
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Lita bangun dari tidur nya,dia membersihkan tempat tidur nya lebih dulu sambil terus berusaha tidak melihat ke arah galang. Dia menganggap tidak ada siapa pun disana,apalagi galang tanpa malu melepaskan tanduknya begitu saja dan memakai pakaian nya didepan nya .
Wajah lita sangat merah,dia berjalan dengan cepat ke arah kamar mandi dan mengunci nya dengan cepat. Kemudian dia berdiri dibelakang pintu dengan memegang dada nya ,jantung nya sudah berdebar tak beraturan. Dia lalu membersihkan diri nya ,berendam didalam bath up yang ada disana. Hal yang belum pernah dia lakukan karena memang di kontrakan atau pun dipanti tidak ada bath up besar seperti ini,dengan tersenyum dia melangkah masuk dan mengisi nya dengan campuran sabun aroma terapi yang menenangkan.
Sedangkan Galang hanya tersenyum tipis melihat tingkah laku lita,dia berjalan keluar lebih dulu. Kemudian menuju ke dapur di mana kedua orang tua nya sudah berada disana,mereka melihat kedatangan galang yang tidak bersama dengan lita. Terdengar helaan nafas kasar dari kedua nya,hal itu membuat nya tersenyum tipis.
"dia sedang mandi,mungkin sebentar lagi akan keluar " ucap galang yang langsung duduk didepan papa nya
Ada rasa senang dihati ibu satu anak itu,melihat galang yang suka bicara dengan mereka . Dulu galang hanya diam saja ,tanpa perduli keadaan sekitar nya. Mungkin karena didikan mereka yang terlalu keras untuk pewaris perusahaan mereka, agar galang bisa menjadi seperti apa yang mereka ingin kan .
__ADS_1
Tak lama lita keluar dengan dress selutut,perut nya tidak begitu terlihat buncit karena memang masih tiga bulan. Lita terlihat cantik dengan wajah nya yang sudah dipoles sedikit,dia sudah diberitahu oleh mama nya galang kalau hari ini mereka akan ke butik langganan mama nya itu untuk membuat pakaian pengantin makanya dia mencoba menjadi cantik dengan make up seada nya .
"Sayang....Kamu dah bangun?ayo sarapan,pasti kamu lapar kan. Tadi malam kan ngak makan malam " ucap mama galang membuat lita merasa ngak enak hati
"maaf ma,harus nya aku bantuin mama masak" jawab lita dengan tangan gemetar ,sebenarnya dia sudah memasang alarm di ponsel nya agar bisa bangun lebih awal dan membuat sarapan. Tapi entah kenapa dia malah kesiangan,bahkan alarm ponselnya tidak berbunyi sama sekali .
"ngak apa-apa kok sayang,ayo duduk " ucap mama galang dengan lembut
Setelah makan dengan sedikit drama,lebih tepat nya sang mama yang selalu memuji kecantikan lita dan bangga memiliki lita sebagai menantu. Kebisingan yang dibuat oleh mama nya, sehingga tanpa sadar galang juga papa nya ikut tersenyum .
"kalian hati-hati dijalan,mama akan nyusul kesana nanti setelah dari kantor papa" ucap mama galang,mama galang harus menghadiri rapat dikantor perusahaan mereka karena mama nya memiliki tiga puluh persen saham disana .
__ADS_1
Lita hanya menganggukan kepala nya saja,kemudian dia masuk ke dalam mobil yang sudah ada galang dikemudi nya. Galang menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang,sesekali dia melirik ke arah Lita yang fokus pada jalanan disamping nya hingga tak lama mereka sampai didepan sebuah butik ternama.
Galang memarkirkan mobil nya disana ,lita juga belum beranjak dari dalam mobil karena dia tidak mengerti bagaimana membuka sealbet di tubuhnya. Saat memasang nya terlihat biasa saja,tapi pas dibuka . Dia sedikit kesulitan,malu rasa nya ingin mengatakan pada galang sehingga dia hanya bisa diam saja.
"kamu ngak keluar ?" tanya galang sambil mengernyitkan dahi nya
"hhmm....ini,itu ...anu" jawab lita yang wajah nya sudah memerah,dia malu untuk mengatakan nya dan hanya bisa menarik-narik sealbet yang berada didada nya.
Galang yang mengerti,langsung mendekatkan dirinya dan membantu lita membuka sealbeth miliknya. Ingin sekali galang tertawa,tapi dia menahan nya karena tidak ingin membuat lita semakin malu .
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘