
💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Dokter menyuruh Galang untuk keluar,tapi genggaman tangan lita membuat mereka tidak bisa melakukan apa pun selain membiarkan galang melihat semua nya. Galang melihat pemeriksaan dan gaun pengantin lita yang sudah digunting,mereka membersihkan darah yang terus mengalir dibawah sana.
Memberikan biusan hingga lita tidak sadarkan diri,mereka mulai melakukan pemeriksaan dengan galang yang sudah di suruh keluar dari ruangan itu.
Sementara lita sedang diperiksa oleh pihak medis,brandon yang memiliki luka yang cukup parah juga dilarikan kerumah sakit. Bukan itu saja,dia akan menjalani pemeriksaan karena membuat keributan di pesta pernikahan orang lain.
Kedua orang tua galang tidak akan membiarkan nya begitu saja,mereka akan menuntut apa yang dilakukan oleh galang . Mereka akan menjatuhkan brandon,karena sudah berani mengusik anak juga menantu nya.
Beberapa jam berlalu,lita sudah berada diruangan VIP dirumah sakit itu. Alberto dan claudia yang tadi nya baru sampai di pesta pernikahan itu ,ikut mendatangi rumah sakit. Mereka menunggu diluar,begitu juga dengan marta. Marta tidak tau apa yang sebenar nya terjadi,hanya saja dia mendengar kalau brandon mencari gara-gara pada galang dan adik nya itu.
Seminggu lagi pernikahan mereka tapi brandon mencari masalah seperti ini,sehingga bisa dipastikan pesta pernikahan mereka akan di undur lagi.
Setelah pemeriksaan,dokter keluar dengan tubuh lita juga didorong ke ruangan Vip yang sudah di sediakan oleh galang. Dia masih memakai kemeja putih yang penuh dengan darah milik Lita,dia masih menunggu lita dengan cemas tadi nya.
__ADS_1
"bagaimana dok?" tanya galang dengan rasa khawatir nya .
"anda suami nya?" tanya dokter yang memeriksa lita
"ya....saya suami nya,bagaimana keadaan istri saya dok?" tanya galang lagi
"keadaan nya saat ini sudah cukup baik,tapi bayi yang dikandungnya tidak dapat diselamat kan lagi . Untung saja cepat dibawa kesini, kalau tidak mungkin kami akan mengangkat rahim nya juga karena bayi nya menempel di dinding rahim" jelas dokter itu sambil menghela nafas nya,dokter yang merupakan seorang ibu juga.
"sangat penting rahim bagi seorang wanita,mereka akan merasa terpuruk jika tidak memiliki hal itu. Hal yang bisa membuat sebuah keturunan,terima kasih karena anda membawa nya tepat waktu " jelas dokter wanita paruh baya itu
"hah....sebaiknya anda menjaga istri anda dengan baik pak" ucap dokter paruh baya itu sambil memeluk pundak galang
Galang terkejut melihat wajah dokter yang menangani lita,terlihat kesal, marah dan khawatir. Galang tau kalau dokter itu juga pernah mengalami hal yang sama,dia hanya bisa ikut menghela nafas.
Galang berjalan masuk kedalam ruangan lita dirawat,dia duduk disamping tempat tidur sambil menggenggam tangan lita dengan lembut. Dia tidak tau harus senang atau sedih,karena kehilangan anak itu. Anak yang bukan darah daging nya,tapi karena anak itu saat ini lita menjadi istri nya.
__ADS_1
Galang menyadari hadir nya lita yang baru hitungan hari,sudah bisa menarik perhatian nya. Seperti nya dia tidak bisa lagi kehilangan lita ,dia akan menjaga dan melindungi lita dengan baik saat ini dan kedepan nya.
Ceklek
Pintu ruangan terbuka,disana terlihat kedua orang tua galang yang sudah berjalan masuk. Mereka menampilkan senyuman indah nya pada sang anak,mama galang terlihat sudah berkaca-kaca melihat galang yang berdiri dan memeluk tubuh nya.
"maafkan aku ma....aku hanya masih merasa bingung dengan semua nya ,maafkan aku " ucap galang dengan pelan didalam pelukan mama nya .
Galang menyadari sesuatu tadi,wanita yang berjuang karena anak yang dikandungnya. Bisa jadi nyawa lah taruhan seorang ibu ,agar sang anak bisa melihat dunia ini. Walaupun mereka tidak menginginkan nya Tapi karena kasih sayang kedua orang tua yang membawa nya ,sehingga mereka hanya bisa menerima nya saja.
Galang menjadi merasa bersalah pada kedua orang tua nya,walaupun mereka menunjukan kasih sayang berbeda pada nya. Kedua orang tua galang mengajarkan galang berbisnis dengan keras,karena untuk masa depan nya dan mereka tidak ingin perusahaan keluarga mereka ambil oleh adik mereka yang merasa iri pada mereka.
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1