
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Marta berusaha menarik tangannya,dia tidak ingin jatuh pada brandon. Dia menatap nyalang pada brandon,bisa-bisa nya dia melakukan hal itu. Marta seolah tak percaya,tapi dia yakin jika ini lah brandon yang sebenarnya .
"lepaskan aku,aku sudah menyerahkan tubuh dan kesucian ku pada calon suami ku. Jadi percuma kau ingin menyentuh ku,aku sudah ngak suci lagi" ucap marta dengan keras.
"kalau begitu,biar ngak penasaran. Aku juga akan menyentuh mu " ucap brandon dengan datar.
Brandon terdiam,dia menatap ke arah marta dengan tatapan marah . Tangan nya semakin erat menarik tangan marta Membuat marta meringis kesakitan,dia membuka pintu rumah kontrakan marta dengan kasar dan ingin menyeret marta masuk tapi tangannya ditahan oleh jerry.
Jerry sudah berada didepan mereka dan menarik tangan marta yang satu nya lagi,sehingga terlepas dari tangan brandon. Mata brandon seolah mengeluarkan api,dia menatap jerry dengan tajam dan ingin memukul wajah jerry tapi kembali mengelak dan memberikan pukulan telak di wajah brandon membuat pria itu tersungkur ke lantai.
__ADS_1
"jangan harap kau brani menyentuh wanita ku,aku akan mematahkan benda pusaka mu agar kau tidak bisa bercinta dengan siapa pun lagi " bentak jerry dengan nafas nya yang terdengar memburu.
Marta memeluk tubuh jerry,dia merasa takut melihat brandon yang seperti ini. Benar-benar iblis dimatanya,tidak seperti brandon yang dulu yang selalu bersikap baik pada nya .
"sekarang pergi atau aku patahkan milik mu "bentak jerry lagi
"Ha...ha...aku Ngak percaya dengan apa yang kau katakan marta, aku yakin kalian hanya mengarang cerita saja. Kalian pasti ingin membohongi ku kan" ucap brandon sambil berdiri dan menghapus darah di pinggiran bibir nya.
"hhmmmpp......"
Brandon melihat semua nya,dia melihat marta yang begitu menikmati sentuhan dari jerry. Dia seolah tak percaya dengan semua nya,dengan memukul pintu rumah kontrakan itu. Brandon meninggalkan mereka yang masih terbawa suasana,brandon merasa kesal juga marah. Padahal tadi,setelah mendengarkan omelan mama nya mengenai bertemu marta dan mira.
__ADS_1
Brandon berniat membujuk marta agar bisa kembali pada nya dan menikah dengan nya besok,karena dengan itu lah warisan nya akan bertahan tapi ternyata dia mendapatkan hal yang tidak diduga nya.
"hhmmmpp.....jer,brandon sudah pergi " ucap marta yang sudah membuka mata nya dan melihat brandon menjauh ke arah mobil nya.
Jerry yang sudah melepaskan ciumannya dibibir marta,tapi masih menciumi leher marta dengan rakus nya karena gairah nya sudah mulai naik. Membuat marta sulit untuk menjauh,marta berusaha mendorong tubuh jerry. Mereka sudah melakukannya tadi malam,seolah jerry tidak puas dengan tubuh nya . Walaupun tadi malam karena dirinya,tapi tetap saja mereka sudah melakukannya berkali-kali
"jerry....ah,lepasin" ucap marta yang kini mendorong dada jerry.
Jerry tersadar dan melepaskan ciumannya,dia menatap ke arah Marta yang sudah menatapnya tajam. Bibir marta sudah cemberut,dia menerobos masuk kedalam rumah kontrakan nya dan mengambil semua barang-barang keperluan nya.
Jerry hanya memperhatikan saja dari depan pintu,miliknya sudah berdiri dan ingin segera memasuki lubang kewanitaan milik marta yang terasa nyaman dan nikmat menurut nya . Marta juga merasakan hal itu,tapi dia tidak ingin jerry merasa bosan pada tubuh nya karena selalu bercinta tanpa mengenal waktu .
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘