
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Galang hanya menatap dengan tatapan datar,dia tidak perduli dengan semua nya. Bagi nya yang terpenting adalah Alberto, dia akan menjalani apa yang dikatakan oleh Alberto.
Ucapan lita membuat semua yang ada disana terdiam,mereka tidak menyangka akan hal itu Tapi semua nya yang akan menjalani adalah lita ,jadi mereka hanya bisa diam.
Anak-anak panti merasa kasihan juga sedih dengan nasib yang akan dijalani oleh Lita,tapi mereka juga tidak ingin berpikir banyak. Mereka hanya akan mendoakan yang terbaik untuk wanita yang sudah dia anggap kakak itu,mereka juga belum tau bagaimana nasib mereka kedepan nya .
"tugas mu menikahi nya,memberikan yang terbaik untuk ibu dan janin nya. Lakukan apa pun yang diinginkan nya ,jika kau memang ingin bersama nya selama nya. Maka jaga lah dia,tapi jika tidak. Maka lakukan apa permintaan nya,aku sudah memberitahu keluarga mu. Mereka akan melamar wanita ini untuk mu ,bagaimana menurut mu ?" jelas Alberto dengan tegas
Alberto selalu berbicara singkat,tapi pada kedua pria tampan dan memiliki sikap yang sama seperti nya. Dia bisa mengatakan semua nya dengan panjang lebar,karena dia merasa nyaman dengan mereka.
"saya terima tugas nya bos,tapi keluarga ?mereka ngak perlu hadir di pernikahan saya " ucap galang dengan tegas dan lantang.
"Aku yang meminta mereka mengurus semua nya,apa kau keberatan ?" tanya Alberto dengan tatapan tajam nya
__ADS_1
"tidak....saya tau anda melakukan yang terbaik untuk saya,terima kasih " jawab galang dengan tenang
"baiklah,semua nya sudah diatur. Untuk masalah perceraian yang kau katakan,kalian bisa membuat surat kontrak atau apa lah. Itu urusan kalian lagi,mau dilanjutkan atau berhenti disana. Terserah,tugas itu hanya kau yang bisa menjalankan dan menghentikan nya " jelas Alberto entah dengan siapa
Alberto menatap ke arah Zero,kemudian zero hanya bisa menganggukan kepala nya. Seolah mengerti pertanyaan yang keluar dari mata Alberto,dia menatap ke arah pintu keluar dimana sebuah mobil mewah sudah memasuki halaman rumah panti itu.
"mereka sudah tiba bos" ucap Zero
Alberto lebih suka dipanggil bos dari pada tuan,dia tidak suka sikap yang elegan seperti tuan muda. Dia merupakan bos mafia yang ditakuti,jadi untuk panggilan tuan muda tidak cocok untuk nya.
"maaf kami terlambat" ucap seorang pria paruh baya berjalan mendekati mereka yang masih duduk di sofa.
Ada rasa rindu juga sedih disana,tapi mereka bersyukur anak mereka baik-baik saja dan tidak luka sedikit pun. Galang hanya menatap sekilas pada kedua orang tua nya,dia merasa tidak suka melihat kedua orang tua nya yang selalu mengatur nya dulu.
"Ini calon menantu kami?" tanya Wanita paruh baya itu dengan sopan,dia mendekati lita yang tubuh nya sudah menegang dan hanya bisa tersenyum lembut saja.
__ADS_1
Lita hanya menganggukan kepala nya,dia tau kalau hal ini akan terjadi. Dia merasa gemetar karena dia takut kedua orang tau pria yang akan dia nikahi tidak menerima nya,tapi dia hanya bisa diam dan berdoa dalam hati.
"kami harap kau bisa merubah nya nak,dia pria yang baik tapi tidak suka dikekang . Mungkin dengan cinta mu,dia akan bisa menerima kami sebagai keluarga nya " jelas mama galang dengan air mata yang sudah mengalir deras.
"ck.....biasa aja nyonya ,kalian hanya perlu menikahkan kami " ucap galang tanpa melihat ke arah Lita dan mama nya
Lita terkejut,dia menatap ke arah galang yang bersikap tidak sopan pada orang tua nya sendiri. Tapi dia juga tidak bisa memaksa galang,dia bukan siapa-siapa. Dia hanya meminta bantuan pada galang untuk menjadi ayah sementara bagi nya dan anak nya,setelah itu mereka ngak punya hubungan apa pun .
"besok kalian akan menikah,mama akan mengurus nya tapi lita....mama ingin kalian tinggal dirumah mama setelah menikah,Bolehkan ?" ucap mama galang
Terlihat galang ingin menyangkal nya,tapi dengan cepat lita menjawab nya . Membuat galang menatap tak suka pada wanita itu,dia tidak ingin tinggal dirumah orang tua nya lagi Walaupun dia tau kalau kedua orang tua nya sudah berubah, tapi dia tidak tau kalau jika dia kembali maka sikap mereka akan tetap sama.
"ya ma....kami bersedia,kami akan tinggal dirumah mama dan papa setelah menikah. Mungkin hanya beberapa bulan saja,karena setelah itu kami akan bercerai" jawab kita dengan tegas
"kenapa bercerai ?kalian bisa mengurus anak ini dan memberikan anak yang lainnya dari benih galang " tanya mama galang ,dia seolah enggan mendengar kalimat perceraian.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘