
❣❣❣❣❣❣❣❣
Setelah rayuan kedua nya,akhirnya alberto yang akan mengurus semua nya . Mama claudia juga sudah menyetujui nya,dia tidak ingin alberto juga claudia merasa tidak nyaman. Apalagi ini adalah pesta pernikahan mereka berdua,dia ingin memberikan mereka kebebasan untuk memilih nya .
Setelah membahas masalah pernikahan sederhana alberto dan claudia,mereka kembali kedalam kamar masing -masing dan dokter robert memilih untuk pulang . Dia tidak ingin menyentuh mama nya claudia, sebelum mama claudia bersedia menikah dengan nya.
Di kamar jerry,marta sudah duduk dipinggiran tempat tidur. Dia masih bingung dengan apa yang terjadi,tapi dia juga ngak bisa pergi begitu saja dari keluarga jerry. Apalagi perkataan mama jerry yang meminta pertanggung jawaban membuat nya merasa geli,harus nya dia yang meminta pertanggung jawaban karena keperawanna nya di ambil oleh jerry tapi saat ini malah dia yang harus bertanggung jawab.
Mata jerry tak lepas dari tubuh marta,marta terlihat seksi dan menggoda menggunakan kemeja miliknya tanpa dalaman apa pun. Akhirnya dia yang tadi nya duduk di sofa,kini mendekati nya dan duduk disamping tubuh marta .
"apa yang kau pikirkan?" tanya jerry sambil melingkarkan tangannya di pinggang marta dan meletakan kepalanya dibahu nya.
"hah?" tanya marta seolah sedikit risih diperlakukan seperti itu oleh jerry,selama ini dia jerry tidak sedekat ini.
Saat bersama brandon juga tidak pernah brandon manja dan bersandar dibahu nya,hanya sekedar berpelukan dan ciuman saja. Brandon yang sering mencium bibir marta dan suka menjalar ke leher hingga meninggalkan tanda disana,tapi saat mulai menjurus ke arah dada nya. Marta langsung mendorong nya ,dia tidak ingin brandon menyentuh nya lebih dari ciuman.
__ADS_1
Tubuh marta ingin menghindar,tapi ngak mungkin dia membiarkan kepala jerry terjatuh. Dia hanya bisa diam dan menaikan bahu nya membuat jerry sadar kalau marta tidak ingin dia berada di bahu nya.
"minggu depan kita menikah,aku akan mengatakan nya pada lita" jelas jerry dengan lembut.
"Apa?kenapa cepat sekali?" tanya marta dengan nada bingung
"mama ngak mau kau hamil duluan,kau tau....aku juga ngak tahan jika lama-lama tidak dekat dengan mu" jawab jerry yang semakin mengeratkan pelukan di pinggang marta
Marta hanya diam saja,dia juga bingung harus bagaimana menolaknya. Jantung nya berdebar dengan keras saat berdekatan dengan jerry seperti ini,marta menatap mata jerry yang terpejam. Dia jadi mengingat kejadian yang mereka lakukan beberapa jam yang lalu,bisa-bisa nya dia menggoda jerry dan membuat jerry melakukan hal itu.
Tok....tok....tok....
Seseorang mengetuk pintu kamar mereka,baik jerry mau pun marta tidak bergerak sama sekali. Marta ingin sekali membuka pintu nya, tapi kepala jerry masih berada di bahu nya dan dia tidak ingin membangunkan jerry yang seperti nya sedang terlelap.
tok...tok...tok....
__ADS_1
Kembali pintu diketuk ,marta yang ingin berdiri dan membuka pintu tapi sebelumnya dia merebahkan tubuh jerry lebih dulu. Dia memegang kepala jerry yang sudah terlelap dengan nyenyak nya,setelah meletakan tubuh jerry dengan kaki yang masih menjuntai dibawah karena dia tidak ingin seseorang itu mengetuk pintu lagi .
Ceklek
Pintu terbuka dan terlihat mama jerry berdiri didepan pintu,marta menundukan kepala nya karena merasa segan dan malu. Membuat mama jerry tersenyum tipis,dia suka dengan sikap marta yang merendah. Dari dulu mama jerry sangat menyukai marta dan menginginkan menantu seperti nya,mama jerry tidak menyangka jika akhirnya marta lah yang akan menjadi menantu nya.
"ini pakaian untuk mu,besok kau harus memakai nya ya...." ucap mama jerry dengan pelan dan ramah ,marta hanya menganggukan kepala tanpa menatap wajah mama jerry
"Besok kita kembali ke kota,kita akan langsung berbelanja dan mempersiapkan semua nya. Mama ingin pesta yang mewah dan meriah ,walaupun waktu nya singkat tapi kamu ngak usah khawatir. Semua nya akan berjalan lancar,mama ngak akan membiarkan siapa pun membatalkan pernikahan kalian" jelas mama jerry lagi
Marta kembali menganggukan kepala nya,dia masih merasa malu dan segan pada mama jerry. Apalagi pernikahan ini terjadi karena terpaksa,marta berpikir kalau mama jerry terpaksa menerima nya menjadi menantu karena kejadian tadi.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1