
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
"Jangan menatap ku seperti itu,aku ngak suka. Tapi aku akan berusaha membuat mereka percaya jadi kau tidak perlu bertanggung jawab menikahi ku,sekali lagi...terima kasih sudah menolong ku untuk jauh dari brandon,aku akan pergi jauh dari kota ini" ucap marta sambil tersenyum dengan lembut,walaupun sebenarnya hati nya masih merasa bingung dengan semua uang terjadi.
"kau ingin pergi begitu saja ?kau tidak ingin bertanggung jawab pada ku?" tanya jerry dengan tatapan tajam nya ,membuat marta bingung dengan ucapan jerry
"tanggung jawab apa ?aku tidak ingin orang lain tau kalau aku bersama mu saat ini,aku tidak ingin merusak nama baik kalian jerry" jawab marta dengan nada kesal
cup....cup ...
Marta terdiam,dia masih merasa bingung dengan semua nya. Apalagi ciuman dikening dan dibibir nya yang diberikan oleh jerry,tangan jerry juga masih berada di wajah nya. Menangkup wajah nya dengan lembut,dia merasa terpaku dan terpesona dengan ketampanan pria didepannya ini.
"kau sudah mengambil keperjakaan ku,bisa-bisa nya kau ingin pergi begitu saja. Kau harus menikahi ku hhmmm" jawab jerry membuat mata marta membulat sempurna
__ADS_1
Seolah tidak peduli dengan marta yang terkejut,jerry sudah menggendong tubuh marta dan membawa nya kedalam kamar mandi sehingga membuat marta yang tadi nya masih terkejut langsung berteriak.
"jerry....turun kan aku " terima marta dengan cukup keras tapi tidak terdengar keluar karena pintu sudah ditutup sempurna oleh papa jerry.
Mereka mandi bersama,hanya mandi dan tidak melakukan hal intim lainnya. Walaupun batangan milik jerry sudah menegang,tapi tetap saja jerry berusaha menahan nya agar tidak menyentuh marta lagi.
Marta hanya memakai jubah mandi yang tersedia didalam kamar mandi,dia bingung harus memakai apa lagi . Ngak mungkin dia memakai gaun pengantin yang dipakainya saat dia datang kesini tadi,dia menatap ke arah jerry .
"aku juga bingung ni,tapi kamu pake kemeja aku dulu ya . Nanti aku suruh asisten ku beli baju untuk kita " ucap jerry yang mengerti kebingungan marta
Marta menarik bagian bawah kemeja milik jerry ,dia merasa malu memakai pakaian itu didepan kedua orang tua jerry. Jerry terus menggandeng tangan marta hingga kedua nya mendekati kedua orang tua jerry yang sedang berbincang dengan si bibik,jerry mengambil bantal sofa dan menutupi kaki marta yang sudah dia suruh duduk lebih dulu .
"kalian sudah datang ?"tanya mama jerry yang ikut duduk didepan marta
__ADS_1
Mama jerry memperhatikan wajah marta yang terus menunduk,apalagi pakaian marta yang tidak pantas dipakai didepan mereka. Papa jerry yang melihat nya langsung memalingkan wajah nya ke arah lain,dia duduk disamping jerry agar tidak melihat calon menantu nya itu .
"kenapa pake kemeja jerry? pakaian mu yang tadi mana ?" tanya mama jerry dengan bingung
"marta pake gaun pengantin ma,ribet kalau harus pake begituan lagi. Jadi aku suruh pake kemeja ku aja" jelas jerry dengan tenang
"hah....ya sudah lah,kalau begitu kita ngak perlu lama-lama bicara nya agar kalian bisa langsung ke kamar " ucap mama jerry dengan cepat
Mendengar hal itu,marta mengangkat wajah nya ,dia menatap wajah mama jerry yang berada didepan nya . Seperti rencana awal nya, dia akan membuat semua nya hanya salah paham saja. Dia tidak ingin keluarga jerry mendapatkan malu karena dirinya, makanya dia ingin pergi dari sana.
"semua nya hanya salah paham saja tuan ,nyonya. Jerry hanya mau membantu saya saja tadi,kami tidak melakukan apa pun " jelas marta sambil mencoba untuk tersenyum
Mama jerry mengernyitkan dahi nya,Dia tau kalau marta merasa khawatir pada mereka. Dia mengerti kenapa marta bersikap seperti ini,senyuman dibibir nya mengembang dengan sempurna tapi marta tidak melihat nya karena setelah mengatakan hal itu marta langsung menundukan kepala nya kembali.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππππ