
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Saat pintu tertutup kembali,lita langsung membuka mata nya. Air mata nya mengalir membasahi pipi nya,hal itu terlihat oleh galang. Galang berdiri dan menghapus air mata lita kemudian memeluk tubuh lita dengan erat ,masih dengan posisi tidur nya .
"Jangan menangis,aku ngak akan biarkan ba ji ngan itu lepas begitu saja" ucap galang,dia berusaha menenangkan lita
Lita mendorong tubuh galang,dia yakin jika galang tau dirinya sudah sadar dari tadi. Dia menatap wajah galang yang berada dekat dengan nya,dia sudah menyukai pria didepannya ini dari pandangan pertama tapi dia takut untuk mengakui perasaan nya karena dia tau kalau galang hanya terpaksa menikahi nya.
cup
"lepaskan mereka,aku ngak ingin membuat kakak ku menderita. Apalagi mereka akan menikah minggu depan,aku mohon" ucap Lita dengan pelan,dia mengecup bibir galang sebentar.
"terserah kamu,jika itu mau mu maka aku akan katakan pada kedua orang tua ku dan si bos" jawab galang
"kau pikirkan lagi,anak mu....maaf,aku ngak bisa melindungi nya. " ucap galang
Air mata lita mengalir kembali,dia sudah tau kalau hal itu pasti terjadi. Dia merasakan sakit dibagian sensitif nya saat bangun tadi,makanya dia mengatakan untuk melepaskan brandon dan kakak nya. Agar mereka bisa pergi jauh, seperti ucapan sang kakak tadi.
__ADS_1
"kau jangan khawatir,kita akan membuat yang baru nanti. Karena kata dokter,kau masih bisa hamil anak sebanyak-banyak nya . Makanya nanti kita buat yang banyak" ucap galang dengan tatapan menggoda nya, senyuman merekah dibibir nya membuat lita terpaku.
Galang yang sebelum nya bersikap kasar dan tidak perduli, bahkan untuk senyum dan berbicara baik pada nya tidak ada. Tapi saat ini,didepan kedua mata nya terlihat galang yang berbeda. Galang yang sekarang terlihat berbeda,membuat lita seakan tak percaya.
cup cup cup
"Jangan melamun,segera lah sembuh agar kita bisa membuat anak yang banyak. Aku janji " ucap galang sambil mencium kening,bibir dan mata lita agar lita tersadar
"kak....aku ngak mimpi kan?"tanya lita sambil mengedipkan kedua mata nya ,membuat galang terkekeh pelan dan kembali menciumi wajah lita karena merasa gemas .
Lagi dan lagi lita terpana dengan senyuman dan tawa kecil yang diberikan oleh galang,dia seolah belum sadar dari pingsan nya .
"kau ingin apa?minum?makan?akan aku ambilkan " tanya galang,dia tidak ingin membuat lita melamun lebih lama.
Galang tau kalau lita terpesona pada nya,dia yakin itu tapi dia tidak ingin berlarut-larut memikirkan nya. Lita masih belum mengerti dengan semua nya,seperti galang. Dia juga bingung harus bahagia atau sedih karena kehilangan anak nya dari brandon?tapi dia percaya satu hal,tuhan pasti sudah menyiapkan segala yang terbaik untuk nya.
Galang membantu lita untuk duduk,dia juga mengambilkan minum dan makanan untuk nya. Sesekali mencuri ciuman di kening bahkan dibibir lita,membuat wajah lita terus memerah.
__ADS_1
Di mobil jalan pulang,claudia merasa kesal pada alberto yang memotong pembicaraan nya tadi. Claudia ingin mengetahui bagaimana perasaan galang yang sebenarnya pada lita,dia tidak mau lita menderita lagi.
"Sayang....kamu masih marah hhmmm?" tanya Alberto dengan tatapan lembut nya,claudia tidak menjawab nya dan hanya cemberut saja
"kau tidak bisa lihat?galang sudah jatuh cinta pada lita,tapi dia belum menyadari nya " jelas Alberto dengan tegas tanpa menatap wajah Claudia yang masih cemberut
"aku tau,tapi kita harus menyadarkan nya al. Aku ngak suka dia nanti nya membuat lita menderita" bentak claudia,tapi kemudian dua terdiam karena sudah membentak bos mafia ini . Lalu dia mendengus kesal,dia merasa hidup para wanita sedang dipermainkan oleh cinta.
Baik dirinya,lita maupun marta. Entah bagaimana mengenai marta nanti,tapi dia ingin semua nya berakhir bahagia seperti nada dan zero yang ternyata memiliki cinta terpendam.
Tiba-tiba Claudia tersenyum membayangkan pernikahan zero dan nada,dia juga sudah menemui nada dan melihat betapa bahagia nya nada dengan pernikahan mendadak nya. Cerita nada mengenai pesta pernikahan nya membuat claudia ikut bahagia,senyuman claudia membuat Alberto memicingkan mata nya menatap ke arah Claudia dengan bingung
"seperti orang gila saja,tadi cemberut. Sekarang malah tersenyum ngak jelas"batin alberto sambil menjalankan mobil nya.
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1