibik,pakaian itu memang masih baru dan masih ada bandrol harga nya disana. Harga nya tidak lah mahal,tapi sangat berguna untuk marta saat ini .
Ceklek
__ADS_1
Marta keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit ditubuh nya,dia mendekati jerry dan duduk dipangkuan jerry. Tubuhnya sudah tidak basah lagi,hanya rambutnya yang sedikit basah.
Jerry terkejut melihat sikap marta,dia tidak tau kalau marta bisa bersikap manja dan menggoda seperti ini. Marta mengalungkan kedua tangan nya dileher milik jerry,kemudian mendekati wajah nya ke wajah jerry membuat jerry semakin bingung.
"marta ....apa yang kau lakukan hhmm?" tanya jerry seolah tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Marta
"aku ingin memberikan kesucian ku pada pria yang mencintai ku dengan tulus " bisik marta dengan lembut Membuat jerry melotot
Jerry menatap mata marta dengan tatapan bingung,dia ingin tau dari mana marta mengetahui mengenai perasaan nya ini.
"dari mana kau tau?" tanya jerry seolah tak percaya.
Marta hanya tersenyum saja,dia tidak mau mengatakan kalau brandon menelpon dan memberitahukan semua nya tanpa sengaja tapi dia bersyukur karena dia tau lebih awal. Tadi nya dia ingin mencari pria lain ,entah siapa dia juga ngak tau. Dia akan memberikan kesucian nya pada siapa saja ,agar brandon tidak mengejarnya lagi tapi setelah mengetahui mengenai perasaan jerry. Dia bertekat untuk memberikan nya pada jerry saja ,makanya saat ini dia menghilangkan rasa malu nya .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1