
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Saat ini mereka sudah berada didalam mobil,mereka akan pulang kerumah kedua orang tua jerry. Tidak ada percakapan apa pun didalam mobil,hanya suara nafas dan decapan kecil yang saling beradu
Jerry mellumat bibir marta dengan cukup ganas,dia seolah tidak puas hanya dengan menciumnya saja. Mereka baru sampai didepan rumah kedua orang tua jerry, kedua orang jerry masih berada didalam rumah nya karena mereka pulang lebih dulu.
"hhmmmpp....hentikan" ucap marta sambil mendorong dada bidang sang calon suami,wajah nya sudah memerah karena malu juga karena hampir kehabisan nafas.
"maaf sayang,aku sudah tidak tahan lagi . Sebuah kecupan tidak bisa membuat ku puas,kau selalu bisa membuat ku candu" jawab jerry.
Niat nya hanya ingin memberikan kecupan perpisahan,karena jerry akan pergi ke kantor saat itu juga. Tapi saat bibirnya menyentuh bibir marta,membuat nya ingin mellumat dan mengulum bibir itu tanpa melepaskan nya lagi.
"Sudah sana pergi,minggu depan kan kita akan menikah . Pasti nya kita bisa melakukannya setiap saat " jawab marta dengan malu-malu.
"Kalian sudah datang?"
__ADS_1
Terdengar suara dari luar mobil,terlihat mama jerry berlari kecil dari luar. Pintu jendela yang berada tepat disamping marta terbuka sedikit sehingga suara sang mama terdengar,mungkin mama nya juga melihat apa yang dilakukan oleh Marta dan jerry didalam sana .
"ini....berbelanja lah sesuka mu,beli keperluan mu dan ekkhm....beli pakaian yang seksi untuk nanti malam " ucap jerry sambil menyerahkan black card ditangan marta.
"Ngak usah,aku ada uang untuk membeli keperluan ku" jawab marta yang kini sudah keluar dari mobil jerry dan mendekati sang calon mertua yang berdiri diluar.
Jerry akhirnya ikut keluar,dia mendekati marta dan menarik tangan marta. Meletakan black card milik nya ke tangan marta,tanpa perduli penolakan yang dilakukan oleh Marta juga tatapan sang mama yang masih terkejut.
"pakailah,aku suami mu. Mulai saat ini,semua uang ku adalah uang mu juga. Pergunakan lah,aku ngak suka penolakan. Beli yang aku minta tadi ....cup,aku pergi dulu" ucap jerry tanpa melihat ke arah mama nya,dia mengecup kening marta dengan lembut.
Mama jerry merasa senang melihat anak nya yang tidak pernah berurusan dengan wanita,kini bersikap mesra dan lembut pada wanita yang sudah dia cintai sejak lama. Foto marta masih bersemayam didalam kamar nya,mama jerry berniat untuk memberitahukan nya pada Marta setelah pulang dari berbelanja.
Hari semakin siang,Marta bersama dengan mama jerry sudah menemui WO dan memilih beberapa dekorasi dan gaun pengantin untuk pernikahan nya dan jerry. Sesekali marta menghubungi jerry dan meminta pendapat pria yang akan menjadi suami nya minggu depan,kemudian mereka berjalan menuju toko lainnya untuk membeli beberapa keperluan hantaran lamaran.
"ma....aku ngak punya keluarga,ngak usah pake hantaran segala " ucap marta yang merasa bingung harus melakukan hantaran dimana,dia hanya yatim piatu dan dibesarkan di panti asuhan.
__ADS_1
Sewaktu mau menikah dengan brandon,keluarganya brandon tidak melakukan hal itu. Mereka hanya mencari waktu yang pas dan langsung mempersiapkan semua pesta nya hingga dimana pesta nya akan dilangsungkan,marta menyaksikan perselingkuhan sang calon suami.
"Kau punya keluarga,panti asuhan adalah keluarga mu sayang. Kita akan mengadakan lamaran mu disana,berbagi kebahagiaan bersama mereka besok" jawab mama jerry membuat mata marta membulat sempurna.
Marta melupakan hal itu,karena dia sudah sangat lama meninggalkan panti jadi dia tidak begitu berpikir kesana. Tapi mama jerry,wanita paruh baya itu menyadarkan nya. Keluarga yang sudah merawat dan menjadikan nya dewasa,orang-orang panti yang sudah menjadi seperti saudara nya.
"terima kasih ma,sudah mengingatkan aku untuk ini " ucap marta sambil memeluk tubuh mama mertua nya ini.
"eekkhmmm...."
Suara deheman wanita membuat marta dan mama jerry melepaskan pelukan nya dan menatap ke arah wanita paruh baya itu,terlihat jelas dari wajah ketiga nya kalau mereka sama-sama terkejut.
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1