
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Setelah mengucapkan terima kasih,jerry meletakan tubuh marta diatas tempat tidur yang berukuran king size itu. Marta hanya melenguh pelan,kemudian memeluk guling yang ada disamping nya dan kembali tidur.
Mereka sampai sudah siang,jerry keluar dari kamar utama setelah menyelimuti tubuh marta. Dia ingin menyuruh kedua pasangan paruh baya itu untuk memesan kan makanan untuk mereka karena dia yakin kalau marta juga belum makan sama sekali, sama seperti dirinya.
"tuan....apa ada yang bisa saya bantu ?" tanya wanita paruh baya yang masih berada di dapur,jerry memang berjalan ke arah dapur sambil memperhatikan sekeliling nya.
Jerry hanya melihat bagian belakang juga luar yang belum dibersihkan ,sedangkan bagian dalam nya terlihat cukup bersih dan terawat . Kemudian dia berjalan mendekati wanita paruh baya itu,terlihat kalau wanita itu sedang memasak sesuatu dibelakang sana .
"bibik masak apa ?" tanya jerry sambil menatap ke arah penggorengan yang ada diatas kompor gas
"saya hanya goreng ikan saja tuan,rencananya mau saya sambalado agar tuan dan nyonya bisa makan siang bentar lagi. Disini ngak ada apa-apa tuan,kami belum belanja bulanan. Nunggu gajian tuan ,baru kami ke pasar " jelas si bibik
__ADS_1
"Hmmm....maafkan aku ya,aku lupa kalau sudah membeli bungalow ini. Besok bibik pergi lah ke pasar, belanja untuk keperluan disini . Mungkin saya akan berada disini selama seminggu " jelas jerry sambil mengeluarkan beberapa lembar uang
Mereka memang sudah lama tidak menerima gaji,semenjak rekan bisnis jerry mengatakan kalau sekarang adalah jerry yang merupakan pemilik bungalow itu. Sudah lebih dari setahun mereka tidak mendapatkan gaji dari jerry,tapi mereka tetap bersedia membersihkan sebagian bungalow dan menjaga nya karena memang mereka tidak memiliki tempat tinggal lagi.
Dulu mereka tinggal dirumah kecil dihalaman belakang bungalow itu,sekarang mereka memilih tinggal di bungalow itu tapi di kamar pelayan yang ada dibelakang dekat dapur. Mereka ngak mau diusir oleh pemilik baru nya,kalau untuk makanan. Suami bibik itu akan menjala ikan di pantai dan menjual nya pada beberapa warga setempat yang rumah nya cukup jauh dari bungalow itu,untuk membeli beras .
Untuk listrik dan air,mereka tidak membayar nya karena itu bungalow itu Sudah di putuskan aliran listrik juga air nya sehingga jika malam maka keadaan disana seperti sebuah bungalow berhantu, makanya mereka menggunakan bor kecil sebagai penerang didalam kamar nya .
Pria paruh baya yang tadi nya di depan gerbang bungalow,kini sudah berada didapur. Dia menjelaskan semua nya pada jerry mengenai keadaan bungalow itu, membuat jerry semakin merasa bersalah.
"bisa tuan,saya akan memanggil mereka kesini segera" jawab si paman.
"Hmmm.....sekalian aja bawa si bibik belanja keperluan dapur dan rumah ini,agar bisa memasak buat nanti malam dan besok-besok" ucap jerry lagi
__ADS_1
"ini.....ambillah dulu,saya akan mengirimkan gaji paman dan bibik selama setahun yang kemarin karena sudah mengurus bungalow ini " ucap jerry dengan ramah
"ngak usah tuan,kami sudah bersyukur ngak diusir dari sini saja sudah sangat berterima kasih sekali "jawab si paman.
"ngak apa-apa paman,harus nya saya tau diri . Membeli tapi tidak memperdulikan nya,bahkan tidak tau kalau ada kalian disini " ucap jerry dengan pelan.
"Jangan seperti ini tuan,kami jadi merasa tidak enak kalau begini" jawab si paman.
"aku akan berikan paman,kalian harus menerima nya kalau tidak aku akan marah . Sekarang siapkan makanan yang ada saja bik,saya ke kamar dulu . Nanti kalau sudah selesai masakan nya,tolong panggil saya " ucap jerry dengan tegas
Jerry berjalan menuju kamar yang tadi ,dia ingin membangunkan marta dan menyuruhnya untuk mandi lebih dulu kemudian makan bersama. Tapi saat dia masuk kedalam kamar itu,dia sudah melihat marta duduk dan menatapnya dengan tatapan berbeda .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ