
Setellah selesai Albert berganti baju akhirnya dia mendekat ke arah Evelyn
"sayang"
Evelyn eunggan menjawab dia masih kesel sekaligus penasharan denggan sosok wanita yang mendatangginya dia pun memberanikan diri bertanya denggan sedikit memaksa
"tuan apa kau menggenalinya wanita yang tadi"
"apa maksudmu"
"kenapa dia bilang istri kamu bahkan dia bilang istri pertamamu apa itu benar"
'"katakan"(lanjut Evelyn)
"tidak mungkin dia bohong"
"tolong jujur padaku tuan apa kau sudah menikah sebelum dengganku apa itu alasanya kau menikahahiku secara sirih dan setellah menikah tidak memperboleh kanku bekerja tuan"
Evelyn pun terus mendesak Albret dan menggeluarkan unek-uneknya
"apa maksudmu"
"sudahlah janggan buat masalah dengganku"(lanjut Albert)
Albert terus menyangkal sementara Evelyn terus mencecar Albert
"tolong katakan apa alasan kau menikahiku kalo kau sudah beristri"
Albert pun mendenggus kesal
"baiklah aku akan menggatakanya"
"aku sebenarnya sudah menikah denggan dia namun selama pernikahanku 5 tahun bersama dia tak kunjung memiliki keturunan"
Dan kau sekarang memberikanku ituh terus kau menyuruhku melepaskanya tentu itu tidak mungkin"(lanjut Albert)
"apa itu alasanya kau menikahiku kau jahat kau telah membohonggiku"
__ADS_1
"maaf kan aku sayang"
"kalo beggitu lebih baik kau tinggalkan aku tolong talak aku atau aku yang akan meninggalkanmu hari ini juga"
setellah mendenggar ucapan yang terlontar dari Evelyn tiba-tiba ekspresi Albert berubah
"apa kau inggin meninggalkan ku"
sambil memeggang dagu Evelyn dan mendonggakanya ke atas
"sebelum ituh terjadi lihat apa yang akan aku lakukan kepada momy mu tersayang"
"kau berubah kenapa kau menjadi kasar"
"apa kau bilang aku berubah kau salah aku tidak berubah sayang"
"janggan macem-macem kamu sama mamih aku"
"lepaskan"(lanjut Evelyn)
"baiklah asal kau menurut kepadaku"
Evelyn mengganguk lesu kemudian Albert melepaskan genggamanya dari dagu Evelyn
"baiklah sayang"
Evelyn tidak menjawab dia merasa marah karena telah di bohonggi oleh Albert sementara Albert merasa puas
"sayang mari kita ke resturant"
Evelyn tak kunjung berbicara membuat Albert kesal
(batin)"bisa-bisanya dia seolah-olah tidak bersalah bahkan menggajaku ke restorant setellah dia habis-habisan membihonggiku"
Dia pun mendekatkan wajahnya ke arah Evelyn
"ayo sayang kalo tidak kau akan tau akibatnya"
__ADS_1
Evelyn pun menggelap air matanya
(batin)"dia benar-benar gila di saat ada masallah dia malah menggajaku makan owh sanggat menyebalkan"
Evelyn pun bangkit dari duduknya lalu segera bersiap-siap begitupun denggan Albert untuk pergi ke restorant bersama Albert setellah selesai merekapun menuruni tangga
merekapun berjalan bersama menuju mobil lalu memasukinya lalu Albert melajukan mobilnya terlihat Evelyn menanggis
"sayang janggan menanggis"
Albert pun menghentikan mobilnya lalu segera menggelap air mata Evelyn"
Setellah ituh dia segera kembali melajukan mobilnya setellah lama kemudian mereka pun sampai di sebuah restorant Albert pun segera memberhentikan mobilnya lalu mereka turun
mereka pun jalan bersama ke arah restorant
"mari"
Albert pun menjulurkan tangganya ke arah Evelyn dia pun terpaksa menggandeng tanggan Albert mereka pun masuk kerestorant bersama dan Albert menarik kursi untuk Evelyn duduk lalu Albert pun duduk di kursi lainya Albert lalu memenggil pelayan untuk memesan
"pelayan"(teriak Albert)
Tak begitu lama pelayan pun datang membawa daptar menu lalu meyerahkanya kepada albert dia pun lalu menerimanya
"ini tuan"
"sayang kau inggin memesan apa"
"terserah kau saja"
"baiklah"
"kalo gitu stek sapi 2 jus anggur dan jus setraw beryy"
"baiklah tuan nona tunggu sebentar"
"baiklah"
__ADS_1
Setellah 30 menit kemudian palayan pun kembali sambil membawa pesanan Albert
Bersambung....!