
💙💙💙💙💙💙💙💙
Claudia sudah berdiri didepan rumah yang cukup besar,didepan rumah mereka sudah berdiri beberapa orang dengan pakaian seragam pelayan membuat dirinya terkejut dan tak percaya dengan yang dia lihat.
"ini rumah peninggalan kedua orang tua ku,mereka menghabiskan sisa waktu mereka disini. Banyak kenangan dan kebahagiaan yang kami rasakan saat itu,hanya bertiga" jelas Alberto karena dari tadi claudia melirik ke arah nya saja .
Claudia terkejut,kemudian dia tersenyum manis. Ternyata rumah kita yang dimaksud oleh alberto adalah rumah orang tua nya,rumah itu memang terbilang mewah dengan bangunan klasik. Rumah itu Terlihat masih sangat terawat,claudia yakin jika alberto selalu menyuruh orang untuk menjaga dan merawat rumah itu dengan baik.
"aku ingin kita tinggal disini dan membuat kenangan yang indah bersama dirumah ini" ucap alberto lagi dengan tangan yang sudah menggandeng tangan claudia untuk masuk kedalam rumah mewah itu.
Claudia hanya mengangguk dan tersenyum manis,dia mengikuti langkah kaki alberto yang memasuki bagian depan rumah itu. Disana sudah ada beberapa wanita juga pria dengan seragam yang sama,kemudian mereka menyapa alberto dan claudia dengan baik.
__ADS_1
"selamat datang tuan,nyonya" ucap salah satu wanita paruh baya yang berdiri didepan mereka sambil menundukan kepala nya ,membuat claudia merasa tak enak hati.
Claudia ikut menundukan kepala nya dan tersenyum lembut,membuat alberto menarik tangannya dengan wajah nya yang terlihat dingin dan datar.
"kau istri ku,jangan menundukan kepala mu pada siapa pun. Aku tak suka" ucap alberto dengan tegas,semua yang ada disana mendengar nya.
Mereka tau bagaimana sikap alberto pada orang lain,makanya mereka hanya bisa diam saja. Mereka juga berpikir kalau alberto juga akan bersikap sama pada wanita yang dia panggil istri, walaupun awalnya mereka terkejut majikan nya ini sudah menikah. Mereka sempat bertanya-tanya siapa wanita yang menjadi istri alberto,karena selama ini mereka tidak pernah melihat wanita dekat dengan alberto.
Alberto membawa claudia memasuki rumah mewah nan klasik itu,mata claudia berputar-putar menatap sekeliling nya . Ada foto kluarga di dinding ruangan yang cukup besar,claudia yakin jika ruangan itu merupakan ruang tamu utama. Disana terlihat kedua pasangan dengan seorang anak laki-laki ditengah-tengah mereka ,Claudia yakin jika anak laki-laki itu adalah alberto karena wajah nya hampir mirip dengan alberto.
Kemudian mereka berjalan menuju ruangan yang cukup luas juga,claudia meyakini kalau ruangan itu adalah ruangan keluarga. Disana ada televisi berukuran besar dan loudspeaker dibagian sisi nya,kemudian dia melihat beberapa foto anak laki-laki yang sama . Dari mulai kecil hingga remaja,ada juga yang sudah dewasa.
__ADS_1
Tak lama mereka sampai didepan pintu putih yang cukup besar,alberto membuka pintu itu dan terlihat ruangan yang masih luas. Ada tempat tidur dan beberapa perabotan didalam nya,tempat tidur yang berukuran besar.
Diatas tempat tidur ada foto anak laki-laku yang berusia remaja,foto atau lebih tepat nya lukisan besar disana membuat claudia terlihat kagum. Wajah alberto muda sangat lah tampan,lebih fress dan keren. Tapi tatapan mata nya terlihat datar dan sedikit sedih,claudia bisa melihat kalau ada kesedihan dimata anak laki-laki di foto itu.
"mulai sekarang,ini kamar kita. Kita akan tinggal disini selama nya "ucap alberto
Claudia kembali tersenyum,kemudian memeluk tubuh alberto dengan erat. Dia percaya kalau alberto akan memberikan nya yang terbaik,walaupun nanti nya mereka akan berpisah seperti kesepakatan yang mereka buat dari awal
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘
__ADS_1