
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Alberto sudah menyuruh Zero untuk mengekspos semua kecurangan yang dilakukan oleh yogi,saat ini yogi sudah berada di penjara. Dia akan melakukan penyelidikan mengenai apa yang sudah dia buat,dia tidak bisa lagi lepas dari semua tuduhan itu.
Semua pengacara tidak ada yang bersedia membantu nya karena mereka tau kalau mereka berurusan dengan alberto,walaupun nama alberto tidak terdengar dan diketahui oleh siapa pun tapi mereka tau. Hanya alberto yang bisa membuat yogi jatuh seperti ini,mereka juga bertanya-tanya karena apa alberto melakukan hal ini pada yogi.
Tapi semua pertanyaan dan rasa penasaran di kepala mereka ,hanya bisa mereka pendam saja. Mereka tidak berani berurusan dengan alberto sang mafia yang paling di takuti,mereka lebih memilih untuk menjauh.
Claudia memeluk tubuh alberto,dia tersenyum dengan puas melihat wajah yogi yang terlihat ketakutan dan pucat. Bukan yogi tidak tau siapa dalang sebenarnya,tapi dia tidak berani untuk bertanya pada alberto. Dia juga bingung kenapa alberto melakukan hal ini,padahal dia tidak pernah ingin berurusan dengan alberto.
Begitu banyak pertanyaan yang ada dikepala yogi,tapi dia bingung harus bagaimana . Kesalahan apa yang dia buat sehingga membuat alberto marah dan melakukan semua nya,asisten yogi masih mencari sebab akibat mengapa zero sang asisten alberto ikut campur mengenai urusan nya.
"terima kasih sayang,aku akan beritahu mama mengenai hal ini" ucap claudia yang ingin bangkit dari tempat tidur tapi ditahan oleh alberto.
__ADS_1
"mama sudah tau,mungkin saat ini mama dan bik Nani sedang menonton berita di televisi dikamar nya" jelas Alberto
"hhmmm....kalau begitu,kita harus bergabung bersama mereka untuk menyaksikan kemenangan kita bersama" ucap claudia dengan senyuman lebar dibibir nya ,mata nya juga berbinar-binar
"Ngak usah,biar kan mereka menyaksikan nya berdua. Kamu....berikan ucapan terima kasih dengan benar,walaupun ini hadiah . Tetap saja harus bisa memberikan ucapan terima kasih yang pantas " jelas Alberto dengan senyuman aneh nya dan claudia tau itu,dia mendekatkan tubuh nya dan kembali memeluk alberto. Kemudian claudia berbisik,membuat alberto terlihat kesal.
"sayang....aku akan mengucapkan terima kasih pada zero dengan benar,karena dia yang melakukan semua ini "
Cup
"terima kasih sayang,kau sudah mengingatkan ku" ucap claudia dengan senyuman manis dibibir nya,dia tau kalau alberto merasa cemburu.
Selama ini,alberto tidak pernah mengatakan kalau dirinya mencintai claudia. Dia hanya menyukai tubuh claudia,dengan alasan barter. Claudia tetap bangkit dari tempat tidur,dia akan menemui mama nya dan bik Nani.
__ADS_1
Sreeek
Tangan alberto lebih dulu menarik selimut yang melilit ditubuh claudia,saat ini claudia memang masih terlihat polos karena memang tadi malam mereka bercinta tanpa henti.
Tubuh claudia sudah di tindih oleh alberto,dengan senyuman menyeringai. Alberto mendekatkan wajah nya,meraup bibir claudia dengan rakus dan kasar sehingga membuat bibir claudia sedikit berdarah.
"kau hanya milikku,jika kau berani bermain dengan pria lain tanpa ijin ku dan sebelum aku bosan pada mu. Maka kau akan mendapatkan hukuman mati" bisik alberto dengan tenang
Claudia hanya tersenyum tipis saja,dia tau kalau alberto hanya mengancam nya dan tidak berani melakukan hal itu pada nya. Claudia sudah bisa mengerti bagaimana sikap dan prilaku suami nya ini,dia tau kalau alberto tidak suka dikhianati. Dia hanya ingin memancing nya saja,karena alberto yang selalu tidak pernah menyadari perasaan nya .
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππ
__ADS_1